2.9.12

Sejarah Freemason di Indonesia: Awas! Freemason di Indonesia Bisa Bangkit Kembali..! (2)

Beberapa Loji yang sempat dibangun di Indonesia

LOJI DI JAKARTA


LOJI DI BANDUNG

LOJI DI SEMARANG


LOJI DI MAGELANG

LOJI MATARAM (YOGYAKARTA)


LOJI DI MAKASSAR


LOJI DI PALEMBANG

LOJI DI KUTA RAJA, BANDA ACEH




TOKOH FREEMASON INDONESIA




Komisaris Jenderal (Pol.) Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo (lahir di Bogor, Jawa Barat, 7 Juni 1908 – meninggal di Jakarta, 24 Agustus 1993 pada umur 85 tahun) adalah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri; dulu bernama Kepala Djawatan Kepolisian Negara) pertama, menjabat dari 29 September 1945 hingga 14 Desember 1959. Pada tahun 1952 menjadi anggota dari loge Indonesia Purwo Daksia. Ia menjabat sebagai Kepala kepolisian RI . Soekanto menjadi Suhu Agung dari Timur Agung Indonesia atau Federasi Nasional Mason. Ia juga menjabat sebagai ketua dari Yayasan Raden Saleh yang merupakan penerusan dari Carpentier Alting Stiching.


KEGIATAN FREEMASON INDONESIA



Foto-foto diatas adalah BUKTI bahwa faham aliran satanic ini PERNAH TUMBUH SUBUR di Indonesia.Dan setelah Gus Dur mencabut Surat Keputusan Presiden yang dibuat presiden Soekarno, maka aliran ini mempunyai kesempatan besar untuk muncul kembali di Indonesia.



Lambang VOC berakar dari simbol freemasonryMungkin pada masa lalu, keikutsertaan mereka pada kelompok ini hanya untuk mencari sesuap nasi, atau mencari “aman” atau bisa pula hanya karena masalah politik.

Tapi di era kebebasan informasi yang mutakhir seperti sekarang, rahasia-rahasia perencanaan busuk dari kelompok ini mulai terbongkar.

Dan saat ini juga, sudah ada banyak penentang dari seluruh penjuru dunia, dari berbagai ras manapun juga telah menjaga jarak dengan kelompok ini.

Anggota kelompok freemason terkenal dengan kesantunan dan kebaikannya dalam banyak hal, namun justru inilah strategi perilaku (behavior) mereka untuk membuat simpati semua kalangan.

Dengan perilaku sopan dan santun serta baik tersebut justru membuat orang tak percaya jika kelompok ini adalah kelompok satanic yang fahamnya bersebrangan dengan kelompok believers yaitu orang beragama, apapun agamanya.

Namun, mereka yang masuk kelompok ini, selama mereka bukan turunan Yahudi (termasuk yang ada di foto-foto diatas) mereka tidak pernah tau kalau mereka juga halal untuk dibunuh karena mereka hanyalah “Goyim”.

Anggota freemason merasa diri mereka adal`h manusia sejati, selain mereka adalah turunan monyet atau dalam bahasa mereka adalah “Goyim”.


FREEMASON DI MALAYSIA



Anggota Freemason MalaysiaFreemason pernah menjadi isu di Malaysia apabila Haji Sulaiman Palestina bertanding jawatan dalam UMNO. Ada dakwaan pemimpin tertentu ditaja atau menjadi ahli Freemason untuk melonjak naik dalam hierarki negara. Awal 1980-an isu ini kembali senyap dalam persidangan UMNO.



Lodge Freemason di Perak, MalaysiaDi Malaysia, cawangan Freemason beroperasi sebagai Loji Besar Daerah Timur Tengah (District Grand Lodges of Middle East atau DGLME). DGLME secara rasmi bermula di Kuala Lumpur pada 20 Oktober 1916.

Ia dipanggil Timur Tengah kerana pada awal kurun ke-19, setiap yang berada antara timur India tidak termasuk timur jauh (Hong Kong, China dan Jepun) dikenali sebagai Timur Tengah. Hanya pada kurun ke-20, istilah Timur Tengah merujuk kepada negara Arab dan Teluk. Cawangan ini bagaimanapun tidak mahu mengubah namanya kerana sudah biasa dengan nama tersebut dan tradisinya.

