Showing posts with label MetroTV. Show all posts
Showing posts with label MetroTV. Show all posts

6.11.15

Sejarah Gelap Para Paus

Kejahatan penguasa agama Kristen ini akhirnya berdampak munculnya paham liberal

Oleh: Dr. Adian Husaini

“Sejarah Gelap Para Paus – Kejahatan, Pembunuhan, dan Korupsi di Vatikan”. Itulah judul sebuah buku yang belum lama ini diterbitkan oleh Kelompok Kompas-Gramedia (KKG). Edisi bahasa Inggris buku ini ditulis oleh Brenda Ralph Lewis dengan judul Dark History of the Popes – Vice Murder and Corruption in the Vatican.

“Benediktus IX, salah satu paus abad ke-11 yang paling hebat berskandal, yang dideskripsikan sebagai seorang yang keji, curang, buruk dan digambarkan sebagai ‘iblis dari neraka yang menyamar sebagai pendeta’. (hal.9)

Itulah sebagian gambaran tentang kejahatan Paus Benediktus IX dalam buku ini. Riwayat hidup dan kisah kejahatan Paus ini digambarkan cukup terperinci. Benediktus IX lahir sekitar tahun 1012. Dua orang pamannya juga sudah menjadi Paus, yaitu Paus Benediktus VIII dan Paus Yohanes XIX. Ayahnya, Alberic III, yang bergelar Count Tusculum, memiliki pengaruh kuat dan mampu mengamankan singgasana Santo Petrus bagi Benediktus, meskipun saat itu usianya masih sekitar 20 tahunan.

Paus muda ini digambarkan sebagai seorang yang banyak melakukan perzinahan busuk dan pembunuhan-pembunuhan. Penggantinya, Paus Viktor III, menuntutnya dengan tuduhan melakukan ‘pemerkosaan, pembunuhan, dan tindakan-tindakan lain yang sangat keji’. Kehidupan Benediktus, lanjut Viktor, ‘Begitu keji, curang dan buruk, sehingga memikirkannya saja saya gemetar.” Benediktus juga dituduh melakukan tindak homoseksual dan bestialitas.

Kejahatan Paus Benediktus IX memang sangat luar biasa. Bukan hanya soal kejahatan seksual, tetapi ia juga menjual tahta kepausannya dengan harga 680 kg emas kepada bapak baptisnya, John Gratian. Gara-gara itu, disebutkan, ia telah menguras kekayaan Vatikan.

Paus lain yang dicatat kejahatannya dalam buku ini adalah Paus Sergius III. Diduga, Paus Sergius telah memerintahkan pembunuhan terhadap Paus Leo V dan juga antipaus Kristofer yang dicekik dalam penjara tahun 904. Dengan cara itu, ia dapat menduduki tahta suci Vatikan. Tiga tahun kemudian, ia mendapatkan seorang pacar bernama Marozia yang baru berusia 15 tahun.

Sergius III sendiri lebih tua 30 tahun dibanding Marozia. Sergius dan Marozia kemudian memiliki anak yang kelak menjadi Paus Yohanes XI, sehingga Sergius merupakan satu-satunya Paus yang tercatat memiliki anak yang juga menjadi Paus.
Sebuah buku berjudul Antapodosis menggambarkan situasi kepausan dari tahun 886-950 Masehi:

“Mereka berburu dengan menunggang kuda yang berhiaskan emas, mengadakan pesta-pesta dengan berdansa bersama para gadis ketika perburuan usai dan beristirahat dengan para pelacur (mereka) di atas ranjang-ranjang berselubung kain sutera dan sulaman-sulaman emas di atasnya. Semua uskup Roma telah menikah dan istri-istri mereka membuat pakaian-pakaian sutera dari jubah-jubah suci.”

Banyak penulis sudah mengungkap sisi gelap kehidupan kepausan. Salah satunya Peter de Rosa, penulis buku Vicars of Christ: The Dark Side of the Papacy. Buku ini juga mengungkapkan bagaimana sisi-sisi gelap kehidupan dan kebijakan tahta Vatikan yang pernah melakukan berbagai tindakan kekejaman, terutama saat menerapkan Pengadilan Gereja (Inquisisi). Kekejaman Inquisisi sudah sangat masyhur dalam sejarah Eropa. Karen Armstrong, mantan biarawati dan penulis terkenal, menyebutkan, bahwa Inquisisi adalah salah satu dari institusi Kristen yang paling jahat (one of the most evil of all Christian institutions). (Karen Armstrong, Holy War: The Crusades and Their Impact on Today’s World, (London: McMillan London Limited, 1991).

Inquisisi diterapkan terhadap berbagai golongan masyarakat yang dipandang membahayakan kepercayaan dan kekuasaan Gereja. Buku Brenda Ralph Lewis mengungkapkan dengan cukup terperinci bagaimana Gereja menindas ilmuwan seperti Galileo Galilei dan kawan-kawan yang mengajarkan teori heliosentris. Galileo (lahir 1564 M) melanjutkan teori yang dikemukakan oleh ahli astronomi asal Polandia, Nikolaus Copernicus. Tahun 1543, tepat saat kematiannya, buku Copernicus yang berjudul De Revolutionibus Orbium Coelestium, diterbitkan.

Tahun 1616, buku De Revolutionibus dimasukkan ke dalam daftar buku terlarang. Ajaran heliosentris secara resmi dilarang Gereja. Tahun 1600, Giordano Bruno dibakar hidup-hidup sampai mati, karena mengajarkan bahwa bumi berputar mengelilingi matahari. Lokasi pembakaran Bruno di Campo de Fiori, Roma, saat ini didirikan patung dirinya.

Melihat situasi seperti itu, Galileo yang saat itu sudah berusia lebih dari 50 tahun, kemudian memilih sikap diam.

Pada 22 Juni 1633, setelah beberapa kali dihadirkan pada sidang Inquisisi, Galileo diputus bersalah. Pihak Inquisisi menyatakan bahwa Galileo bersalah atas tindak kejahatan yang sangat mengerikan. Galileo pun terpaksa mengaku, bahwa dia telah bersalah. Bukunya, Dialogo, telah dilarang dan tetap berada dalam indeks Buku-Buku Terlarang sampai hampei 200 tahun. Galileo sendiri dihukum penjara seumur hidup. Ia dijebloskan di penjara bawah tanah Tahta Suci Vatikan. Pada 8 Januari 1642, beberapa minggu sebelum ulang tahunnya ke-78, Galileo meninggal dunia. Tahun 1972, 330 tahun setelah kematian Galileo, Paus Yohanes Paulus II mengoreksi keputusan kepausan terdahulu dan membenarkan Galileo.

Kisah-kisah kehidupan gelap para Paus serta berbagai kebijakannya yang sangat keliru banyak terungkap dalam lembaran-lembaran sejarah Eropa. Peter de Rosa, misalnya, menceritakan, saat pasukan Napoleon menaklukkan Spanyol tahun 1808, seorang komandan pasukannya, Kolonel Lemanouski, melaporkan bahwa pastor-pastor Dominikan mengurung diri dalam biara mereka di Madrid.

Ketika pasukan Lemanouski memaksa masuk, para inquisitors itu tidak mengakui adanya ruang-ruang penyiksaan dalam biara mereka. Tetapi, setelah digeledah, pasukan Lemanouski menemukan tempat-tempat penyiksaan di ruang bawah tanah. Tempat-tempat itu penuh dengan tawanan, semuanya dalam keadaan telanjang, dan beberapa di antaranya gila.

Pasukan Prancis yang sudah terbiasa dengan kekejaman dan darah, sampai-sampai merasa muak dengan pemandangan seperti itu. Mereka lalu mengosongkan ruang-ruang penyiksaan itu, dan selanjutnya meledakaan biara tersebut.

Kejahatan penguasa-penguasa agama ini akhirnya berdampak pada munculnya gerakan liberalisasi dan sekularisasi di Eropa. Masyarakat menolak campur tangan agama (Tuhan) dalam kehidupan mereka.

Sebagian lagi bahkan menganggap agama sebagai candu, yang harus dibuang, karena selama ini agama digunakan alat penindas rakyat. Penguasa agama dan politik bersekutu menindas rakyat, sementara mereka hidup berfoya-foya di atas penderitaan rakyat. Salah satu contoh adalah Revolusi Perancis (1789), yang mengusung jargon “Liberty, Egality, Fraternity”.

Pada masa itu, para agamawan (clergy) di Perancis menempati kelas istimewa bersama para bangsawan. Mereka mendapatkan berbagai hak istimewa, termasuk pembebasan pajak. Padahal, jumlah mereka sangat kecil, yakni hanya sekitar 500.000 dari 26 juta rakyat Prancis.

Dendam masyarakat Barat terhadap keistimewaan para tokoh agama yang bersekutu dengan penguasa yang menindas rakyat semacam itu juga berpengaruh besar terhadap sikap Barat dalam memandang agama. Tidak heran, jika pada era berikutnya, muncul sikap anti pemuka agama, yang dikenal dengan istilah “anti-clericalism”. Trauma terhadap Inquisisi Gereja dan berbagai penyimpangan kekuasaan agama sangatlah mendalam, sehingga muncul fenomena “anti-clericalism” tersebut di Eropa pada abad ke-18. Sebuah ungkapan populer ketika itu, ialah: “Berhati-hatilah, jika anda berada di depan wanita, hatilah-hatilah anda jika berada di belakang keledai, dan berhati-hatilah jika berada di depan atau di belakang pendeta.” (Beware of a woman if you are in front of her, a mule if you are behind it and a priest whether you are in front or behind).” (Owen Chadwick, The Secularization of the European Mind in the Nineteenth Century, (New York: Cambridge University Press, 1975).

Trauma pada dominasi dan hegemoni kekuasaan agama (Kristen) itulah yang memunculkan paham sekularisme dalam politik, yakni memisahkan antara agama dengan politik. Mereka selalu beralasan, bahwa jika agama dicampur dengan politik, maka akan terjadi “politisasi agama”; agama haruslah dipisahkan dari negara. Agama dianggap sebagai wilayah pribadi dan politik (negara) adalah wilayah publik; agama adalah hal yang suci sedangkan politik adalah hal yang kotor dan profan.
Trauma Barat terhadap sejarah keagamaan mereka berpengaruh besar terhadap cara pandang mereka terhadap agama. Jika disebut kata “religion” maka yang teringat dalam benar mereka adalah sejarah agama Kristen, lengkap dengan doktrin, ritual, dan sejarahnya yang kelam yang diwarnai dengan inquisisi dan sejarah persekusi para ilmuwan.

