Showing posts with label Lain-lain. Show all posts
Showing posts with label Lain-lain. Show all posts

21.11.15

Denmark Research Institute: Manusia Lebih Bahagia & Nyaman Tanpa Adanya Facebook & Jejaring Sosial

Eramuslim – Sebuah studi yang baru-baru ini dilakukan oleh Denmark Research Institute menunjukan bahwa manusia moderen saat ini akan lebih bahagia tanpa menggunakan Facebook ataupun jejaring sosial (medsos) lainnya.

Dalam penelitiannya terhadap 1.095 responden, Denmark Research Institute meminta setengah dari mereka untuk tidak menggunakan jejaring sosial Facebook selama sepekan. Sedangkan sisanya diperbolehkan menggunakannya seperti biasa.

Setelah tujuh hari berlalu, tim peneliti menemukan bahwa mereka yang tidak menggunakan Facebook menjalin hidup lebih nyaman, seimbang dan terfokus daripada mereka yang terus menggunakan situs ini, seperti dilansir kantor berita Jerman dalam terbitannya hari Sabtu (07/11) kemarin.

Perlu diketahui bahwa pengguna aktif situs Facebook hingga kuartal ketiga ditahun 2015 ini mencaai 1,55 miliar pengguna, naik 14% dibandingkan periode yang sama ditahun lalu. Dengan kunjungan mencapai 1 miliar pengguna setiap harinya, dengan 894 juta diantaranya menggunakan smartphone dan tablet. (Anatolia/Ram)


Tanpa Medsos & Siaran TV, Kehidupan Menjadi Jauh Lebih Baik dan Fokus

Eramuslim.com – Nyaris semua orang di negeri ini memiliki akun aktif di media sosial, apakah itu Facebook (FB), Instagram, Twitter, Blogger dan sebagainya. Banyak penelitian mengatakan jika media sosial merupakan “panggung” maya bagi sebagian orang untuk menampilkan aktivitas dan kehidupan mereka pada dunia.

Kebahagiaan dan kesuksesan, dua hal yang paling sering terlihat di media sosial, baik dalam bentuk foto maupun kalimat berupa status. Namun, tahukah Anda kebahagiaan itu lebih dari sejauh mata memandang. Artinya, apa yang terlihat tak selalu merefleksikan kondisi yang sesungguhnya.

Sebuah survei bahkan pernah melaporkan, banyak pemilik akun Facebook mengaku, mereka mengemas kehidupan yang dipertontonkan di media sosial dengan banyak kebohongan. Tujuannya, supaya orang lain mengakui dan merasa cemburu dengan pencapaian mereka.

“Media sosial adalah media yang tanpa henti mengalirkan informasi soal kehidupan hasil editan. Alhasil, persepsi kita pada kehidupan terdistorsi,” terang Happiness Research Institute.

Happiness Research Institute baru-baru ini mengampanyekan hidup tanpa terhubung dengan media sosial. Lalu, mereka menyurvei lebih kurang 1.085 orang yang tidak terkoneksi dengan media sosial untuk sementara waktu.

Hasilnya, sebagian besar dari mereka mengaku lebih bahagia dan hidup terasa jauh lebih baik. Sebanyak 88 persen responden mengaku hidup lebih bahagia tanpa media sosial.

Sementara itu, 44 persen responden merasa resah saat kali pertama tidak bermain Facebook. Lalu, 54 persen lainnya menyatakan hidup lebih indah tanpa melihat drama dan aktivitas orang lain di media sosial.

Penulis sendiri pernah melakukan riset selama satu tahun hidup tanpa siaran televisi di rumah. Hasilnya sungguh menakjubkan, anak-anak menjadi lebih suka membaca buku, pikiran seisi rumah menjadi lebih jernih, fokus pada masalah-masalah yang sungguh-sungguh penting, dan kehidupan keluarga menjadi lebih indah. Sampai sekarang, teve di rumah jarang sekali hidup. Jika pun hidup hanya untuk menonton siaran yang benar-benar penting, atau film-film–baik film dokumentasi atau film komersial, yang memang menunjang profesi penulis saat ini.

Demikian pula dengan media sosial. Tanpa medsos, hidup menjadi jauh lebih tenang dan indah. Lihatlah, orang-orang beradab akan lebih dekat kepada habit membaca buku daripada mengutak-atik medos di ponsel ketika berada di mana saja. Berani coba? (rz)

15.11.15

Riset Universitas Inggris: Orang Cina Lebih Gemar Berbohong

KW identik dengan tipu2, dusta, bohong... tergantung?
Eramuslim.com – Sebuah studi yang digelar oleh University of East Anglia, Inggris menemukan bahwa kejujuran orang berbeda di setiap negara. Mereka menemukan bahwa warga Inggris adalah yang paling jujur di dunia, sementara orang Cina adalah yang paling gemar berbohong.

Studi yang diuraikan dalam konferensi London Experimental Workshop di London, Inggris pada 16 November kemarin itu digelar dengan melibatkan 1.500 responden dari 15 negara, yang mewakili seluruh kawasan di dunia.

Negara-negara itu adalah Brasil, Cina, Yunani, Jepang, Rusia, Swiss, Turki, Amerika Serikat, Argentina, Denmark, Inggris, India, Portugal, Afrika Selatan, dan Korea Selatan.

Studi itu sendiri digelar dengan melakukan dua eksperimen online. Dalam eksperimen pertama, para peserta diminta untuk mengundi koin dan memberitahukan gambar kepala atau ekor yang muncul. Sebelumnya mereka telah diberitahu bahwa jika gambar kepala yang muncul, maka mereka akan mendapatkan imbalan sebesar 3 sampai 5 dolar AS.

Nah, jika di satu negara ada lebih dari 50 persen yang melaporkan bahwa koin yang diundi menunjukkan gambar kepala, maka itu adalah indikasi mereka berbohong.

Dalam eksperimen kedua, para responden diminta bermain kuis tentang musik. Jika benar mereka juga akan mendapat hadiah berupa uang, tetapi syaratnya mereka tak boleh mencari jawabannya di internet. Adapun pertanyaan yang diberikan sangat sukar, sehingga para responden akan cenderung menggunakan di internet untuk menemukan jawaban yang tepat.

Hasil dua eksperimen itu, kata peneliti David Hugh-Jones, menunjukkan bahwa di semua negara ada kecenderungan untuk berbohong, tetapi tingkatnya bervariasi. (ts/pm)

20.10.15

Misteri Syekh Siti Jenar

Siapa Syekh Siti Jenar?

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Asal muasal Syekh Siti Jenar sebenarnya tidak jelas, apakah berasal dari Persia atau asli Jawa. (Ajaran dan Jalan Kematian Syekh Siti Jenar, Dr. Munir Mulkhan, hlm. 61). Namun, ajarannya cukup memberi pengaruh besar kepada masyarakat Indonesia hingga sekarang terutama di pulau Jawa.