DGLME ini meliputi bandar yang luas termasuk bandar lain di rantau ini:
  • Singapura: 3 loji
  • Kuala Lumpur: 3 loji
  • Pulau Pinang: 1 loji
  • lpoh: 1 loji
  • Kuantan: 1 loji
  • Kuching: 2 loji
  • Port Dickson: 1 loji
  • Port Klang: 1 loji
  • Kelantan: 1 loji
  • Taiping : 1 loji
  • Kota Kinabalu: 1 loji
  • Bangkok: 3 loji
  • Pattaya: 1 loji
  • Melaka: 1 logi (sumber: wikipedia malaysia)

Malaysia Freemasons (Lodge Freemason di Perak): Telah sangat jelas disini, bahwa Malaysia tidak mampu untuk dapat lepas dari pengaruh Inggris dan Eropa. Para anggota Freemason Yahudi memang membutuhkan goyim-goyim yang setia.

Namun sesetia apapun mereka, tetaplah hanya “Goyim” yang menurut para freemason yahudi Goyim adalah monyet berwujud manusia dan tetap halal untuk dibunuh.


FREEMASON DI SINGAPORE



Freemasons’ Hall (Loji) in SingaporeDan menurut faham ini, makhluk-makhluk Goyim (non Yahudi) adalah layaknya monyet yang berujud manusia dan tak dosa jika dibunuh. Walau mereka masuk anggota freemason sekalipun, namun mereka akan selalu menjadi bawahan dikelompok tersebut, dan jika perlu suatu saat juga akan dibinasakan.

Di dunia ini HANYA terdapat tiga kelompok besar, yaitu:
  1. Believers, golongan orang yang percaya Tuhan, apapun tuhannya dan apapun agamanya… yg kedua adalah:
  2. Unbelievers, termasuk golongan orang faham atheis, komunis, scientology dan sejenisnya, yang tak percaya adanya makhluk astral ataupun supranatural, tidak percaya adanya Tuhan dan tak percaya agama serta tidak percaya adanya setan, dan golongan terakhir adalah:
  3. Satanism, yaitu golongan orang yang percaya dengan kekuatan dan kebenaran setan dan sejenisnya yang akan membantu mereka dan menghalalkan segala cara.

Golongan pertama (believers) selalu diserang oleh kedua golongan yang lainnyakarena dianggap “menghambat” perkembangan keduanya. Golongan pertama ini dianggap faham kuno yang masih mengakui adanya kekuatan supranatural di alam lain dan sejenisnya.

Faham para believers dianggap tak terbukti dan hanya warisan nenek moyang. Oleh karenannya golongan believers ini sering diadu domba dengan cara masuk ke dalam komunitasnya dan menjadi seorang spiritual di dalam kelompoknya lalu menyebarkan faham-faham “sempalan” dan membuatnya terkotak-kotak menjadi banyak agama dan kepercayaan.

Golongan kedua (unbelievers) sebenarnya adalah golongan yang netral. Mereka hidup mengejar kenikmatan dan kesempurnaan duniawi semata, karena mereka tak percaya kehidupan setelah kematiannya (life after death).

Karena hanya mengejar kepentingan duniawi, maka golongan unbelievers ini biasanya menjadi “kaki-tangan” para kelompok satanism, alias dimanfaatkan. Dengan adanya mereka, maka golongan satanism semakin susah diteliti karena mereka hanya tinggal “duduk manis” saja, semua yang mengerjakan program adalah golongan unbelievers tersebut. Juga dalam kehidupan sehari-hari, golongan unbelievers ini menyebarkan cara pandang hidup atau “way of life” yang jauh dari norma-norma kesantunan seperti yang dianut golongan belevers.

Golongan ketiga (satanism) atau satanic ini adalah golongan yang mengatur dunia secara dominan untuk saat ini. Dan hebatnya mereka hanya dibelakang layar, hampir semua program mereka justru dijalankan oleh para unbelievers dengan memanfaatkanya, dengan bayaran ketenaran, kenikmatan dunia dan tentunya uang.

Golongan satanic ini cukup mengatur dari jauh, maka bawahannya akan mengikutinya dan menjalaninya. Semua program yang dijalaninya selama ini meneng sudah berjalan, sejak ribuan tahun lalu. Mereka juga bukan “golongan baru” , keberadaan mereka sudah sangat lama bahkan sekitar periode Nabi Nuh (Noah) mereka sudah eksis. Dan keberadaan mereka hingga kini tak begitu kentara, walau tak banyak bukti, namun mata dan hati kita dapat melihatnya…

Satu Pilar Masonic Ada di Istana Presiden?
Kira-kira, golongan mana yang akan anda pilih? Jika anda ada di golongan pertama, kini saatnya saling merapatkan barisan bersama-sama dan hindari penyusupan dari luar... just stay focus!!! (icc.wp.com)

IndoCropCircles.wordpress.com

No comments:

Post a Comment