Berbagai penyelewengan penguasa agama, dan pemberontakan tokoh-tokoh Kristen kepada kekuasaan Gereja yang mengklaim sebagai wakil Kristus menunjukkan bahwa konsep “infallible” (tidak dapat salah) dari Gereja sudah tergoyangkan.

Kaum Muslim, perlu mengambil hikmah dari kasus kejahatan para pemimpin Gereja ini. Ketika para tokoh agama tidak mampu menyelaraskan antara ucapan dan perilakunya, maka masyarakat akan semakin tidak percaya, bahkan bias “alergi” dengan agama. Jika orang-orang yang sudah terlanjur diberi gelar — atau memberi gelar untuk dirinya sendiri – sebagai “ULAMA”, tidak dapat mempertanggungjawabkan amal perbuatannya, maka bukan tidak mungkin, umat akan hilang kepercayaannya kepada para ulama. Mereka akan semakin jauh dari ulama dan lebih memuja selebriti – baik selebriti seni maupun politik.

Kasus yang menimpa sejumlah tokoh agama Katolik itu dapat juga menimpa agama mana saja. Jika tokoh-tokoh partai politik Islam tidak dapat memegang amanah — sibuk mengeruk keuntungan pribadi dan kelompoknya, tak henti-hentinya mempertontonkan konflik dan pertikaian — maka bukan tidak mungkin, umat akan lari dari mereka dan partai mereka.

Jika para pimpinan pesantren tidak dapat memegang amanah, para ulama sibuk mengejar keuntungan duniawi, dan sebagainya, maka umat juga akan lari dari mereka. Jika orang-orang yang dianggap mengerti agama tidak mampu menjadi teladan bagi masyarakat, tentu saja sulit dibayangkan masyarakat umum akan sudi mengikuti mereka.

Semoga kita dapat mengambil hikmah dari semua kisah ini, untuk kebaikan umat Islam di masa yang akan datang.*/Depok, 20 Maret 2011

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini bekerjasama dengan Radio Dakta 107 FM

6.10.15

(Benerrr!) Media Jepang: Soal Kereta Cepat, Jokowi Lebih Pilih Uang Ketimbang Teknologi

Eramuslim.com – Polemik dan kemarahan Jepang terhadap rezim Jokowi soal dipilihnya Cina sebagai pihak yang akhirnya memenangkan tender proyek kereta api cepat Indonesia diulas harian terkemuka Jepang, Harian Yomiuri, (3/10). Headline yg diangkat adalah ‘Indonesia Lebih Memilih Uang daripada Teknologi’.

Berbicara tentang teknologi tentunya berbicara tentang masalah safety, keselamatan. Memang Cina menawarkan harga yang lebih murah, namun apakah sebanding dengan teknologi dan faktor keselamatan penumpangnya? Ini yang jadi pertanyaan Jepang.

Dengan logika sederhana, saat ini mobil dan sepeda motor Jepang yang dianggap sudah “usang” produksi tahun 1970-an masih banyak kita jumpai lalu-lalang di kota-kota besar dan kecil di seluruh Indonesia. Lantas, coba bandingkan dengan sepeda motor Cina (Mocin) yang pada tahun 1990-an membanjiri Indonesia dan sekarang nyaris semuanya tinggal hanya menjadi besi bekas? Atau bandingkan dengan teknologi bus misalnya, bus buatan Jepang tahun 1990-an sampai sekarang masih bisa beroperasi dengan baik. Tapi bagaimana dengan bus TransJakarta buatan Cina yang masuk di tahun 2009? Terbakar lagi dan terbakar lagi.

Tender proyek ini yang dilakukan Menteri Rini memang sangat berbau kolusi. Walau mengaku tidak memberatkan anggaran negara (APBN) namun proyek ini pastinya menguntungkan kelompok-kelompok tertentu yang berkuasa di negeri ini, dari para cukong sampai para mafia. (ts)


(Juga!) YLKI: Jokowi Jangan Tertipu, Banyak Gardu Bikinan Cina Kualitasnya KW-2

Eramuslim.com – Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengingatkan, pemerintah agar tidak membeli mesin (gardu) listrik dari RRC, jika kebijakan untuk menambah pasokan listrik sebesar 35 ribu mega watt direalisasikan. Pasalnya, gardu produksi negeri tirai bambu tersebut, banyak KW2 (imitasi).

Saya ingatkan pemerintah untuk tidak membeli mesin (gardu) dari Cina, karena banyak yang KW2,” kata Tulus dikantornya, Senin (5/10). Menurutnya, selain abal-abal, mesin asal Cina itu juga mudah rusak serta boros energi sehingga tidak tepat digunakan sebagai solusi.

Namanya juga barang KW2,” ucap Tulus.

Selain itu dia juga menghimbau pemerintah agar membangun pembangkit listrik yang ramah lingkungan dan tidak tergantung pada energi fosil.

Kalau bisa yang ramah lingkungan dan tidak tergantung energi fosil,” jawabnya singkat. Belum ada tanggapan dari Kabinet Jokowi yang juga dikenal dengan kualitas KW-3. (ts)

2.10.15

[Berita Foto] Menolak Lepas Cadar, Zionis Tembak Mati Gadis Palestina

Zionis menyeret dengan cara menarik kakinya hingga kerudung (jilbabnya) terlepas karena bergesekan dengan tanah

Hidayatullah.comInnalillahi Wa Inna Ilaihi Raajiun, Hadil Hashlamon (18 Tahun), gadis Palestina akhirnya gugur ditembak oleh tentara penjajah Israel, dengan alasan menolak melepas cadarnya dan membuka isi tasnya.

Hadil Hashlamon yang kala itu hanya mau membuka kerudungnya di hadapan tentara wanita penjajah justru ditembak tentara Yahudi di perbatasan militer Jalan Syuhada, Barat Kota Kholil, dengan beberapa butir peluru tajam pada Selasa (22/09/2015) sore.

Hadil Hashlamon yang kala itu hanya mau membuka
kerudungnya di hadapan tentara wanita [Al Jazeera]
Video yang dirilis Al-Jazeera memperlihatkan jasad Hadil Hashlamon tergeletak kaku di atas tanah, kemudian Zionis menyeret dengan cara menarik kakinya hingga kerudung (jilbabnya) terlepas karena bergesekan dengan tanah.

Tidak cukup satu peluru saja bagi Zioinis untuk memaksa Hadil Hashlamon membuka cadar dan memperlihatkan isi tasnya. Bahkan serentet tembakan peluru tajam dilepaskan menyerang nya,” terang keterangan Al-Jazeera.

[kiri] Jasad Hadil Hashlamon tergeletak kaku di atas tanah, [kanan] Zionis lalu menyeretnya dengan keji.
Dokter Walid Hashlamon, bapak dari korban mengatakan tentang kejadian yang menimpa anak gadisnya itu.

Zionis semangaja ingin membunuh anak saya. Dan mereka lakukan itu dengan sangat keji,” tegasnya.

Di Hari Arafah ini, mari kita adukan di hadapan Allah agar melindungi Muslim Palestina dan Masjidil Aqsha, serta kehancuran penjajah Israel.*/M Rizqy Utama

14.9.15

Erdogan: “Muslim yang Pertama Kali Temukan Amerika Bukan Columbus!”


PELAUT Muslim dan bukan ekspedisi yang dipimpin oleh Christopher Columbus yang menemukan Amerika, klaim Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat berbicara di KTT Pemimpin Muslim dari Amerika Latin di Istanbul Sabtu lalu, lapor AFP.

Kontak antara Amerika Latin dengan Islam sudah terjadi sejak abad ke-12. Dan Muslim menemukan benua Amerika pada tahun 1178, bukan Christopher Columbus,” kata Presiden Turki dalam pidatonya yang disiarkan di televisi.

Menurut Erdogan, Muslim menemukan Dunia Baru hampir tiga abad sebelum Columbus melakukannya.

Pelaut Muslim tiba di Amerika pada tahun 1178. Dan dalam catatan Columbus dia menyebutkan adanya sebuah masjid di sebuah bukit di pantai Kuba,” ujar Erdogan.

Sementara itu secara luas banyak pihak yang mengklaim Columbus lah orang pertama yang menginjakkan kakinyadi benua Amerika pada tahun 1492 sewaktu mencari rute baru ke India. Namun faktanya justru umat Islam yang telah tiba di benua Amerika sebelum penjelajah Spanyol.

Dalam satu artikel kontroversial yang diterbitkan pada tahun 1996, sejarawan Youssef Mroueh mengutip catatan harian Columbus yang menjelaskan adanya sebuah bangunan mirip masjid di Kuba.

Namun, beberapa pihak memahami hal itu sebagai metafora sebuah bentuk lanskap.

Erdogan mengatakan bahwa Ankara bahkan siap untuk membangun sebuah masjid di lokasi yang disebutkan oleh Columbus.

Saya ingin berbicara tentang hal itu kepada saudara-saudara saya dari Kuba. Masjid akan kami bangun dengan sempurna di atas bukit yang disebutkan oleh Columbus,” kata pemimpin Turki tersebut.[fq/islampos/alarabiya]


Terkait (WAJIB TAHU!):

13.9.15

Indonesia dan Kebodohan Jokowi dalam Sorotan Pertemuan Bilderberger 2015

Eramuslim.com – Dalam pertemuan Bilderberg group ke 63 di Austria 11-14 Juni 2015 ternyata memasukkan Indonesia dan keamanan Asia Tenggara dalam agenda pertemuan yang kabarnya diikuti oleh 140 an CEO perusahaan terkemuka di dunia serta 20 an Pemimpin Negara di dunia.

Sebelumnya, Pertemuan Bilderberg Group selalu menjadi acuan sebuah peta perubahan dunia baik suksesi kepemimpianan ataupun situasi keamanan sebuah negara; pertemuan ke-63 ini, mengangendakan beberapa hal seperti kecerdasaan buatan, Issu Timur tengah, ISIS, perang Mata Uang, situasi di Yunani, Suksesi di Amerika Serikat serta situasi keamanan dibeberapa belahan dunia

Salah satu contoh terbaru hasil pertemuan Bilderberg Group tersebut adalah Google yang menyatakan dukungannnya kepada Hillary Clinton menjadi Presiden Amerika ke-45, bahkan google dalam mesin pencarinya sudah memastikan Hillary adalah presiden amerika terpilih. Perlu diketahui CEO Googgle juga menghadiri pertemuan Bilderberg Group tersebut.

Cina Sudah Bangun Pos Mililter di Timor Leste, Singapura Dipilih Jadi Basis Militer Rahasia AS

Dalam pertemuan Bilderberg Group ke 63 di Austria tersebut, juga beredar kabar rahasia yang sempat diketahui media Inggris, bahwa ada pembahasan yang salah satunya mengangendakan perpindahan kekuatan Militer AS di Asia Timur dan Asia tengah kearah Asia tenggara tepatnya singapura.