Syekh Siti Jenar termasuk anggota Walisongo yang hadir pada pertemuan pertama yang diselenggarakan oleh Sunan Giri, ketua Walisongo yang baru sebagai pengganti Sunan Ampel. Di dalam pertemuan itu, dibicarakan tentang permikiran Syekh Siti Jenar yang berkaitan dengan ma’rifat. Ternyata diketahui bahwa Siti Jenar punya pandangan "menyimpang" di dalam beragama. Akibatnya, tokoh ini dikeluarkan dari keanggotaan Walisongo, bahkan akhirnya dijatuhi hukuman mati.

Hukuman ditetapkan setelah Sultan Demak dan Walisongo memberi peringatan berkali-kali tentang ajarannya yang merusak aqidah umat Islam, yang baru saja dengan susah payah ditegakkan Maulana Malik Ibrahim, di Jawa pada 1404 M. Namun, alasan ini belum dianggap kuat maka hukuman mati Siti Jenar baru diambil setelah Adipati Pengging, Ki Ageng Kebo Kenongo dihukum mati karena memberontak kepada kekuasaan Demak Bintoro, ditambah murid-murid Syekh Siti Jenar yang berbuat onar karena putus asa dengan kegagalan Adipati Pengging tersebut. Kebo Kenongo adalah harapan terakhir bagi pengikut Hindu Budha-Animisme untuk mempertahankan ideologi mereka menghadapi pengaruh dakwah Islam. (Misteri Syekh SIti Jenar, Prof. Dr. Hasanu Simon, hlm. 427)

SITI JENAR KIBLAT KAUM ZINDIQ INDONESIA

Sikap frustasi para murid Syekh Siti Jenar dimanifestasikan ke dalam bentuk ajaran Syekh Siti Jenar yang aneh. Mereka berkeyakinan bahwa manusia hidup di dunia ini sebenarnya dalam keadaan mati. Maka manusia yang lalu lalang di muka bumi merupakan mayat-mayat yang gentayangan. Sosok Siti Jenar telah menjadi komoditas kaum Zindiq Indonesia untuk mengekspresikan kesesatan mereka, maka warna ajaran Siti Jenar sangat tegantung pada pemikiran masing-masing orang yang menulis tentang Siti Jenar.

Ambil contoh, Achmad Chodjim dalam bukunya Sykeh Siti Jenar menggambarkan Syekh Siti Jenar sebagai sosok liberal yang tidak percaya terhadap agama dan kitab suci. Pada halaman 34, penulis berkata, ”Syekh Siti Jenar bukanlah seorang teolog. Dia seorang praktisi! Agama baginya bukan teori yang harus dihafal. Agama adalah sebuah jalan yang harus dilalui. Dia tidak mengambil pusing dengan nama agama. Walaupun agama sedang disandangnya Islam. Tetapi, kenyataan hidup, keberadaan diri dan jiwa, itulah yang menjadi kesadaran Siti Jenar dalam hidupnya di dunia ini. Siti Jenar menyadari sepenuhnya, bahwa hidup di dunia ini ada di alam kematian. Karena kita sebagai bangkai kita tidak mampu berkomunikasi dengan Tuhan.” (Lihat buku Syekh Siti Jenar karya Achmad Chodjim, hlm.34)

Dalam bahasa Jawa dikenal dengan keyakinan “Manunggal-ing kawulo Gusti” yang berarti dzat Allah menyatu dengan hamba-Nya, seperti keyakinan yang dikembangkan al-Hallaj dan Ibnu Arabi yang akhirnya dihukum pancung berdasarkan fatwa para ulama.

Ajaran Syekh Siti Jenar memang sangat kental dengan nuansa tasawuf wihdatul wujud (Manunggal-ing kawulo Gusti), wihdatul Adyan (penyatuan agama-agama) dan kebatinan kejawen serta sangat kental dengan ajaran zindiq. Demikian itu tampak di dalam beberapa ungkapan yang diturunkan Achamad Chodjim dalam bukunya, Syekh Siti Jenar (hlm. 34), yang antara lain:
  • “Manusia yang hakiki adalah wujud hak, kemandirian dan kodrat. Berdiri dengan sendirinya. Sukma menjelma sebagai hamba. Hamba menjelma pada sukma. Napas Sirna menuju ketiadaan. Badan kembali sebagai tanah.”(Pupuh II:2)
  • “Adanya Allah karena zikir. Zikir membuat lenyap Dzat, Sifat, Asma dan Af’al yang Mahatahu. Digulung menjadi ‘Anataya’ dan rasa dalam diri. Dia itu saya! Timbul pikiran menjadi dzat yang mulia.”(Pupuh II:3)
  • “Dalam jagat besar dan kecil, di mana pun sama saja. Hanya manusia yang ada. Ki Pengging berani menghirkan tekad bahwa Allah yang dirasakan dalam zikir itu semu, keberadaan palsu. Keberadaan semacam ini karena nama.” (Pupuh II:4)
  • “Manusia sejati itu, mempunyai sifat dua puluh. Dalam hal ini agama Budha dan Islam sudah campur. Satu wujud dua nama. Kesukaran tiada lagi. Ki Pengging sudah memahami (ajaran Siti Jenar).” (Pupuh II:5) 
SITI JENAR ANTI AGAMA

Ajaran Siti Jenar menolak semua ajaran agama yang berbau Arab. Ajaran tersebut tidak menganggap kitab suci sebagai sumber ilmu agama, dan menghina segala bentuk ibadah praktis. Seperti yang ditegaskan Munir Mulkhan dalam bukunya, Ajaran dan jalan Kematian Syekh Siti Jenar , “Syekh Siti Jenar berpendapat bahwa ketika syahadat, shalat, dan puasa itu tidak diinginkan, maka hal itu bukanlah sesuatu yang perlu dilakukan. Demikian pula halnya dengan zakat dan haji, semuanya dipandang sebagai omong kosong, sebagai kedurjanaan budi dan penipuan terhadap sesama manusia.” (Ajaran dan Jalan Kematian Syekh Siti Jenar, Dr. Munir Mulkhan, hlm. 66)

Siti Jenar juga membuat alasan yang sangat aneh, bahwa menurut pandangan Jawa, pelaksanaan shalat lima waktu itu bukan shalat yang sebenarnya. Dan kalau toh tetap disebut shalat, maka pelaksanaan shalat yang tampak lahiriyah ini hanyalah hiasan dari shalat yang Daim. Dalam pemahaman Jawa. Shalat Daim adalah shalat yang ditegakkan secara terus-menerus tidak pernah putus. Baik ketika berjaga maupun ketika tidur. (Syekh Siti Jenar, Achmad Chodjim, hlm. 203)

Menurut Syekh Siti Jenar, hanya orang-orang yang dungu dan tidak tahu saja yang menuruti aulia atau wali, hanya karena mereka diberi harapan surga kelak di kemudian hari. Siti Jenar justru tak pernah menuruti perintah budi, bersujud-sujud di masjid mengenakan jubah dengan harapan memperoleh sejumlah pahala yang akan diterima nanti. Ketaatan seseorang juga bukan karena dahi dan kepalan tangannya sudah menjadi tebal. (Ajaran dan Jalan Kematian Syekh Siti Jenar, hlm. 66)

Bahkan ajaran Syekh Siti Jenar menolak mentah-mentah kiab suci sebagai sumber ilmu, seperti kepercayaan yang menyebar di kalangan Sufi ekstrem. Sebab, menurut Siti Jenar, ilmu tidak dapat dicapai hanya dengan membaca buku-buku, membaca kitab suci. Mendengarkan petuah kyai atau wali. Orang yang berilmu berarti mampu mengetahui kahanan, kenyataan, yang bebas dan pancaindra, mampu melihat tanpa mata, mengengar tanpa telinga, membau tanpa hidung, merasa tanpa meraba, dan menikmati tanpa mengecap?