Australia dianggap bukan tempat yang aman menyembunyikan rahasia kekuatan militer AS, karena adanya kekuatan militer China di Timor leste

Perlu diketahui China sudah membangun pos militernya di Timor leste, dan hal ini tidak banyak mendapat perhatian publik dunia

Amerika dan NATO mulai mencari tempat setelah kepulauan Cocos Australia masih belum bisa dianggap respresentatif, akhirnya dipilih lah Singapura

Pemerintahan Singapura juga diketahui sejak lama mendukung keberadaan militer AS di Selat Malaka sejak lama, dan hal ini disokong Thailand serta Filipina. Media banyak menyorot China yang telah lakukan proyek reklamasi Laut China selatan, Padahal tanpa diketahui masyarakat dunia, Amerika juga telah membangun alias mereklamasi pulau di Selat Malaka berdekatan dengan Singapura untuk dijadikan pangkalan militernya.

Jokowi Dianggap Bodoh, Freeport Ambil Keuntungan dari Kebodohannya

Pada pertemuan Bilderberg Group 2015 di Austria juga dihadiri oleh CEO Freeport James R Moffet yang baru saja kemarin bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana merdeka, terkait membicarakan 15 poin kesepakatan antara Pemerintah Indonesia dengan Freeport Indonesia.

James R Moffet atau Jim Bob biasa dipanggil, adalah orang kepercayaan George Soros bersama Rockefeller selaku stakeholder di Freeport Mcmoran

Dan Soros serta Rockefeller adalah salah satu founding father nya pertemuan Bilderberg Group

Freeport aka Freemason tahu situasi kedepannya yang akan terjadi di Indonesia, peta politik kedepannya serta situasi ekonomi Indonesia

Jokowi dianggap pemimpin yang sangat lemah dan bodoh, dan diperkirakan tidak akan lama memimpin Indonesia, sebab itu Freeport secepat mungkin mengambil keputusan MOU layaknya anak manis dengan Jokowi, agar kedepannya tidak digugat lagi oleh pemerintah yang baru paska Jokowi lengser. Dibalik Penandatangan Mou Pemerintahan Indonesia dengan Freeport ada dua isu besar mengikutinya yaitu persoalan Papua merdeka dan alutsista terbaru dari AS.

Tidak ada makan siang yang gratis, Papua menjadi alat barter, Alutsista diberikan dengan perjanjian tetapi emas yang di Papua segera bisa keluar tanpa hambatan. Inilah bodohnya rezim KW-3 ini. (rz/fahreenheat)


Link

11.9.15

The Untold Story: Cerita Prabowo Subianto yang Tidak Terungkap

Dimulai dari periode orde lama Soekarno, ternyata Prabowo Subianto dan Soe Hok Gie bersahabat. Dalam buku "Catatan Seorang Demonstran" yang merupakan kumpulan tulisan aktivis mahasiswa Soe Hok Gie, nama Prabowo muncul pada 1969. Gie menyebut Prabowo dengan nama "Bowo".

Gie sering menyebut LSM yang dibuat Prabowo sebagai korpsnya Prabowo. Tulisan Gie pada Kamis 29 Mei 1969 memperlihatkan kedekatan keduanya. Mereka beberapa kali kerap keluyuran bareng. "Dari pagi keluyuran dengan Prabowo ke rumah Atika, ngobrol dengan Rachma, dan membuat persiapan-persiapan untuk pendakian Gunung Ciremai," ucap Gie dalam tulisannya.

Soe Hok Gie dalam tulisannya juga menggambarkan Prabowo muda cerdas dan cepat tanggap. "Ia cepat menangkap persoalan-persoalan dengan cerdas tapi naif. Kalau ia berdiam 2-3 tahun dalam dunia nyata, ia akan berubah," kata Gie, dalam catatan Soe Hoek Gie 25 Mei 1969. (Sumber: viva news)

Hingga kisah perjalanannya yang lebih jauh pada orde baru Soeharto sebagai berikut:

Tentang Prabowo Subianto sang "Senopati Wirang" Untold Story.
  1. Sedikit orang yang tahu bahwa perkawinan Prabowo Subianto dengan Titik H. Suharto pada thn1983 adalah berkat jasa L.B. Moerdani.
  2. Prabowo pada 1982-1985 berpangkat Mayor adalah staf khusus Menhankam/Pangab L.B. Moerdani. Moerdani sudah lama mengamati Prabowo.
  3. Sejak lulus Akmil berpangkat Letda, Moerdani serius mencermati/menilai perilaku, karakter dan kinerja Prabowo. Kesimpulannya: Luar Biasa!
  4. Disamping memiliki kejeniusan (IQ: 152), Prabowo sangat berani, patriotik, sangat cinta tanah air. Dalam cerita-cerita Jawa: Senopati Wirang.
  5. Menhankam /Pangab L.B. Moerdani tahu persis Prabowo sudah dijodohkan dengan putri seorang jenderal yang juga dokter. Moerdani diam-diam tidak setuju.
  6. Pada tahun 1982-1985 itu L.B. Moerdani adalah tokoh yang sangat dipercayai oleh Presiden Soeharto. Saran-sarannya didengar dan sering diterima.
  7. Besarnya Kepercayaan Soeharto kepada Moerdani karena dia selalu menunjukan loyalitasnya terhadap Soeharto. Jadi pengaman kekuasaan Soeharto/Orba.
  8. L.B. Moerdani kebetulan juga penganut Katolik, sama dengan Ibu Tien. Pak Harto Islam Abangan, lebih ke Kejawen (Bhirawa). Moerdani lobi Bu Tien.
  9. Moerdani melobi Ibu Tien agar setuju mengambil Mayor Prabowo menjadi calon menantu, menjodohkannya dengan Titiek Hediati Hariyadi Suharto.
  10. Bu Tien setuju dan Pak Harto pun setuju. Mereka tidak tahu Prabowo sudah bertunangan. Akhirnya tunangan dbatalkan, Prabowo nikahi Titiek.
  11. Semula LB Moerdani berharap Prabowo akan menjadi mata dan telinganya di Cendana. Menjadi tangan kanan Moerdani dlm menggapai cita-citanya
  12. L.B. Moerdani tidak menyangka Mayor Prabowo setelah jadi menantu Soeharto malah mengkhianati Moerdani, berpihak kepada Pak harto/Cendana.
  13. Moerdani salah menganalisa dan menilai Prabowo yang Islam abangan, berayahkan sosialis sekuler, ibu dan saudara-saudaranya kristen/non muslim.
  14. Moerdani merasa tidak berisiko ketika dia memaparkan rencananya selaku Menhankam/Panglima ABRI untuk menghancurkan Islam RI secara sistematis.
  15. Termasuk rencana Moerdani untuk merekayasa stigma negatip pada umat Islam Indonesia sebagai "ancaman terhadap Negara dan kekuasaan Soeharto".
  16. Contohnya ABRI membantai ratusan umat Islam pada peristiwa Tanjung Priok. Moerdani melakukan pengondisian agar Islam=musuh negara!
  17. Moerdani memaparkan bagaimana ABRI "menciptakan terorisme Islam", "pembangkangan Islam", "Islam phobia" dst. lalu menumpasnya secara keji.
  18. Moerdani menapak karier di ABRI dengan cara menciptakan Islam sebagai musuh negara dan kemudian ditumpas. Penghargaan dan pujian Suharto untuknya.
  19. Ketika Prabowo tahu rencana besar dan rekayasa-rekayasa yang pernah dilakukan Moerdani dalam rangka membenturkan Islam dengan Pak Harto, dia bocorkan.
  20. Prabowo melaporkan rencana keji Moerdani terhadap umat Islam Indonesia kepada Suharto, mertuanya. Pak Harto kaget, marah dan menyesalkan.
  21. Sebelumnya, Pak Harto sudah lama mendengar adanya rekayasa petinggi ABRI terhadap sejumlah peristiwa terkait "makar kelompok Islam", tapi...
  22. Tapi, Pak Harto abaikan, ia nilai itu hanyalah ekses rivalitas di internal ABRI. Kali ini informasi itu datang dari menantunya sendiri.
  23. Prabowo menilai Moerdani punya agenda lebih besar dengan merekayasa benturan antara Umat islam dengan Suharto. Moerdani ingin jadi Presiden!
  24. Cita-cita Moerdani menjadi Presiden setelah Pak Harto lengser sangat besar dan hanya bisa terwujud jika Islam dan Pak Harto bermusuhan.
  25. Karena jika hubungan Umat Islam dan Pak Harto baik/normal, maka akan sulit bagi Moerdani yang Katolik menjadi Wapres pada tahun 1988.
  26. Pak Harto pasti memperhatikan aspirasi umat Islam saat penetapan wapresnya pada 1988. Oleh sebab itu hubungan Suharto-Islam harus dirusak.
  27. Selanjutnya, Moerdani berharap, setelah menjabat wapres pada 1988, kemungkinan besar Pak Harto akan mundur pd 1993. Moerdani jadi RI -1
  28. Rencana KEJI Moerdani terhadap umat islam Indonesia ini dinilai Prabowo sangat membahayakan posisi Pak Harto. Islam mayoritas di RI.
  29. Lebih kecil risikonya bagi Soeharto membina hubungan baik dengan umat Islam daripada menjadikan Islam sebagai musuh negara. Prabowo membocorkannya.
  30. Setelah dapat laporan Prabowo mengenai rencana keji ABRI diotaki Menhankam/Pangab Moerdani, Soeharto tidak langsung bertindak. Diamati diam-diam.
  31. Pak Harto diam-diam mencegah rencana keji LB Moerdani dgn menempatkan /promosikan sejumlah perwira tinggi ABRI yang kuat keislamannya.
  32. Selain mempromosikan perwira-perwira Islam ABRI, Pak Harto juga promosikan perwira-perwira dari kesatuan lain yang tidak berhubungan dengan jaringan Moerdani.
  33. Akibatnya Menhankam/Pangab Moerdani tidak lagi bisa bergerak bebas karena dikelilingi oleh jenderal-jendral Islam (TNI Hijau). Dia terjepit!
  34. Puncak kekesalan Moerdani terjadi ketika Pak Harto mencopot Moerdani dari jabatan Pangab tahun 1988 dan menunjuk Try Soetrisno jadi Pangab.
  35. Try Soetrisno tidak berasal dari Akmil tapi dari Atekad (akademi teknik AD), bukan perwira intelijen, tidak ada sentuhan dari Moerdani
  36. Moerdani yang marah dan kecewa terhadap Soeharto kemudian merencanakan balas dendam besar-besaran dengan berencana menjatuhkan Soeharto.
  37. Sebelumnya pada tahun 1984, Moerdani berhasil mengompori umat Islam agar marah kepada Suharto dengan menerapkan kewajiban azas tunggal.
  38. Seluruh Ormas dan partai di Indonesia harus mencantumkan Pancasila sbg satu-satunya azas. Tidak boleh Islam atau azas lain. HARUS PANCASILA!
  39. Reaksi keras umat Islam terhadap penerapan azas tunggal Pancasila memang diharapkan Moerdani. Bahkan Moerdani kondisikan agar Islam berontak.
  40. Reaksi keras umat Islam terhadap penerapan azas tunggal Pancasila memang diharapkan Moerdani. Bahkan Moerdani kondisikan agar Islam berontak.
  41. Jaringan intelejen Moerdani disusupkan ke ormas-ormas Islam dan ditugaskan untuk memanas-manasi tokoh-tokoh ormas Islam memberontak terhadap Suharto.
  42. Tujuannya agar Suharto marah sama Islam dan Islam dinilai sebagai ancaman terhadap negara/Suharto, lalu ABRI diperintahkan membantai "musuh tersebut".
  43. Rencana Benny Moerdani kandas, gagal total, karena ormas-ormas Islam juga didekati orang-orang Suharto dan diberi pengertian kondisi asas Pancasila yang sebenarnya.
  44. Moerdani kemudian tahu bahwa penyebab kegagalan rencana besarnya menstigmasasi Islam sebagai musuh negara dikarenakan laporan Prabowo.
  45. Prabowo sempat "dibuang" oleh Moerdani dengan memutasikannya menjadi Kasdim (kepala staf kodim), namun oleh Kasad Rudini, Prabowo dipulihkan.
  46. Sejak itu, dalam otak Moerdani ada 2 musuh besar yang harus dihancurkan yakni Prabowo dan Suharto. Moerdani susun rencana strategis.
  47. Puluhan tahun menjadi "DEWA" di ABRI dan Intelijen, antek-antek Moerdani masih banyak. Dua yang menonjol: Luhut Panjaitan dan Hendropriyono.
  48. Meski LB Moerdani sudah tidak jadi panglima ABRI dan Menhankam, dia masih bisa memerintahkan Hendropriyono untuk back up PDI Megawati.
  49. Saat itu Megawati adalah simbol perlawanan terhadap Presiden Suharto khususnya melalui PDI. Kongres PDI terpecah menghasilkan PDI Kembar.
  50. Keberadaan PDI kembar: satu diketuai Soerjadi dan satu lagi dipimpin Megawati (yang saat ini kita tahu sebagai PDI Perjuangan), bisa terjadi karena ada dukungan jenderal pro Moerdani.
  51. Keberhasilan Prabowo meyakinkan Pak Harto dan Ibu Tien terhadap bahaya besar yang sedang direncanakan Moerdani, menyebabkan...
  52. Menyebabkan Pak Harto dapat menerima & mempercayai Prabowo sepenuhnya, termasuk saran Prabowo agar Pak Harto membina hubungan mesra dengan Islam.
  53. Penerapan azas tunggal Pancasila yang menimbulkan reaksi keras umat Islam, tidak meletus menjadi bencana dengan perubahan sikap Pak Harto.
  54. Pak Harto mulai mendekati Islam. Ibu Tien menjadi mualaf, disusul Pak Harto dan kemudian Pak Harto sekeluarga menunaikan Ibadah Haji.
  55. Pak Harto berhasil membangun hubungan harmonis dengan umat Islam. Suatu hubungan baik yang belum pernah terjalin selama 24 thn Suharto berkuasa.
  56. Tahun 1990 merupakan tahun kemerdekaan umat Islam Indonesia setelah "dijajah dan ditindas" selama 24 tahun Orde baru/Suharto.
  57. Puncaknya 7 Des 1990 ICMI didirikan di UniBraw Malang. Tahun 1993 menteri-menteri Kabinet dan petinggi-petinggi ABRI mulai dijabat tokoh/perwira Muslim.
  58. Benny Moerdani dan kelompoknya terus mencari jalan bagaimana menghancurkan Soeharto dan Prabowo. Akhirnya ditemukan cara: Penculikan!
  59. Penculikan/pembunuhan sejumlah warga pada tahun 1997 menjelang Pemilu (Pemilihan Umum) dan kemudian diikuti dengan penculikan/pembunuhan setelah SU MPR 1998.
  60. Saat terjadi Penculikan/pembunuhan menjelang pemilu 1997 sama sekali belum ada tuduhan kepada Kopassus sebagai terduga pelakunya.
  61. Namun ketika Tim Mawar melakukan penculikan aktivis pada 2-4 Februari 1998 dan 12-13 Maret 1998 dalam rangka terjadi kebocoran operasi.
  62. Kebocoran informasi mengenai operasi Tim Mawar dlm rangka pengaman SU MPR terjadi karena ada 1 target, yakni andi arief belum diringkus.
  63. Andi Arief sempat kabur, dicari kemana-mana, akhirnya ditemukan di persembunyiannya di Lampung. Dibawa ke Jakarta jalur darat via Bakauheni.
  64. Saat Tim Mawar menaiki Kapal Ferry di Bakauheni, petugas polisi menghentikan Tim Mawar yang membawa Andi Arief dgn mata tertutup kain.
  65. Meski Tim Mawar kemudian diizinkan masuk Ferry setelah menunjukan kartu pengenal, kejadian ini dilaporkan polisi ke DenPom Lampung.
  66. Dan DenPom Lampung meneruskan info ini ke DanPuspom TNI di Jakarta. Saat itulah info bocor, lalu ditunggangi oknum-oknum TNI binaan Moerdani.
  67. Peristiwa penangkapan andi arief di Lampung dan dibawa ke Jakarta pada tgl 28 Maret 1998, ditunggangi dengan terjadinya penculikan lain.
  68. Penculikan lain/susulan pada tanggal 30 Maret 1998 dengan korban Petrus Bima Anugrah, dilakukan oleh Tim Lain bukan Tim Mawar.
  69. Sebelumnya Tim Lain juga sudah menunggangi penculikan Herman Hendarwan pada tgl 12 Maret 1998. Para korban ini hilang/mati dibunuh.
  70. Korban penculikan Tim Lain semua dibunuh, mayoritas non muslim agar menimbulkan kesan pembunuhan dilakukan oleh Kopassus pimpinan Prabowo.
  71. FITNAH terhadap Prabowo, Kopassus melalui penculikan/ pembunuhan warga/aktivis adalah untuk tujuan akhirnya untuk melemahkan Suharto. Kenapa?
  72. Karena untuk menghancurkan Suharto harus terlebih dahulu menghancurkan penopang utama kekuasaan Suharto yakni TNI!
  73. Kekuatan inti TNI ada pada Kopassus sebagai kesatuan elit yang paling dibanggakan TNI. Moerdani cs hancurkan Suharto dengan menghancurkan TNI.
  74. Pemilihan target korban yang umumnya non muslim/katolik dimaksudkan "menghilangkan jejak pelaku" sekaligus memancing perhatian Dunia.
  75. Seolah-olah di Indonesia sedang berkuasa rezim Suharto yang anti katolik/kristen. Media-media yang dimiliki katolik/kristen pun bersuara sangat keras.
  76. Akibatnya, Prabowo-Kopassus-TNI-Suharto babak belur dihajar dan difitnah Moerdani cs melalui penunggangan operasi Tim Mawar ini.
  77. Namun Pak Harto tetap bertahan. Sampai akhirnya terjadi peristiwa kerusuhan Mei 1998, yang diawali dengan penembakan terhadap Mahasiswa Trisakti, memicu kemarahan masa.
  78. Peristiwa Trisakti jelas ditunggangi kelompok Benny Moerdani dengan memfitnah Polres JakBar, Brimob dan Kopassus sebagai pelakunya. Memprovokasi dan menyulut kemarahan dimana-mana.
  79. Krisis Moneter yg diperburuk oleh perampokan fasilitas BLBI oleh bankir cina melalui rekayasa kredit & tagihan pihak ketiga yang macet dll.
  80. Sampai hari ini Negara kita masih terbebani utang BLBI sebesar lebih Rp 600 triliun, baru lunas dibayar via APBN hingga 2032.
  81. Krisis Moneter, rekayasa opini, fitnah, kerusuhan Mei 1998 menjadi penyebab utama kejatuhan Soeharto 20 Mei 1998.
  82. Pada saat kerusuhan Mei 1998 kembali TNI, Kopassus dan Prabowo dijadikan KAMBING HITAM oleh kelompok Moerdani cs yg berkolaborasi dengan KG.
  83. Situasi kacau dan tak terkendali dimanfaatkan para perusuh diduga kesatuan loyalis Moerdani cs untuk membakar kota dan mengeruhkan situasi.
  84. Kehadiran sekelompok orang tidak dikenal membuat rusuh, terkordinir dan ini yang dibaca Prabowo sebagai faktor dominan yang membahayakan negara.
  85. Paska kerusuhan dikembangkan opini sampai ke seluruh dunia seolah-olah telah terjadi pemerkosaan terhadap wanita-wanita cina, tuduhan itu tidak terbukti.
  86. Tuduhan itu tidak terbukti sama sekali. Secara teori pun mustahil ada orang yang sempat dan berhasrat lakukan pemerkosaan di tengah-tengah kerusuhan.
  87. Tuduhan itu hanya untuk menjatuhkan TNI, menghancurkan Suharto. Fitnah itu sukses besar. Suharto pun termakan fitnah tsb.
  88. Laporan sejumlah jenderal langsung ke Suharto menghasilkan pengusiran Prabowo oleh keluarga cendana karena dianggap pengkhianat Suharto.
  89. Prabowo tidak diberi kesempatan menjelaskan fakta sebenarnya kepada Suharto. Operasi Inteljen, penyesatan fakta & informasi Moerdani cs SUKSES!
  90. Operasi itu sangat rapi, cermat dan dibantu media-media kolaborator moerdani seperti Harian Kompas Grup Prabowo dicap pengkhianat Suharto.
  91. Peran KG (konspirasi global) sangat dominan. Sejak Suharto mualaf dan mesra dengan umat Islam, Suharto tidak lagi jadi "Hadiah Terbesar" untuk AS. Sejak awal mula Soeharto menggantikan (mengkudeta) Soekarno menjabat Presiden, AS menyetir Indonesia melalui Soeharto, contohnya bisa dilihat dari pemberian Freeport yang sebelumnya tidak disetujui oleh Soekarno dan Soekarno dianggap musuh Amerika karena keberpihakan Soekarno kepada paham Komunis (PKI).
  92. Kebangkitan Islam Indonesia era 1990an dinilai jadi ancaman oleh AS, Barat, Australia & Singapore. Sejalan dengan teori pasca perang dingin.
  93. Teori/pendapat Samuel P. Hutington dlm tulisannya "The Clash of Civilization" (benturan peradaban) terus menerus dikembangkan di Barat.
  94. Islam dikembangkan sebagai musuh baru dunia Barat paska kejatuhan Komunis Uni Soviet & Eropa Timur. Islam di RI juga dinilai sebagai ancaman.
  95. Upaya penjatuhan Suharto yang sedang mendorong kebangkitan Islam di Indonesia setelah 24 tahun dijajah bangsa sendiri, dijadikan agenda utama KG.
  96. Penjatuhan Suharto itu sekaligus untuk melakukan imperialisme baru atas Indonesia melalui LOI IMF - RI yang menghancurkan kedaulatan RI.
  97. Pasca lengsernya Suharto yang disebut sebagai orde REFORMASI, pemerintah menerapkan demokrasi liberal yang tidak sesuai dengan demokrasi Pancasila, yang menyebabkan para kapitalis dengan mudah menjadi penguasa-penguasa.
  98. Era 1998-2004 Indonesia gonjang ganjing tanpa henti, gangguan keamanan, kerusuhan dimana-mana, ekonomi morat-marit, pers tak terkendali.
  99. PERS menjadi penguasa baru yang dominan, membentuk opini, mengarahkan dan membentuk persepsi rakyat sesuka hati dan sesuai agenda masing-masing.
  100. Pers jadi "the first state", opini mengendalikan kebijakan eksekutif, legislatif dan yudikatif. Trial by the press menjadi tontonan sehari-hari.
  101. Pencopotan Prabowo selaku Pangkostras juga disebabkan penyesatan informasi. Bermula dari laporan ke Panglima TNI tentang adanya pasukan liar.
  102. Pangkostrad Prabowo mengantisipasi gerakan pasukan liar tersebut dengan mengerahkan pasukan kostrad dalam rangka pengamanan, malah jadi sasaran.
  103. Apalagi ketika hasil penyisiran gedung-gedung di sekitar Istana/Ring 1 ditemukan sejumlah besar senjata dan amunisi di Gedung Humpus (Gambir).
  104. Kontan Prabowo dituduh sebagai penimbun senjata dan amunisi dlm jumlah besar yang ditemukan di lantai 3 Gedung Humpus tsb, Prabowo difitnah.
  105. Usaha Prabowo menjelaskan bahwa dirinya mustahil melakukan kudeta atau menggulingkan presiden Habibie tidak diterima Presiden Habibie.
  106. Opini yang begitu kuat menyudutkan Prabowo adalah hasil misinformation (penyesatan) & deception (pengelabuan) oleh kelompok Moerdani cs. Dan menjadikan Prabowo kambing hitam atas segala kerusuhan yang terjadi 1998 termasuk penculikan dan usaha kudeta.
  107. Begitu kuatnya rekayasa opini dan fitnah dilancarkan kepada Prabowo sehingga Habibie, petinggi-petinggi TNI dan publik LUPA pada SATU HAL:
  108. Mereka LUPA pada SATU HAL yang menjadi sifat dan karakter dasar Prabowo yang sudah sejak muda menjadi ciri khas/trade marknya yakni:
  109. Yakni Prabowo memiliki patriotisme yang luar biasa, kecintaannya terhadap bangsa dan negara yang luar biasa. Mustahil dia melakukan itu.
  110. Kami pernah ditegur keras Mayjen Hariyadi Darmawan,, mantan ketua Alumni UI: Saya jamin dengan jiwa raga saya tentang Patriotisme Prabowo.
  111. "Orang seperti Prabowo tidak mungkin melakukan tindakan sekecil apapun yang dapat membahayakan negara!" Itu pesan Hariadi pada kami.