Walaupun latar belakang kehidupan Syekh Siti Jenar tidak jelas, beberapa dokumen yang menjelaskan ajaran Syekh Siti Jenar sangat banyak menunjukkan sikap zindiq-nya. Di samping dengan Dzikir Ojrat Ripangi dan matra-matra Lebe Lonthang yang menimbulkan kesesatan, dia pernah menyuruh membakar masjid dan mengingkari syari’at Islam. Syekh Siti Jenar mengatakan bahwa al-Qur’an merupakan pegangan hidupnya, tetapi secara kontras dia mengingkari hukumanya dan menganalisa kandungannya menurut pemahaman wihdatul wujud dan hawa nafsu zindiqnya.

AJARAN SITI JENAR DIDOMINASI KAUM ABANGAN

Warna Islam pedalaman yang sinkretis hasil rekayasa Sunan Kalijogo, yang berbeda dengan warna Islam di daerah pesisir murni, dimanfaatkan kaum zindiq untuk merusak Islam.

Mereka berpura-pura masuk Islam, namun banyak ajaran agama yang diselewengkan. Dan mereka terpecah menjadi tiga kelompok:
  1. Kelompok yang tidak menerima Islam secara kaffah (menyeluruh) karena menurut mereka agama lama juga tidak kalah baiknya. Bahkan sebagian mereka membesar-besarkan peranan Sunan Kalijogo adalah guru mistik terbesar yang pernah ada di Jawa dan sebagai tokoh dalam perkembangan Islam di Indonesia, khususnya Jawa. Kelompok ini tidak ragu menggunakan do’a berbahasa Jawa seperti yang dicontohkan Sunan Kalijogo dengan Mantra Betuah dan Kidung Rumekso Ingweya yang sangat memikat hati. Dari sinilah tumbuhnya aliran kebatinan atau kejawen yang kemudian menjamur sejak akhri abad ke-19.
  2. Kelompok yang tidak mau menerima Islam tetapi tidak berani menentang secara terang-terangan, lalu bersikap zindiq. Kelompok kedua ini masih melanjutkan upaya seperti yang dilakukan Syekh Siti Jenar pada masa hidupnya. Namaun, sepnjang abad ke-17, mereka belum berani berbuat seperti gurunya karena khawatir akan mengalami nasib yang sama, karena pemerintah Islam Mataram masih sangat kuat.
  3. Kelompok yang tetap tidak mau menerima Islam dan tetap bertahan dengan agama apa saja selain Islam. (Misteri Syekh Siti Jenar, Prof. Dr. Hasanu Simon, hlm. 427-428)
Demikianlah gambaran sekilas tentang pemikiran Syekh Siti Jenar yang membawa paham berbahaya Wihdatul Wujud. Maka sungguh mengherenkan jika pada zaman sekarang pemikiran berbahaya tersebut dibela dan dibenarkan.

Semoga Allah Ta’ala menampakkan al-Haq kepada kita dan menjadikan kita tegar di atasnya.

Ustad Zainal Abidin bin Syamsuddin, Lc.

2.10.15

Ekstremis Hindu Bunuh Muslim India Gara-gara Dituduh Makan Daging Sapi

Eramuslim.com – Sapi adalah hewan yang disucikan pemeluk Hindu. Bahkan kotoran sapi pun harus dibersihkan dan disingkirkan dengan penuh rasa hormat. Bahkan bagi yang ekstrem, sapi dianggap lebih berharga ketimbang nyawa manusia. Inilah yang terjadi di India Utara, ketika seorang Muslim India menemui ajal akibat dihakimi massa ekstremis Hindu gara-gara dituding memakan daging sapi.

BBC News melaporkan, Rabu (30/9), Mohammad Akhlaq (50 tahun) ditendang dan dipukuli dengan batu hingga tewas oleh ekstremis Hindu warga dari Dadri, Uttar Pradesh, pada Senin (28/9) malam. Putranya yang berusia 22 tahun juga terluka parah dan telah dilarikan ke rumah sakit. Enam orang telah ditangkap terkait insiden ini. Polisi mengatakan, penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui penyebar rumor yang menyatakan Akhlaq menyimpan dan mengkonsumsi daging sapi.

Keluarga Akhlaq mengatakan, mereka tak menyimpan daging sapi melainkan daging kambing di lemari es mereka. Polisi kini mengambil daging tersebut untuk diuji.

Putri Akhlaq, Sajida, mengatakan sekitar 100 orang lebih warga dari desa mendatangi rumahnya. Mereka kemudian menuduh keluarganya menyimpan daging sapi. Massa pun mendobrak pintu dan mulai memukuli ayah dan kakaknya. (rd)

14.9.15

Erdogan: “Muslim yang Pertama Kali Temukan Amerika Bukan Columbus!”


PELAUT Muslim dan bukan ekspedisi yang dipimpin oleh Christopher Columbus yang menemukan Amerika, klaim Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat berbicara di KTT Pemimpin Muslim dari Amerika Latin di Istanbul Sabtu lalu, lapor AFP.

Kontak antara Amerika Latin dengan Islam sudah terjadi sejak abad ke-12. Dan Muslim menemukan benua Amerika pada tahun 1178, bukan Christopher Columbus,” kata Presiden Turki dalam pidatonya yang disiarkan di televisi.

Menurut Erdogan, Muslim menemukan Dunia Baru hampir tiga abad sebelum Columbus melakukannya.

Pelaut Muslim tiba di Amerika pada tahun 1178. Dan dalam catatan Columbus dia menyebutkan adanya sebuah masjid di sebuah bukit di pantai Kuba,” ujar Erdogan.

Sementara itu secara luas banyak pihak yang mengklaim Columbus lah orang pertama yang menginjakkan kakinyadi benua Amerika pada tahun 1492 sewaktu mencari rute baru ke India. Namun faktanya justru umat Islam yang telah tiba di benua Amerika sebelum penjelajah Spanyol.

Dalam satu artikel kontroversial yang diterbitkan pada tahun 1996, sejarawan Youssef Mroueh mengutip catatan harian Columbus yang menjelaskan adanya sebuah bangunan mirip masjid di Kuba.

Namun, beberapa pihak memahami hal itu sebagai metafora sebuah bentuk lanskap.