Sumber: apasih.com

8.9.15

Angola Resmi Melarang Islam, Siapa di Belakangnya?

Eramuslim.com – Angola, sebuah negara di Afrika menjadi negara pertama yang secara resmi memberlakukan pelarangan terhadap agama Islam. Masjid menjadi bangunan yang terlarang, kitab suci al-Quran menjadi sekadar “buku” yang dilarang keberadaannya, sholat, puasa ramadhan, dan semua yang berbau Islam menjadi terlarang keras.

President Angola Jose Eduardo dos mendukung penuh pelarangan ini tanpa mempertimbangkan asas kebebasan memeluk agama bagi rakyatnya.

Inilah akhir pengaruh Islam di negara kami,” ujarnya seperti dilansir dari Morroco News.

Presiden menetapkan pelarangan Islam melalui Menteri budaya, Rosa Cruz e Silva yang akan mengumumkan secara langsung. Menurut Silva, agama Islam memang belum mendapatkan izin dari pemerintahannya. ”Proses legalisasi Islam tidak disetujui oleh Kementerian kehakiman dan HAM. Masjid mereka akan segera ditutup,” katanya.

Silva mengatakan pelarangan Islam bukan tanpa pertimbangan. Menurutnya Islam tidak sejalan dengan adat istiadat dan budaya masyarakat Angola, tanpa merinci budaya apa yang dimaksud.


Cina Telah Kuasai Angola, Sebentar Lagi Indonesia?

Terkait dengan berbondong-bondongnya warga negara Cina ke Indonesia, Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman mengatakan, beredarnya video dengan judul Indonesia adalah Angola Berikutnya? (http://www.vidio.com/watch/91133-indonesia-angola-berikutnya%EF%BB%BF) di sosial media menjadi suatu perbincangan hangat. Pasalnya, dalam video tersebut terlihat tampak secara jelas pola Cina dalam menguasai sebuah negara.

Dalam video tersebut ditunjukan bagaimana Cina sukses menjadikan Luanda (ibukota Angola) sebagai kota yang maju. Namun, yang menarik adalah dengan dalih untuk kecepatan kerja dan efisiensi, pembangunan tersebut tenaga kerjanya pun didatangkan dari Cina, padahal tingkat pengangguran penduduk di negara tersebut tinggi. Ini merupakan gerakan senyap Cina untuk menguasai pereknomian sebuah negara” tutur Jajat.

Menurut Jajat, melihat investasi besar-besaran yang dilakukan Cina di Indonesia saat ini, sangat mungkin apa yang terjadi di Angola akan terjadi di Indonesia. Apalagi hal ini diperkuat dengan kesepakatan antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden Cina Xi Jinping beberapa waktu lalu mengenai pertukaran penduduk hingga 10 juta penduduk. Jajat menganjurkan Jokowi jangan terlalu polos dan begitu saja menerima pinangan Cina.

Jokowi seharusnya lebih lihai dalam masalah hubungan luar negeri, terlihat sekali kepolosan beliau dalam menjalin hubungan dengan Cina. Ini sudah merupakan bentuk penjajahan modern, jika dulu asing hanya bisa mengeruk hasil bumi Indonesia secara terbatas, yang terjadi sekarang malah semakin parah. Bukan hanya menguasai hasil bumi, namun berbagai mega proyek di Indonesia pun telah diserahkan ke Cina, sementara itu rakyat hanya akan jadi penonton bahkan menjadi tamu di negerinya sendiri”, tutup Jajat.[]

Nah, silakan pikir dan coba renungkan sendiri. (rd)

23.8.15

Rezim Jokowi: Diskotik dan Klub Malam Bebas Pajak, Penerbitan Buku Kena Pajak Tinggi

Eramuslim.com – Pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor: 158/PMK.010/2015 yang ditandatangani Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro pada tanggal 12 Agustus 2015, telah menetapkan sejumlah jenis jasa kesenian dan hiburan dalam kelompok yang tidak dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Ada delapan jenis jasa kesenian dan hiburan yang tidak dikenai PPN. Peraturan ini akan diberlakukan pada 12 September 2015. Sebab, berdasarkan bunyi pasal 3 dalam PMK tersebut, peraturan mulai berlaku setelah 30 hari terhitung sejak tanggal diundangkan. Peraturan ini diundangkan pada 13 Agustus 2015.
Berikut jenis jasa kesenian dan hiburan yang tidak dikenai PPN:
  1. Tontonan film
  2. Tontonan pagelaran kesenian, tontonan pagelaran musik, pagelaran tari, pagelaran busana
  3. Tontonan kontes kecantikan, kontes binaraga, kontes sejenisnya
  4. Tontonan berupa pameran
  5. Diskotik, karaoke, klab malam dan sejenisnya
  6. Tontonan pertunjukan sirkus, pertunjukan akrobat, sulap
  7. Tontonan pertandingan pacuan kuda, pertandingan kendaraan bermotor, permainan ketangkasan
  8. Tontonan pertandingan olahraga
Namun anehnya, penerbitan buku termasuk penjualan, royalti penulis, kertas, dan seluruh lini produksinya dikenakan pajak yang cukup tinggi. Padahal klub malam dan diskotik sama sekai tidak bisa membuat bangsa ini pintar. Seharusnya penerbitan buku dibebaskan pajak, namun diskotik dan klub malam dikenakan panjak setinggi-tingginya. Tapi faktanya terbalik. Inilah potret rezim Jokowi. Bangsa akan diperbodoh terus agar terus mendukung rezim penguasa yang kualitas KW-3 seperti sekarang.(rz)


AYO KERJA???
AYO NONTON! AYO GOYANG!
  (Duuh!)  

11.8.15

NKRI: Bendera Tauhid Ditangkap, Bendera Zionis-Israel Dibiarkan

Eramuslim.com – Ustadz Syamsudin Uba mengisahkan bagaimana dirinya bersama dua orang ikhwan yang sempat ditangkap oleh aparat TNI dan Polri.

Imron, rekan Ustadz Syamsudin Uba, ditangkap hanya lantaran mengecat rumahnya dengan bendera tauhid.

“Salah seorang dari kami yang ditangkap, namanya Imron, rumahnya ditulisi kalimat tauhid, lalu dikepung oleh TNI dan Polisi lalu dibawa ke Polda NTT. Padahal itu rumah pribadi. Aparat menuduh itu bendara ISIS, lalu dibantah bahwa itu adalah bendera tauhid,” kata Ustadz Syamsudin Uba saat ditemui usai mengikuti aksi dama Parade Tauhid Bekasi di GOR Kota Bekasi, Jawa Barat (9/8).

Begitu sigap aparat menangkap Imron yang mengecat rumahnya dengan bendera tauhid dan dituding terkait ISIS.