Erdogan mengatakan bahwa Ankara bahkan siap untuk membangun sebuah masjid di lokasi yang disebutkan oleh Columbus.

Saya ingin berbicara tentang hal itu kepada saudara-saudara saya dari Kuba. Masjid akan kami bangun dengan sempurna di atas bukit yang disebutkan oleh Columbus,” kata pemimpin Turki tersebut.[fq/islampos/alarabiya]


Terkait (WAJIB TAHU!):

10 Penemuan Muslim yang Mengubah Dunia

Hidayatullah.com _ Umat Islam sering bangga dengan berbagai penemuan ilmuwan Barat. Tapi tahukah Anda, banyak penemuan yang menakjubkan termasuk ilmu pengetahuan, teknologi -bahkan makanan- justru ditemukan kaum Muslim.

Kopi

Menurut catatan sejarah, pada tahun 1400-an,
kopi menjadi minuman yang sangat populer diantara
Muslim di Yaman, selatan Semenanjung Arab
Sekitar 1,6 milyar cangkir kopi dikonsumsi di seluruh dunia setiap harinya. Milyaran orang bergantung padanya sebagai bagian dari kesehariannya. Dan ternyata, tidak banyak yang tahu tentang kontribusi Muslim terhadap minuman yang ada di mana-mana ini.

Menurut catatan sejarah, pada tahun 1400-an, kopi menjadi minuman yang sangat populer diantara Muslim di Yaman, selatan Semenanjung Arab. Konon katanya, seorang penggembala (ada yang mengatakan di Yaman, ada yang bilang di Ethiopia) memperhatikan bahwa kambing-kambingnya menjadi sangat enerjik dan lincah saat mereka memakan biji-biji dari sebuah pohon. Dia kemudian mencobanya sendiri, dan menyadari bahwa dirinya juga mendapatkan tambahan enerji.

Seiring berjalannya waktu, tradisi memanggang biji-biji tersebut lantas menyeduhnya dengan air untuk menciptakan minuman yang meski pahit namun bertenaga semakin berkembang, dan lahirlah kopi.

Terlepas dari benar tidaknya cerita tentang penggembala kambing itu, kopi menemukan jalannya dari dataran tinggi Yaman ke seluruh Kekaisaran Ottoman (Khilafah Usmaniyah/Usmani), sebuah kekaisaran Muslim yang berpengaruh pada abad ke-15.

Kedai-kedai khusus menjual kopi mulai bermunculan di seluruh kota Muslim di dunia: Kairo, Istanbul, Damaskus, hingga Baghdad.

Dari daerah Muslim, minuman itu menyebar hingga ke Eropa melalui kota perdagangan Venezia, Italia. Meski pada awalnya dicap sebagai “minuman Muslim” oleh gereja Katolik, kopi akhirnya menjadi bagian dari budaya Eropa. Kedai-kedai kopi di tahun 1600-an adalah tempat para pemikir bertemu dan mendiskusikan isu-isu seperti hak asasi, peran pemerintah, dan demokrasi. Diskusi-diskusi sambil meminum kopi inilah yang akhirnya melahirkan Abad Pencerahan, salah satu pergerakan intelektual paling powerful dalam sejarah modern dunia.

Dari seorang penggembala kambing menuju pembentukan pemikiran politik Eropa melalui lebih dari satu milyar cangkir sehari, penemuan Muslim ini adalah salah satu penemuan paling penting dalam sejarah Manusia.

Aljabar

Sementara banyak anak-anak SMP dan SMA berkutat dengan matematika, dan tidak menghargai pentingnya Aljabar, subyek tersebut adalah salah satu kontribusi Muslim paling penting selama masa kejayaannya hingga sekarang.

Aljabar dikembangkan oleh ilmuwan dan matematikawan hebat, Muhammad ibn Musa al-Khawarizmi, yang hidup antara 780 hingga 850 di Persia dan Iraq.

al-Khawarizmi menjelaskan bagaimana
menggunakan persamaan aljabar dengan
variabel yang tidak diketahui untuk
menyelesaikan masalah-masalah di masyarakat
Dalam bukunya yang monumental, Al-Kitāb al-Mukhtaṣar fī ḥisāb al-jabr wa-l-muqābala (Bahasa Inggris: The Compendious Book on Calculation by Completion and Balancing), beliau menetapkan dasar penting dari persamaan aljabar. Judul bukunya sendiri mengandung kata “al-jabr” yang artinya “completion (penyelesaian)”, darimana kata Latin algebra bersumber?

Di bukunya, al-Khawarizmi menjelaskan bagaimana menggunakan persamaan aljabar dengan variabel yang tidak diketahui untuk menyelesaikan masalah-masalah di masyarakat, seperti perhitungan zakat dan warisan.

Aspek unik dari alasannya menggembangkan aljabar adalah hasratnya untuk menjadikan perhitungan yang ditetapkan oleh hukum Islam (zakat dan warisan, misalnya), lebih mudah di dunia yang saat itu belum ada kalkulator dan komputer.

Buku-buku karangan Al-Khawarizmi diterjemahkan ke dalam Bahasa Latin di Eropa pada tahun 1000-an dan 1100-an, dimana beliau dikenal dengan nama Algoritmi (dan kata Alogaritma didasarkan pada nama dan hasil kerjanya).

Tanpa kerja kerasnya mengembangkan aljabar, aplikasi praktis modern dari matematika, seperti tehnik mesin, tidak akan mungkin dilakukan. Tulisan-tulisannya digunakan sebagai referensi matematika di universitas-universitas Eropa selama beratus-ratus tahun setelah kepergiannya.

Gelar Sarjana

Universitas juga termasuk ke dalam penemuan yang dibuat oleh dunia Muslim. Dalam masa awal sejarah Islam, masjid melakukan peran ganda sebagai sekolah juga. Orang yang mengimami shalat juga mengajar sejumlah murid tentang ilmu-ilmu agama seperti mengaji, fikih, dan hadits. Akan tetapi saat Muslim mulai berkembang, dibutuhkan pula sekolah-sekolah formal, yang disebut madrasah, bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada para murid ini.

Madrasah formal pertama adalah Al-Karaouine
didirikan pada 859 oleh Fatima al-Fihri di Fes, Maroko
Madrasah formal pertama adalah Al-Karaouine, didirikan pada 859 oleh Fatima al-Fihri di Fes, Maroko. Sekolah milik beliau menarik sejumlah ilmuwan-ilmuwan besar di Afrika Utara, serta beberapa murid-murid tercedas milik bangsa. Di Al-Karaouine, murid-murid diajar oleh para guru untuk beberapa tahun dalam berbagai mata pelajaran, mulai dari pelajaran duniawi hingga ilmu agama. Pada akhir masa pendidikan, jika para guru menilai murid mereka memenuhi syarat, mereka akan memberikan sebuah sertifikat yang disebut ijazah, yang mengakui bahwa murid tersebut telah memahami materi-materi yang diberikan dan kini memenuhi syarat untuk mengajarkannya.

KONSEP institusi pendidikan pemberi gelar ini dengan cepat menyebar ke seluruh dunia Muslim. Universitas Al-Azhar berdiri di Kairo pada tahun 970, dan pada tahun 1000-an, kaum Seljuk mendirikan lusinan madrasah di seluruh Timur Tengah. Konsep sebuah institusi yang memberikan sertifikat pencapaian (gelar) menyebar ke Eropa melalui Muslim Spanyol, dimana para murid dari penjuru Eropa berbondong-bondong datang untuk menuntut ilmu. Universitas Bologna di Italia dan Universitas Oxford di Inggris berdiri pada abad ke-11 dan 12, dan meneruskan tradisi Muslim untuk memberikan gelar bagi para murid yang pantas mendapatkannya, dan menggunakannya untuk menilai kualifikasi seseorang dalam subyek tertentu.

Marching Band Militer

Banyak pelajar SMA dan Universitas di Barat yang familier dengan marching band. Kalau di Indonesia, lebih umum disebut drum band. Terdiri atas beberapa ratus musisi, sebuah band berbaris di lapangan dalam sebuah pertandingan olahraga untuk menghibur penonton dan menyemangati pemain. Marching band sekolah ini dikembangkan dari marching band militer selama Abad Mesiu di Eropa yang dibentuk untuk menyemangati prajurit selama perang. Tradisi ini berasal dari band mehter milik kekaisaran Ottoman di tahun 1300-an yang membantu tentara Ottoman (Usmaniyah/Usmani) menjadi salah satu armada paling kuat di dunia.

Band Mehter bertugas untuk memainkan musik yang keras
untuk menakut-nakuti musuh dan menyemangati pasukan
Sebagai bagian dari satuan khusus Janissary di Kekaisaran Ottoman, Band Mehter bertugas untuk memainkan musik yang keras untuk menakut-nakuti musuh dan menyemangati pasukan. Menggunakan drum-drum besar dan simbal yang beradu, suara yang dihasilkan oleh band mehter dapat terdengar bermil-mil jauhnya. Selama masa pendudukan Ottoman di negara-negara Balkan dari abad ke-14 hingga 16, band mehter menemani tentara Ottoman yang ditakuti, yang tampak tak terkalahkan bahkan di hadapan pasukan Eropa yang besar.

Pada akhirnya, kaum Kristiani Eropa menyadari fungsi dari band militer untuk menakut-nakuti musuh. Konon, bahwa setelah pengepungan Wina oleh Ottoman di 1683, tentara Ottoman yang mundur meninggalkan lusinan alat musik, yang dikumpulkan oleh orang Austria, dan dipelajari, lantas mereka manfaatkan. Tentara di seluruh Eropa dengan segera membentuk marching band militernya sendiri, merevolusi cara berperang di Eropa selama berabad-abad.

Kamera

Susah membayangkan dunia tanpa fotografi. Perusahaan-perusahaan beromzet milyaran seperti Instagram dan Canon dibangun berdasarkan ide untuk menangkap cahaya dari sebuah kejadian, menciptakan gambar darinya, dan mereproduksi gambar tersebut. Namun itu semua tidak akan mungkin tanpa penemuan penting dari seorang ilmuwan Muslim pada abad ke-11, Ibnu Al-Haytham, yang mengembangkan dunia peroptikan dan mendeskripsikan bagaimana kamera pertama bekerja.

Tinggal dan bekerja di Kairo pada awal tahun 1000-an, Ibnu Al-Haytham adalah salah satu ilmuwan terhebat sepanjang masa. Untuk meregulasi perkembangan ilmu pengetahuan, beliau mengembangkan metode ilmiah, sebuah proses dasar yang dilakukan semua peneliti ilmiah saat meneliti sesuatu. Saat beliau divonis menjadi tahanan rumah oleh penguasa Fatimid, al-Hakim, beliau memiliki kesempatan untuk mempelajari bagaimana cahaya bekerja.

Penelitiannya sebagian fokus untuk mempelajari bagaimana kamera lubang jarum bekerja. Ibnu Al-Haytham adalah ilmuwan pertama yang menyadari bahwa segaris cahaya dapat masuk dari luar ke dalam sebuah kotak gelap lewat lubang kecil, dan diproyeksikan di dinding belakangnya. Beliau menyadari bahwa semakin kecil lubangnya (aperture-nya), semakin tajam kualitasnya. Hal tersebut menginspirasinya untuk membuat sebuah kamera yang sangat akurat dan tajam saat mengambil sebuah gambar.

Penemuan al-Haytham mengenai kamera dan bagaimana memproyeksikan dan menangkap sebuah gambar mendorong perkembangan kamera modern dengan konsep yang sama. Tanpa penelitiannya tentang bagaimana cahaya bergerak melalui aperture dan diproyeksikan, mekanisme modern di dalam semua kamera tidak akan pernah ada.

Catur

Olahraga ini adalah salah satu permainan tertua di dunia. Begitu tuanya hingga tidak diketahui siapa yang menciptakannya. Berbeda dengan bola basket yang bisa ditelusuri hingga James Naismith pada 1891, catur memiliki sejarah panjang, hingga berbagai negara mengklaim menciptakan permainan yang resmi dikategorikan sebagai olahraga pada 1999 ini.

Pada sebuah puisi Persia bertanggal tahun 600 masehi, permainan ini datang ke Persia dari India. Dahulu bernama Chaturaga (artinya seperti yang anda duga, yaitu empat badan atau empat bagian), bidak-bidaknya terdiri atas lima prajurit, tiga prajurit berkuda, satu kereta, dan satu gajah. Meski berasal dari India, bangsa Persia-lah yang menyempurnakan permainan catur modern seperti yang kita ketahui sekarang. Mereka menambahkan raja, fazin (penasehat), kuda, serta mengganti prajurit menjadi pion. Bahkan beberapa istilah catur modern berasal dari istilah yang digunakan pada catur Persia.

Kebanyakan istilah catur di Indonesia dan Bahasa Inggris-nya berbeda, kemungkinan besar karena dunia barat mengadaptasi istilah tersebut, sementara Indonesia menerjemahkannya secara literal. Skak mat (Inggris: Checkmate) berasal dari kalimat ‘Shah mat’ yang berarti “Pemimpin telah tamat”, karena pemimpin Persia dipanggil Shah atau Syekh. Rook, atau disebut Benteng di Indonesia, berasal dari kata ‘rukh’, yang berarti kereta. Namun ada pula yang menyebut bidak tersebut mendapat namanya dari Roc, burung dalam cerita mitologi Persia.

Queen, meski berarti ratu, namun di dalam istilah catur adalah Menteri, adalah pion penasihat dalam percaturan Persia kuno. Bidak Gajah memiliki cerita menarik mengapa bidak tersebut bernama “Bishop” dan bukanlah “Elephant.” Saat permainan ini mulai menyebar ke Eropa lewat Spanyol yang saat itu berada dalam kekuasaan Islam, orang Eropa tidak mengerti apa itu gajah, karena di Eropa saat itu tidak ada gajah. Namanya menjadi Bishop, atau uskup, karena bentuk bidaknya mirip dengan topi uskup.