Sementara di sisi lain, bendera Zionis Israel, negara teroris yang menjajah umat Islam Palestina dan tak mempunyai hubungan diplomatik dengan dengan Indonesia, bertebaran di NTT maupun di Papua, tapi dibiarkan aparat begitu saja.

“Dia bersama kami di Polda selama lima hari, hanya gara-gara menuliskan kalimat tauhid di rumahnya. Tetapi di Papua, di Kupang dan di Alor, bendera Zionis itu menempel di mobil-mobil,” ujarnya.

Hal itulah yang dipertanyakan Ustadz Syamsudin Uba kepada para penyidik yang menangkapnya kala itu.

“Kenapa mereka yang memasang bendera-bendera Zionis di Kupang dan di Alor itu tidak ditangkap? Tapi kami sebagai umat Islam yang berakidah, memasang bendera tauhid, kami malah ditangkap? Kami pertanyakan kepada aparat seperti itu,” tuturnya.

Menurutnya, pembiaran bertebarnya simbol dan bendera Zionis Israel oleh aparat TNI/Polri dan penangkapan para aktivis Islam yang memasang bendera tauhid, bukan lagi sekedar sikap diskriminatif.

“Ini bukan lagi diskriminasi, tetapi ini adalah cara mereka untuk mematikan orang-orang yang bertauhid. Buktinya, kami ceramah dengan materi seperti itu, lalu dituding sebagai anggota ISIS, ini berita palsu!” tandasnya.(rz/panjimas)

Minyak, emas, perak dan tembaga sudah diberikan...
Ayo... siapa yang peduli NKRI?
Ini mah ngarang saja, kalau saja Indonesia diserang oleh Amerika dan terjadi perang di NKRI ini, komponen bangsa yang mana yang akan membela NKRI?


Aneh, Jokowi Tidak Tersinggung dengan Banyaknya Bendera Zionis-Israel Berkibaran di Papua!

Eramuslim.com – Tragedi Tolikara membuka mata kita, betapa wilayah Indonesia yang bernama Tolikara Papua marak dengan berbagai simbol atribut bendera Zionis-Israel. Ini bukan hanya terjadi di Tolikara namun juga di daerah-daerah pedalaman lain di Papua.

Setelah Tim Pencari Fakta yang dibentuk Komite Umat untuk Tolikara berkunjung langsung ke Tolikara melakukan investigasi, fakta-fakta baru mengemuka, Diantaranya maraknya simbol negara Israel. Warga Tolikara menyampaikan mereka “dipaksa” mengecat rumah/kios mereka dengan simbol Israel. Kalau tidak mau maka mereka kena denda Rp 500 ribu.

DPR sudah bersuara. Ketua Komisi I DPR RI yang menangani urusan Luar Negeri, Mahfudz Siddiq, meminta pemerintah menyelidiki penyebab banyaknya simbol-simbol Zionis-Israel di Tolikara. Ia juga meminta pemerintah membersihkan Tolikara dari unsur-unsur asing yang mengganggu keamanan masyarakat.

Harus juga diselidiki mengapa banyak lambang tersebut di sana,” kata Mahfudz lewat pesan singkat kepada Republika, Sabtu (25/7). Mahfudz mengatakan, secara politik hal ini melanggar. Ini lantaran, sambungnya, Indonesia tidak menjalin hubungan kerja sama dengan Israel. Ia meminta pemerintah membersihkan Tolikara dari unsur-unsur asing yang bisa mengganggu kedamaian dan keamanan masyarakat. Termasuk, membersihkan lambang-lambang Israel. Kerja sama, lanjutnya, perlu dilakukan oleh jajaran aparat Pemda, Polri, dengan dibantu TNI dan BIN (Badan Intelijen Negara).

Namun sampai saat ini belum ada suara pernyataan dari Presiden RI Yth. Bapak Joko Widodo terkait maraknya simbol-simbol Israel di wilayah RI. Orang yang satu ini masih saja diam bagai perawan yang akan dipinang.

Aneh. Kepala Negara berdaulat bernama Indonesia malah membiarkan dan tidak merasa tersinggung dengan maraknya lambang dan simbol negara asing ‘bebas berkeliaran’ di negara yang dipimpinnya. Maka jangan salahkan rakyat jika rakyat mengangap orang ini bukanlah Kepala Negara, tapi sekadar Puppet Aseng dan Asing. Apalagi, simbol dan bendera yang beredar itu adalah simbol dan bendera dari negara penjajah yang ditentang oleh Konstitusi NKRI yaitu UUD 1945.

Lantas kemana saja TNI? Mengapa TNI tidak juga bergerak membersihkan semua anasir teroris dan begundal Zionis-Israel di NKRI? Kasihan sekali Pak Dirman dan semua pejuang kemerdekaan jika kemerdekaan yang dihasilkan dari darah dan keringat mereka akhirnya dikhianati penerusnya sendiri. (rz)

5.8.15

13 Alasan Emmanuel Adebayor Masuk Islam

EMMANUEL Adebayor adalah pemain sepak bola profesional dari Togo yang bermain untuk klub Inggris Tottenham Hotspur dan memperkuat tim nasional Togo. Sebelumnya ia bergabung dengan klub Metz, Monaco, Arsenal, Real Madrid dan Manchester City.

Beberapa bulan yang lalu, Emmanuel Adebayor merilis informasi yang berkaitan dengan pribadi dan keluarganya secara online. Seiring berjalannya waktu, terkuak kabar bahwa ia memutuskan untuk masuk Islam. Ia memutuskan untuk meninggalkan keyakinan lamanya, Kristen dan memilih Islam sebagai jalan hidup. Proses masuk Islam Adebayor ini juga diunggah ke Youtube.

Adebayor masuk Islam bukan tanpa pemikiran yang matang. Ia benar-benar memunyai alasan yang kuat mengapa akhirnya ia memilih Islam dan meninggalkan keyakinan lamanya. Laki-laki kelahiran tahun 1984 ini menganggap bahwa umat Muslim adalah umat yang paling menganut nilai-nilai yang diajarkan oleh Yesus atau Isa Alaihissalam daripada orang Kristen sendiri.

Inilah 13 alasan valid menurut Emmanuel Adebayor:
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. mengajarkan tauhid yaitu hanya ada satu Tuhan yang layak untuk disembah. Hal ini tercantum dalam Kitab Ulangan 6: 4, Markus 12: 29. Umat Islam pun mempercayai hal ini sebagaimana tercantum dalam QS. An-Nisa: 171.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. tidak makan daging Babi sebagaimana tercantum dalam Kitab Imamat 11: 7 yang selaras dengan QS. Al-An’am: 145.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. memberi salam dengan “assalamu’alaikum” (Semoga kedamaian/keselamatan menyertaimu) dalam Johannes 20: 21. Umat Islam juga saling memberi salam dengan kalimat ini.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. selalu mengatakan ‘jika Tuhan menghendaki’ (insya Allah), Muslim mengatakan ini sebelum melakukan sesuatu sebagaimana dianjurkan dalam QS. Al-Kahf: 23-24.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. membasuh muka, tangan dan kakinya sebelum berdoa. Muslim pun melakukan hal yang sama.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. dan nabi-nabi yang terdapat dalam Kitab Injil berdoa dengan kepala menyentuh tanah (lihat Matius 26: 39). Umat Islam pun juga diperintahkan hal serupa di QS. Ali-Imran: 43.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. memelihara jenggot dan memakai jubah. Umat Islam pun disunahkan untuk melakukan yang serupa.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. patuh pada hukum dan percaya pada para nabi (lihat Matius 5: 17). Umat Muslim pun melakukan hal yang sama sebagaimana diajarkan dalam QS. Ali-Imran: 84 dan Al-Baqarah: 285.
  • Ibunda dari Yesus atau Nabi Isa a.s. yang bernama Maryam berpakaian dengan sederhana, menutup seluruh tubuhnya dan memakai penutup kepala (hijab). Hal ini bisa ditemukan dalam 1 Timotius 2: 9, Kitab Kejadian 24: 64-65, Korintus 11: 6. Perempuan Muslim juga berpakaian yang sama sebagaimana diperintahkan oleh QS. Al Ahzab: 59.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. dan nabi-nabi lain yang terdapat dalam Injil berpuasa hingga 40 hari (lihat Kitab Keluaran 34: 28, Daniel 10: 2-6, dan Matius 4: 1). Muslim juga berpuasa di bulan Ramadan. Muslim diwajibkan berpuasa sebulan penuh atau 30 hari di bulan suci Ramadan (lihat QS. Al-Baqarah: 183). Setelah Ramadan disunahkan untuk berpuasa selama 6 hari untuk melengkapi pahala puasa sebelumnya.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. mengajarkan umatnya untuk mengucapkan ‘Kedamaian bagi rumah ini’ ketika ia memasuki rumah (lihat Lukas 10: 5) dan memberi salam kepada pemilih rumah. Umat Muslim melakukan hal serupa sebagaimana yang dilakukan dan diajarkan oleh Yesus atau Nabi Isa a.s. Ketika masuk rumah, kita dianjurkan untuk mengucapkan ‘Bismillah’ dan ‘assalamu’alaikum’ yang memunyai makna sama dengan ajaran Yesus. Hal ini tercantum dalam QS. An-Nur: 61.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. dikhitan atau sunat. Khitan adalah 1 dari 5 fitrah dalam Islam yang harus dilakukan oleh laki-laki Muslim. Menurut Injil pada Lukas 2: 21, Yesus berusia 8 hari ketika ia dikhitan. Dalam kitab Taurat, Allah menyatakan kepada Nabi Ibrahim a.s. bahwa khitan adalah perjanjian abadi (lihat Kejadian 17: 13). Qur’an surat An-Nahl: 123 juga memerintahkan Muslim untuk mengikuti agama Ibrahim. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Ibrahim mengkhitan dirinya sendiri ketika usianya 80 tahun." (Sahih Bukhari, Muslim, Ahmad).
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. berbicara bahasa Aramaic dan menyebut Tuhan dengan ‘Elah’ yang diucapkan sama dengan Allah. Aramaic adalah bahasa Bible (Injil) yang kuno. Aramaic adalah salah satu dari bahasa Semit yang juga meliputi bahasa Hebrew (Yahudi), Arab, Ethiopia dan Assyiria kuno serta bahasa Babilonia dari Akadia. Bahasa Aramaic untuk ‘Elah’ dan Arab untuk ‘Allah’ adalah sama.
Dari sini terlihat jelas, siapa di antara umat Kristen dan Islam yang merupakan pengikut setia dari Yesus. Tentu saja, Umat Islam!