Sebuah kisah menarik dituturkan oleh Stewart Gordon, pengarang The Game of Kings (Permainan Para Raja). Pada 1509, Diego Lopez, pelaut asal Portugal, sedang melakukan ekspedisi ke Malaka dan beristirahat sambil main catur. Seorang Jawa datang mendekatinya dan mengenali permainan Lopez. Meski harus berkomunikasi lewat penterjemah, namun dua orang yang tempat asalnya adalah dua benua berbeda dapat memainkan permainan yang sama menunjukkan betapa luasnya persebaran permainan ini, jauh sebelum adanya internet.

Pesawat Terbang

Abu Firnas penemu pesawat terbang pertama di dunia
Lupakan debat mengenai apakah Orville atau Wilbur dari Wright Bersaudara yang menerbangkan pesawat mereka pertama kali di Kitty Hawk, Carolina Utara, AS. Jauh sebelum mereka lahir, bahkan sebelum Leonardo Da Vinci membuat sketsa mesin terbang, seorang pria telah berhasil menjadi pilot pertama di dunia pada 875 Masehi di Qutuba Al-Andalus (sekarang Kordoba), Spanyol. Beliau adalah Abbas Ibn Firnas. Pria itu sendiri terilhami oleh penemuan pria lain, Armen Firman.

Armen memang bukan penemu, lebih seperti pesulap karena dirinya mencari makan dengan melakukan atraksi pertunjukan, namun dirinya gemar mengamati lingkungan sekitarnya. Dengan pengetahuan seadanya, pada 852 Masehi Armen membuat sebuah baju yang terdiri atas tongkat kayu dibalut kain sutra. Armen kemudian memanjat menara Masjid Besar Kordoba, kemudian melompat. Memang dia tidak terbang horizontal, melainkan terjun ke darat. Namun Armen masih hidup dan hanya cedera karena baju ciptaannya tersebut memperlambat jatuhnya. Bisa jadi ini adalah base jump dan parasut pertama di dunia. Meski tindakan tersebut tidak didasari oleh studi sains, idenya mengenai ‘sayap’ tersebut menginspirasi salah satu penontonnya, Ibn Firnas, untuk kemudian mempelajari ilmu penerbangan di antara ilmu-ilmu lain yang dipelajarinya.

Sekitar dua puluh tahun kemudian, Ibn Firnas merakit sebuah mesin terbang dari kayu, kain sutra, bahkan menempelkan bulu burung di sayapnya tersebut. Pria yang saat itu telah berusia 70 tahun pergi ke bukit Jabal Al-‘Arus untuk menguji sayap ciptaannya. Hari itu, Ibn Firnas berhasil menjadi pilot pertama di dunia, dan manusia pertama yang dapat terbang. Penerbangannya pun berlangsung lebih dari satu-dua detik. Dirinya melayang-layang selama beberapa menit sebelum mendekati daratan lagi. Saat itulah, beliau menyadari kesalahannya: beliau hanya memperhitungkan bagaimana caranya lepas landas, tanpa memperhitungkan caranya mendarat mulus. Ibn Firnas mendarat dengan kecepatan tinggi dan membuatnya cedera berat.

Meski mungkin beberapa tulangnya patah, beliau masih hidup sampai 12 tahun kemudian, dimana dirinya menyadari dimana kesalahan sayap tersebut. Burung menggunakan ekornya untuk memperlambat laju terbangnya. Sayap ciptaannya tidak dilengkapi ekor yang berfungsi seperti rem. Meski begitu, upayanya ini mengilhami penemuan-penemuan selanjutnya yang mengantarkan manusia ke angkasa. Atas dedikasinya, sebuah kawah di Bulan dinamai seperti namanya, Abbas Ibn Firnas.

Sikat Gigi

Proses pembersihan gigi sesungguhnya sudah ada di Mesir dan Babilonia sejak 3000 SM, dimana mereka menggunakan serabut ranting pohon. Begitu pula pasta gigi, dimana bangsa Mesir menggunakan kuku sapi, abu, dan kulit telur yang dibakar kemudian dicampur batu apung. Di Yunani kuno, tulang yang ditumbuk dan kulit kerang adalah bahan pasta gigi mereka. Namun tentu bahan-bahan tersebut tidak higienis.

Nabi Muhammad mempopulerkan sikat gigi sekaligus pasta gigi pertama, yaitu kayu siwak pada tahun 600-an.

Muslimheritage.com mencatat bahwa saat baru datang dari berpergian, Nabi membersihkan giginya dengan siwak. Begitu pula saat bangun tidur untuk sholat malam.

Siwak mengandung silikon, Vitamin C, salvadorine, dan trimethylamine. Siwak juga mengandung fluorine dua kali lebih banyak dari pasta gigi biasa. Batangnya sendiri memiliki antibiotik yang mencegah bakteri tumbuh dan mencegah plak.

Rumah Sakit

Tradisi merawat mereka yang sakit di sebuah tempat khusus memang datang dari agama Kristiani yang pada abad ke-6 memberikan ruangan khusus di biara mereka untuk orang-orang sakit. Namun di masa kejayaan Islam, praktek ini berlangsung dalam kondisi yang lebih professional, modern, dan tidak pandang bulu.

Apapun status orang tersebut, kaya ataupun miskin, laki-laki ataupun perempuan, militer maupun sipil, Muslim maupun non-Muslim, semua berhak dirawat di rumah sakit milik Muslim. Selain itu, Rumah Sakit Islam berfungsi sebagai Universitas Kedokteran dengan memberikan tempat bagi para peneliti bidang kedokteran untuk belajar dan bereksperimen.

Rumah Sakit Islam pertama berbentuk sebagai rumah khusus bagi penderita penyakit-penyakit tertentu di Damaskus yang didirikan di masa pemerintahan Khalifah Al-Walid I di abad ke-7. Di Mesir, rumah sakit pertama didirikan pada 872 oleh Gubernur Mesir Ahmad ibn Tulun yang mendirikan rumah sakit gratis yang termasuk di dalamnya perawatan gangguan jiwa, menjadikannya rumah sakit dengan bangsal gangguan jiwa pertama di dunia.

Namun Rumah Sakit modern pertama ada pada abad ke-9. Didirikan di Baghdad pada masa pemerintahan Harun Al-Rasyid. Ar-Razi adalah orang yang memilih lokasi rumah sakit tersebut dengan cara menggantung sejumlah daging mentah di seluruh Baghdad. Di lokasi dimana dagingnya paling tidak busuk, di sanalah Ar-Razi meminta agar didirikan rumah sakit, karena lokasi itu dinilai paling sehat. Rumah sakit ini memiliki apa yang dapat anda temukan di rumah sakit sekarang: ruang operasi, klinik rawat jalan, bangsal kejiwaan, ruang pemulihan, bahkan panti jompo. Rumah sakit ini bahkan menggratiskan pengobatan bagi mereka yang tidak mampu.