Karena itulah, atas alasan tersebut saya memutuskan menjadi pengikut setia Yesus dengan menjadi Muslim,” pungkas Emmanuel Adebayor. (riafariana/dbs/voa-islam.com)

26.7.15

Resensi Buku: Menguak Misteri Muhammad dalam Kitab Suci Injil

Berkat hidayah dan petunjuk dari Allah s.w.t., Abdul Ahad Dawud -Seorang pendeta Katolik Roma dari sekte Uniate Chale dengan nama lengkap Profesor Rev. David Benjamin Keldani, B.D.- berhasil mengungkap “Misteri Muhammad s.a.w. dalam Kitab Suci Injil” yang kebenaranya masih disembunyikan sejak 16 abad silam hingga kini.

Dengan gaya yang lugas dan tegas Abdul Ahad Dawud berani menggugat kebenaran Al-Kitab; meredam gejolak jiwa dan pikiran yang memberontak terhadap ketidakrasionalan ajaran-ajaran yang selama 40 tahun, menjadi pegangan suci bagi beliau.

Karya langka ini sungguh benar-benar argumentatif dan rasional sehingga tak ayal lagi, kitab fenomenal ini tidak terbantahkan oleh siapa pun.

Ingin memiliki? Segera pesan karena stok di kami terbatas!
Judul: Menguak Misteri Muhammad dalam Kitab Suci Injil
Penulis: Mantan Profesor Katolik Roma, Abdul Ahad Dawud
Harga: Rp65.000 (di luar ongkos kirim)
Untuk pemesanan hubungi/SMS atau email dengan menuliskan nama, alamat dan jumlah pemesanan ke: 085811922988 atau marketing@eramuslim.com

25.7.15

Larangan Perayaan Idul Fitri & Pemakaian Jilbab serta Pembakaran Masjid oleh Massa Gereja Injili di Wamena Papua

Eramuslim.com – Suasana Iedul Fitri 1436H yang khusyu’ di Kabupaten Tolikara Papua berubah jadi bencana. Saat umat Islam sedang melaksanakan shalat Idul Fitri pagi (17/7) sekitar pukul 07.00 WIT, massa dari GIDI (Gereja Injili Di Indonesia) wilayah Toli tiba-tiba menyerbu jamaah dan membakar masjid.

Laporan dari sumber di Papua, ada 10 orang yang terluka serta belasan kios dan rumah warga Muslim terbakar habis.

Penyerbuan oleh massa GIDI disinyalir karena ada larangan bagi umat Islam di Kabupaten Tolikara untuk merayakan/shalat Iedul Fitri. GIDI beralasan karena tanggal tersebut bertepatan dengan adanya kegiatan GIDI tingkat internasional. GIDI sudah membuat surat pemberitahuan larangan Iedul Fitri dan juga larangan memakai jilbab bagi muslimat.

Berikut kutipan SURAT LARANGAN GIDI yang redaksi dapatkan dari viral social media.



Kronologi Pembakaran Masjid di Wamena oleh Teroris Kristen Tolikara

Di "media" ini adalah praktek KEKERASAN!
Berikut kronologi kejadian provokasi, teror dan aksi pembakaran serta perusakan Masjid di Tolikara Wamena, Papua oleh sekelompok teroris Kristen Gereja Injili:
  • Tanggal 11 Juli 2015, surat selebaran yang mengatasnamakan jemaat GIDI yang berisi “GIDI wilayah Toli, selalu melarang agama lain dan Gereja Denominasi lain untuk mendirikan tempat-tempat ibadah di Kabupaten Tolikara” dan melarang berlangsungnya kegiatan ibadah shalat Ied umat Islam di kabupaten Tolikara yang ditandatangani oleh Pendeta Mathen Jingga S.Th.Ma & Pendeta Nayus Wenda S.Th.
  • Pukul 07.00 WIT, saat jamaah muslim akan memulai kegiatan shalat Ied di lapangan Makoramil 1702-11/Karubaga, Pdt. Marthen Jingga dan Harianto Wanimbo (KoorLap) yang menggunakan megaphone berorasi dan menghimbau kepada jamaah shalat Ied untuk tidak melaksanakan ibadah shalat Ied di Tolikara.
  • Pukul 07.05 WIT, saat shalat Ied memasuki takbir ke-7, massa yang dikoordinir oleh Pendeta Marthen Jingga dan Harianto Wanimbo (KoorLap) mulai berdatangan dan melakukan aksi pelemparan batu dari bandara Karubaga dan luar lapangan Makoramil 1702-11/Karubaga yang meminta secara paksa untuk membubarkan kegiatan Shalat Ied dan mengakibatkan kepanikan jamaah shalat Ied yang sedang melaksanakan shalat.
  • Pukul 07.10 WIT, massa pimpinan Pdt. Marthen Jingga dan Harianto Wanimbo (KoorLap) mulai melakukakan aksi pelemparan batu dan perusakan kios-kios yang berada dekat dengan masjid Baitul Muttaqin.
  • Pukul 07.20 WIT, aparat keamanan berusaha membubarkan massa dengan mengeluarkan tembakan namun massa semakin bertambah dan melakukan pelemparan batu kepadan aparat keamanan.
  • Pukul 07.052 WIT, massa yang merasa terancam dengan tembakan peringatan dari aparat keamanan melakukan aksi pembakaran kios yang berada didekat masjid milik bapak Sarno yang bertujuan agar api bisa merembet ke masjid Baitul Muttaqin.
  • Pukul 08.30 WIT, api yang sudah membesar merambat kebagian kios yang lain dan menjalar ke bagian masjid.
  • Pukul 08.53 WIT, bangunan kios-kios dan masjid habis terbakar.
  • Pukul 09.10 WIT, massa dari Pdt. Marthen Jingga dan Harianto Wanimbo (KoorLap) berkumpul di ujung bandara karubaga untuk bersiaga.
Allhumma sallimna wa sallimhum...


Andai Saja Muslim Pelakunya!

Di "media" yang dibakar adalah MUSHALA!
"Andai saja" kasus Tolikara adalah kasus pembakaran Gereja yang dilakukan oleh oknum Muslim, maka tentu akan lain "suasana" dan pemberitaanya.
  • Penggiat HAM akan bersuara lantang.
  • "Media-media" terutama TV akan terus memberitakan kejadian tersebut dengan running-text -nya yang tiada henti menampilkan kalimat-kalimat... “TERORIS bakar Gereja” "TERORIS masih bercokol di NKRI" atau menayangkan Acara Khusus dengan tema-tema seperti “Gerejaku Menangis” "Papua Berduka" dst...
  • Kepolisian akan langsung menerjunkan pasukan Densus88 untuk memburu sang TERORIS plus "media" yang setia mendampinginya.
  • BNPT dengan Arsjad Mbay-nya akan sibuk tampil di TV seraya mengatakan jika TERORIS wajib diberangus.
  • Presiden dan wakil presiden akan turun langsung melihat puing-puing Gereja yang terbakar dan menjenguk para pengungsi Kristen yang ketakutan di pengungsian.
  • Para pemimpin dunia akan melayangkan surat simpati.
  • Dan sebagainya dan sebagainya...
(Simbol) Israel sangat populer di Tolikara? -Foto: Hidayatullah.com

Siapa yang "bermain" dalam tragedi ini?
  • ...
  • ...
  • Persis tragedi Ambon?
  • Q2.120!

Kami (Muslim) dan Mereka

Kami (Muslim) tidaklah BUTA dan TULI dalam memahami semua ini.
Juga kami tidaklah BISU tapi kami memang tidak mempunyai "media" untuk membela diri dan membela saudara-saudara kami yang tertindas dan teraniaya di negeri ini juga di negeri-negeri sana... Palestina, Irak, Afghanistan, Pakistan, Mesir, Suriah, Yaman, Libya, Sudan, China (Xinjiang), Myanmar (Rohingya) dst...
Kami tidaklah tertipu tapi mereka-lah yang telah TERTIPU oleh kehidupan dunia ini. 

Dunia memang SURGA bagi mereka dan PENJARA bagi kami.
Kami bukan tidak ingin "memiliki" dunia tapi kami tidak ingin tertipu olehnya.
Konon! Mereka telah terbebas dari dosa dan mendapat jaminan syurga yang AGUNG, tapi mengapa mereka masih tetap saja "menginginkan" dunia yang HINA ini (Aneh???) sehingga tak sedikit dari hak kami di dunia ini mereka ambil, rampas dan rampok. 

Biarlah Allah azza wajalla saja yang menjadi penolong dan pelindung kami. Dan kami tidak pernah kecewa dengan pertolongan dan perlindungan-Nya.

►Q61.8. "Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya."

►►Q3.186. “Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar (melihat) dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu berSHABAR dan berTAQWA, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.

Sambut Rabbi Zionis-Israel, GIDI Tolikara Paksa Warga Cat Rumah dan Kios dengan Bendera Israel atau Didenda 500 Ribu

Eramuslim.com – Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) mengenakan sanksi denda Rp 500 ribu bagi warga Tolikara jika tidak mengecat kediamannya dengan bendera Israel.

“Kami didenda Rp 500 ribu jika tidak cat kios, itu kami punya kios,” kata seorang pedagang asal Bone, Agil Paweloi (34), saat ditemui Republika di tempat pengungsian di Tolikara, Papua, Jumat (24/7) dini hari.

Agil menuturkan pengecatan ruko, rumah, dan trotoar jalan diwajibkan dengan warna biru dan putih. Dalam kegiatan itu, lanjutnya, pihak GIDI menjelaskan kepada warga bahwa instruksi pengecatan tersebut dalam rangka menyambut kedatangan pendeta dari Israel.

Berdasarkan spanduk yang dipampang di halaman kantor Pusat GIDI di Jayapura, acara seminar KKR Internasional DIGI yang berlangsung pada 15 Juli-19 Juli di Kabupaten Tolikara dihadiri pendeta asal Israel, yakni Benjamin Berger.

Tidak hanya penduduk Muslim, seluruh masyarakat Tolikara ikut diwajibkan mengecat rumah mereka dengan warna bendera Israel. Pantauan Republika ruas jalan dan ruko-ruko pedagang dicat berwarna biru putih. “Saya ikut cat saja daripada harus bayar Rp 500 ribu,” ujarnya.(rz/republika)

MUI Sulut Benarkan Ada Teror Kepala Babi di Lahan Pembangunan Masjid

Eramuslim.com – Wakil Ketua MUI Sulawesi Utara, Taufik Pasiak membenarkan adanya peristiwa penanaman kepala babi di lokasi pembangunan masjid di kota Bitung, Sulawesi Utara.

“Peristiwa terjadi beberapa waktu yang lalu berkaitan dengan pendirian masjid. Ada pihak yang kita tidak tahu siapa dan dari pihak mana yang kemudian melakukan teror atau intimidasi dengan cara itu,” kata Taufik Pasiak kepada ROL, Senin (20/7).