Musik

Sejarah musik ternyata tidak bisa lepas dari sejarah literatur. Musik berasal dari puisi yang dibacakan oleh para penyair di Arab. Puisi-puisi yang menceritakan kehidupan penyair tersebut atau kehidupan sukunya dengan panjang berbait-bait disebut qasidah. Dan pada masa Bani Umayyah, qasidah tersebut mulai diiringi oleh alat musik dan dibawakan oleh para perempuan. Beberapa alat musik sendiri berasal dari bangsa Timur Tengah. Biola berasal Italia, dengan beberapa keluarga seperti Stardivari dan Amati telah membuatnya selama bergenerasi-generasi. Namun rupanya biola adalah hasil adaptasi dari alat musik tradisional Afghanistan, Rubab. Ada pula alat musik lute dari Arab, yang mirip rubab namun berukuran besar. Cara memainkannya dengan dipetik, dan alat ini menjadi cikal bakal gitar. Meski alat-alat musik ini muncul sebelum masa kejayaan Islam, namun berkat adanya golden era tersebut, alat-alat musik tersebut dapat menyebar ke Eropa. */Tika Af’ida dari berbagai sumber!


Terkait (WAJIB TAHU!):

9.9.15

Amerika yang Menanam Bom, Eropa yang Memanen Aliran Pengungsi dan Imigran

Eramuslim – Sebuah lembaga peneliti asal Kanada menyatakan bahwa derasnya arus pengungsi yang kini membanjiri negara-negara Eropa disebabkan oleh ambisi perang yang dilancarkan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Dalam laporan pengamata Global Research yang diterbitkan pada akhir pekan kemarin menyatakan, “Dahulu ditahun 2011 perang AS di Libya untuk menggulingkan Muammar Gaddafi telah mengakibatkan masuknya gelombang pengungsi asal Libya ke negara-negara Eropa. Dan kini hal itu terulang kembali di Suriah.”

Global Research melanjutkan, “Tidak hanya di Timur Tengah, dukungan AS terhadap operasi militer pemerintah Ukraina untuk memerangi kelompok teroris pro-Rusia juga menyebabkan perpindahan warga Ukraina ke Eropa.”

Menurut lembaga pemantau peta politik di dunia internasional menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak pernah belajar dari kegagalan 9700 serangan udara di Libya pada tahun 2011 lalu, yang kini menjadikan Libya sebagai negara gagal di kawasan utara Afrika. (Rassd/Ram)


Uni Eropa Menjadi Rumah Masa Depan Bagi Bangsa Arab dan Muslim?

BRUSSEL (voa-islam.com) - Tak pernah terpikirkan oleh siapapun, Uni Eropa yang begitu menggelegak phobia terhadap Islam, bahkan media-media sayap kanan, sangat rasis dan terus mengkapanyekan sikap phobia, tiba-tiba sekarang Uni Eropa, dan para pemiimpin dan rakyatnya bisa menerima ratusan ribu pengungsi dari Arab, terutama Suriah.

Tak kedengaran lagi suara-suara negatif dan menentang terhadap kehadiran para imigran dari pengunsi Arab, yang sekarang ini membanjiiri Uni Eropa. Semua mengucapkan 'welcome' dengan penuh rasa kemanusiaan. Begitu Uni Eropa. Tak kurang Perdana Menteri Jerman Angela Merkel yang menjadi pahlawan bagi para pengungsi, dan bersedia menampung ratusan ribu para pengungsi. Sungguh sangat luar biasa.

Presiden Komisi Eropa, Jean Claude Juncker, mengatakan Uni Eropa menghadapi tantangan berat dengan kedatangan para pengungsi.

Dalam pidato di depan para anggota Parlemen Eropa, hari Rabu (09/09), Juncker mendesak negara-negara anggota untuk menerima kenyataan bahwa Eropa dipandang sebaga tempat perlindungan yang aman sekaligus sebagai simbol harapan bagi para pengungsi.

Ia mengusulkan agar tambahan 160.000 pencari suaka ditempatkan di seluruh negara anggota Uni Eropa dengan sistem kuota mengikat.

Sebelumnya mengemuka usul pembagian penempatan pengungsi ke negara anggota yang kemudian ditentang sejumlah negara.

Proposal Juncker menurut rencana akan dibahas oleh para menteri Uni Eropa hari Senin (14/09).

Menanggapi seruan presiden Komisi Eropa, Kanselir Jerman, Angela Merkel, menegaskan negara-negara anggota Uni Eropa mestinya langsung menyepakati kuota mengikat tanpa membatasi jumlah pengungsi yang akan diambil.

Sikap AustraliaDengan kata lain Merkel mengatakan usul Juncker adalah permintaan minimum dan Uni Eropa harus menerima lebih banyak pengungsi.

Sementara itu Perdana Menteri Republik Ceko, Bohuslav Sobotka, mengatakan Uni Eropa tidak harus memfokuskan diri pada rencana-rencana baru, tapi menerapkan saja perjanjian di masa lalu soal pengungsi dan pencari suaka.

Dalam perkembangan terkait, pemerintah Australia mengatakan akan menampung tambahan 12.000 pengungsi dari Suriah dan Irak.

Perdana Menteri Tony Abbott mengatakan kelompok minoritas yang mengalami penindasan, yang saat ini mencari perlindungan di Lebanon, Yordania, dan Turki, akan mendapatkan prioritas.

Para pengungsi ini akan diterima dan menetap di Australia mulai akhir tahun


Robert Fisk: Serangan "Teror" di Barat Adalah Akibat Zalimnya Mereka di Dunia Arab

Eramuslim – Penulis sekaligus peneliti urusan Timur Tengah asal Inggris, Robert Fisk, menyatakan bahwa serangan teror yang terjadi di Eropa dalam kurun waktu 1 tahun ini adalah akibat dari kedzholiman Barat terhadap Timur Tengah.

Pernyataan ini dituliskan Fisk dalam artikel terbitannya di surat kabar The Independent Inggris pada hari Minggu (22/11) kemarin.

Apa yang terjadi di Eropa saat ini adalah akibat kebodohan Barat dan penolakan mereka untuk memahami ketidakadilan yang dilakukan di Timur Tengah,” tulis Robert Fisk dalam artikelnya.

Berhentilah wahai pemuda,” nukil Fisk dari nasehat mantan Presiden AS, Dwight D. Eisenhower, kepada mantan Perdana Menteri Inggris, Anthony Eden, ketika memutuskan mengakhiri perang Inggris di Mesir pada tahun 1956.

Fisk melanjutkan, “Dan saat ini sudah saatnya kita mengulangi perkataan mantan Presiden Dwight D. Eisenhower kepada setiap pemimpin, politisi, dan sejarawan bodoh yang menganggap mereka adalah pemimpin perang abadi.