Taufik mengungkap, penemuan kepala babi di lokasi pembangunan masjid terjadi sekitar seminggu yang lalu, Sabtu (11/7). Kejadian bermula saat ada rencana pendirian masjid di satu tempat.

Menurut informasi yang didapatnya, pendirian masjid itu sudah memenuhi unsur-unsur yang disyaratkan, kecuali adanya satu dua pihak yang merasa tidak sepakat dengan pendirian masjid,

Taufik mengakui sempat ada penolakan-penolakan dari pihak tertentu. Kemudian, diberikanlah intimidasi dengan penanaman kepala babi di lokasi pembangunan sehingga masjid tidak bisa dibangun. Masyarakat akhirnya melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian.

Menurut Taufik, akibat peristiwa itu sempat muncul ketegangan. Karena itu, kata Taufik, diadakan pertemuan dengan kelompok Muslim di Bitung, serta Kapolda dan Gubernur Sulut di Manado.

“Ketegangan ini sudah cukup lama berlangsung di daerah Bitung. Mungkin karena situasi negara yang sedang mengalami hal seperti ini di Papua, jadi tensinya agak sedikit naik. Tapi, sejak kemarin sampai hari ini situasi sudah kondusif. Sudah ada upaya dari pihak pemerintah dan masyarakat untuk meredam,” tegas Taufik.(rz/ROL)

12.7.15

PBB Cemaskan Nasib Muslim Uighur yang Dikembalikan ke Cina

Eramuslim.com – PBB mengkhawatirkan nasib lebih 100 Muslim Uighur yang dideportasi Thailand ke Tiongkok, dan menyeru Beijing untuk memastikan keselamatan mereka.

Rupert Colville, dari Komisi Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (UNHRC), dalam konferensi pers di Jenewa mengatakan prihatin atas masa depan 109 — termasuk 20 Muslimah Uighur — yang dipaksa kembali ke Tiongkok oleh pemerintah Thailand.

Kami menyeru pemerintah Tiongkok memastikan mereka diperlakukan layaknya manusia,” ujar Colville.

Sebanyak 109 Muslim Uighur itu adalah bagian dari 350 yang ditahan di berbagai fasilitas penahanan imigrasi Thailand sejak 2014.

Mereka ditangkap ketika mencoba melakukan perjalanan ke Turki. Ankara membuka pintu untuk mereka, tapi hanya 172 yang diijinkan mencapai Turki pada akhir Juni 2015.

Kuat dugaan Beijing akan membantai, atau setidaknya mengintimidasi, mereka habis-habisan karena mencoba lari dari penindasan di Tiongkok.

Saat ini sekitar 60 orang masih berada di tahanan imigrasi di Thailand, dengan nasib belum jelas. Beijing menghendaki mereka juga dipulangkan. Turki berusaha mendapatkan mereka.

Kami juga mendesak Thailand memantau kepulangan mereka ke Tiongkok, untuk memastikan semua diperlakukan sesuai standar hak asasi manusia internasional,” kata Colville.

Populasi Muslim Uighur di Turkestan Timur mencapai 45 persen. Beijing berusaha mendepopulasi mereka, dengan mengerahkan pemukim dari Suku Han.

Beijing juga menindas mereka secara budaya dan agama, dengan melarang Muslim Uighur berpuasa saat ramadan, mengenakan janggut, dan berpakaian seperti Muslim.(rz)

24.6.15

Sri Bintang Pamungkas: Jokowi Bagian dari Rekayasa Cina Jajah Indonesia

Eramuslim.com – Pengamat politik Sri Bintang Pamungkas menengarai ada indikasi penguasaan etnis Cina dalam agenda pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) serentak di Indonesia.

Sri Bintang Pamungkas yang masih aktif menjadi dosen Universitas Indonesia (UI) ini menilai agenda pilkada serentak telah disusupi oleh calon-calon kepala daerah asal etnis Cina. Lantaran penyelenggaraannya akan bersifat serentak di seluruh Indonesia, Sri Bintang bilang, akan sulit untuk dikoreksi.

Masyarakat sekarang ini tidak menyadari bahwa kelompok ini (Cina) mau melakukan rekayasa seperti itu (penguasaan politik),” ia memaparkan, “Jokowi adalah bagian dari rekayasa ini, bahkan rekayasa ini sudah muncul sebelum tahun 1965.”

Ia pun menduga bahwa kelompok Cina perantauan di Indonesia terlibat dalam agenda menguasai Indonesia secara politik. “Peristiwa anti-Cina yang pecah di Cirebon melebar ke seluruh Jawa Barat dan Bandung pada Mei tahun 1963 menjadi katalisator balas dendam Cina perantauan terhadap bangsa Indonesia,” sebutnya.

Kata Sri Bintang, Cina perantauan ini memiliki keinginan untuk menguasai Indonesia dan sejak Orde Baru telah diberikan kesempatan oleh Soeharto untuk menguasai ekonomi Indonesia.

Di dunia tidak ada penjajah kecuali kulit putih dan kulit kuning,” tukas Sri Bintang Pamungkas.

Pendiri dan Ketua Partai PUDI (Partai Uni Demokrasi Indonesia) ini menyatakan, Bangsa Indonesia sejak dulu selalu baik terhadap kaum pendatang. “Pada masa sebelum kemerdekaan Indonesia selalu terbuka pada Belanda dan Jepang, namun pada akhirnya kedua bangsa tersebut malah menjadikan Indonesia sebagai bangsa jajahan selama 350 tahun,” kata dia.

Ia menambahkan, penguasaan terhadap Indonesia akan menjadi sangat intensif bila kepala-kepala daerah diisi etnis Cina. “Seperti Singapura, bangsa Melayunya telah tersingkir,” sebutnya.

Dikatakannya, bahkan Wakil Perdana Menteri Cina Liu Yandong sendiri dalam pidatonya di Auditorium FISIP UI, Rabu (27/5) menyatakan akan ada pertukaran 10 juta pemuda dan pemudi Cina ke Indonesia. “Indonesia akan menjadi lahan imigrasi bagi Cina. Ini bukan pertukaran namun imigrasi legal,” imbuhnya menyesalkan.

Muslimah Pribumi Telah "Digoyang" & Dilalaikan!
Ia pun mengecam Pemerintahan Joko-JK yang tidak bisa berbuat apa-apa, meskipun konglomerat Cina di Indonesia enggan membayar pajak sehingga Indonesia seolah-olah terdesak meminjam utang kepada Cina. Padahal, menurut Sri Bintang Pamungkas, uang pinjaman tersebut adalah dana kompensasi bagi 10 juta imigran Cina yang sebagiannya berangsur-angsur sudah mulai berdatangan ke Indonesia.

Lantas ke-mana-kah pribuminya? Bisa jadi, kebanyakan pribumi saat ini malah asyik terus menggosok batu akik dan melupakan jika sebentar lagi mereka akan jadi jongos di negeri sendiri. (rz)

CINAisasi, Naga Gantikan Garuda di Logo HUT Jakarta 488

JAKARTA (voa-islam.com) - Haiyyaaa, logo HUT Jakarta 488 kini tak lagi menggambarkan elang bondol, elang berwarna coklat dan berkepala putih di Kepulauan Seribu, yang oleh Gubernur Ali Sadikin telah ditetapkan sebagai maskot DKI Jakarta.

Kini, di usia Jakarta 488 tahun dibawah pimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kepala naga telah 'sah' dan dilegalkan menggantikan posisi Elang Bondol bahkan Garuda, dalam logo ulang tahun ibukota Jakarta tersebut.

Elang bondol sebelumnya digunakan sebagai simbol Jakarta dan nampak dalam logo angkutan Busway Transjakrta, namun kini Chinaisasi menjadi gamblang dengan disahkannya secara resmi gambar Kepala Naga sebagai logo HUT DKI ke 488 ini.

Lihat saja tanggapan Seknas Boemi Poetera yang juga ikut angkat bicara soal logo yang ditanggapi masyarakat. "Efek kepala naga (logo HUT ke-488 DKI) itu tidak main-main. Mesti segera disikapi, karena menyangkut sejarah dan falsafah bangsa kita," ulas Sekretaris Nasional (Seknas) Serikat Boemi Poetera, Ir. H. Abdullah Rasyid, ME., di Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Seperti diketahui, Pemprov DKI meluncurkan logo yang menunjukkan usia Kota Jakarta saat ini, berikut gambaran dinamika dan visi pembangunannya. Gambar Kepala Naga diposisikan memuncaki logo tersebut sekaligus seakan menggantikan posisi Garuda.

"Ini bukan kebetulan! Kepala Naga memang dipersiapkan untuk mengubur semangat, bahkan falsafah yang diwariskan pendiri bangsa kita," ungkap Rasyid. Untuk itu dia mempertanyakan kesengajaan Pemrov DKI Jakarta menghilangkan simbol Garuda dan mengganti dengan Kepala Naga.

Tokoh muda asal Kota Medan ini pun menegaskan, tidak ada korelasi sama sekali antara "Kepala Naga" dengan Republik Indonesia. Sementara, sebagai ibukota negara, DKI Jakarta merupakan simbol kedaulatan dan wajah bangsa.

"Coba kita renungkan, apa jadinya bila Kepala Naga terus-terusan ditonjolkan di Jakarta? Akan jadi apa Burung Garuda lambang negara kita?" sentak Rasyid bernada tinggi, sembari mengingatkan Ahok bahwa Partai Gerindra -yang mengusungnya dalam Pilkada DKI- juga berlambang Garuda.

Andai pun Ahok berdalih bahwa maskot Jakarta bukanlah Garuda, lanjut Rasyid, tetaplah Kepala Naga tidak pantas menjadi ornamen pada logo dimaksud. Akan lebih tepat bila posisi itu ditempati Elang Bondol, elang berwarna coklat dan berkepala putih di Kepulauan Seribu, yang oleh Gubernur Ali Sadikin telah ditetapkan sebagai maskot DKI.

Lebih jauh Rasyid mengingatkan, logo HUT ke-488 DKI telah menunjukkan siapa sebenarnya sosok Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dia sendiri telah merekam berbagai fenomena yang mengiringi kemunculan Ahok hingga menjadi pengendali Ibukota.

"Sejak dirinya berproses menjadi Bupati Belitung, hingga sekarang Gubernur DKI, ada sebuah sistem dengan kekuatan yang tidak alamiah ikut menopangnya. Mudah-mudahan kita semua segera tersadar dan terus merapatkan barisan," tukas Rasyid. [ris/rojul/teropongsenayan]