3.9.15

(Two thumb) Di Sleman, Minimarket yang Berjarak Kurang dari 1 Kilometer dari Pasar dan Warung Tradisional Akan Ditutup

Eramuslim.com – Penetrasi minimarket di sebagian besar wilayah Indonesia, yang kebanyakan dimiliki pengusaha bermodal besar, memang sudah keterlaluan. Toko-toko dan warung milik pribumi yang bermodal kecil banyak yang bangkrut gara-gara kehadirannya. Padahal banyak regulasi yang mensyaratkan pendirian sebuah minimarket harus berada di luar radius beberapa kilometer jaraknya dari keberadaan pasar tradisional atau warung tradisional.

Di Sleman, sebanyak 89 minimarket atau toko berjejaring yang beroperasi terancam ditutup paksa karena diduga kuat telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 18 Tahun 2012 tentang Izin Usaha Pusat Perbelanjaan dan Izin Usaha Toko Modern. Puluhan toko modern tersebut diketahui berjarak kurang dari 1.000 meter dari pasar tradisional dan terpaksa harus pindah.

Ultimatum itu dilontarkan langsung oleh pelaksana tugas Bupati Sleman, Gatot Saptadi beberapa waktu lalu. Tak tanggung-tanggung, pemkab memberikan tenggat waktu sampai akhir tahun 2015 untuk memberi kesempatan pihak toko modern agar mengambil tindakan untuk pindah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman Joko Supriyanto mengaku akan menindak tegas sesuai dengan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan yang ada.

Memang kalau di Perda kan jaraknya tidak boleh kurang dari 1.000 meter. Jadi ya seperti yang dikatakan Bapak Pelaksana Tugas Bupati kalau melanggar ya ditindak sesuai aturan yang ada,” katanya, Kamis (10/09).

Joko menambahkan, pihaknya sampai saat ini masih menunggu dalam hal ini Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Kabupaten Sleman yang memiliki kewenangan memberikan peringatan 1, 2 sampai dengan ke 3. “Baru nanti Satpol PP melakukan pembinaan, mencari orangnya untuk melakukan penyidikan. Baru diproses yustisi, kalau pengadilan menyatakan bersalah ya ditutup,” imbuhnya.

Sejak bulan Januari 2015 lalu, Satpol PP Kabupaten Sleman telah menerima sedikitnya 34 surat peringatan pertama yang ditujukan kepada toko modern berjejaring yang ditengarai melanggar Perda. “Peringatan satu yang ada tembusan di Satpol PP ada sekitar 34. Tapi belum dtindaklanjuti ke peringatan 2 dan 3, jadi ya mandek,” ujarnya.(ts)

23.8.15

Rezim Jokowi: Diskotik dan Klub Malam Bebas Pajak, Penerbitan Buku Kena Pajak Tinggi

Eramuslim.com – Pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor: 158/PMK.010/2015 yang ditandatangani Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro pada tanggal 12 Agustus 2015, telah menetapkan sejumlah jenis jasa kesenian dan hiburan dalam kelompok yang tidak dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Ada delapan jenis jasa kesenian dan hiburan yang tidak dikenai PPN. Peraturan ini akan diberlakukan pada 12 September 2015. Sebab, berdasarkan bunyi pasal 3 dalam PMK tersebut, peraturan mulai berlaku setelah 30 hari terhitung sejak tanggal diundangkan. Peraturan ini diundangkan pada 13 Agustus 2015.
Berikut jenis jasa kesenian dan hiburan yang tidak dikenai PPN:
  1. Tontonan film
  2. Tontonan pagelaran kesenian, tontonan pagelaran musik, pagelaran tari, pagelaran busana
  3. Tontonan kontes kecantikan, kontes binaraga, kontes sejenisnya
  4. Tontonan berupa pameran
  5. Diskotik, karaoke, klab malam dan sejenisnya
  6. Tontonan pertunjukan sirkus, pertunjukan akrobat, sulap
  7. Tontonan pertandingan pacuan kuda, pertandingan kendaraan bermotor, permainan ketangkasan
  8. Tontonan pertandingan olahraga
Namun anehnya, penerbitan buku termasuk penjualan, royalti penulis, kertas, dan seluruh lini produksinya dikenakan pajak yang cukup tinggi. Padahal klub malam dan diskotik sama sekai tidak bisa membuat bangsa ini pintar. Seharusnya penerbitan buku dibebaskan pajak, namun diskotik dan klub malam dikenakan panjak setinggi-tingginya. Tapi faktanya terbalik. Inilah potret rezim Jokowi. Bangsa akan diperbodoh terus agar terus mendukung rezim penguasa yang kualitas KW-3 seperti sekarang.(rz)


AYO KERJA???
AYO NONTON! AYO GOYANG!
  (Duuh!)  

5.8.15

True! Umat Islam Lebih Kristen daripada Umat Kristen

Penulis: Langgeng Saputra

Artikel ini telah diverifikasi oleh Mantan Father (Pendeta) dan Pendiri Mualaf Center Indonesia (mualaf.com), Koh Steven Indra

Umat Islam Lebih Kristen daripada Umat Kristen

Jika Kristen berarti mengikuti ajaran Yesus Kristus (Nabi Isa 'Alayhi Salam), maka umat Islam lebih Kristen daripada Kristen. Karena Yesus menyuruh untuk mentauhidkan Allah (hanya menyembah Allah).

Ketika ada seseorang yang bertanya kepada Yesus tentang hukum yang terutama, Yesus menjawab (dalam Markus 12: 29): "Hukum yang terutama adalah dengarlah hai orang Israil, Tuhan Allah kita, TUHAN ITU ESA."
  • Umat Muslim hanya menyembah Allah, sedangkan umat Kristen tidak metauhidkan Allah. Yesus Kristus berkata bahwa tidak boleh meniadakan satu hukum pun di dalam Perjanjian Lama.
Yesus Kristus berkata dalam Gospel Matius 5: 17-20: "Janganlah kamu menyangka, bahwa aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para Nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini. Satu iota atau satu titikpun tidak akan di tiadakan dari hukum taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum taurat sekalipun yang paling kecil dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah dalam kerajaan sorga. Tetapi siapa yang melakukan dan mengajar kan. Segala perintah-perintah hukum taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam kerajaan sorga. Jika hidup keagamaan mu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam kerajaan sorga."

Jadi Yesus melarang meniadakan satu hukum pun di dalam Perjanjian Lama.

Disebutkan dalam Perjanjian Lama, Injil Imamat 11: 7-8: "JANGAN MAKAN BABI!", juga dalam Bilangan 14:8 dan Yesaya 65: 2-5: "JANGAN MAKAN BABI!".
  • Orang Kristen makan babi sementara Islam melarang umatnya untuk makan babi.
Disebutkan dalam Efesus 5: 18 dan Amsal 20: 1 bahwa "KAU TIDAK BOLEH MABUK DENGAN ANGGUR!".
  • Islam melarang umatnya untuk minum alkohol tapi Kristen minum alkohol yang memabukkan.
Yesus Kristus menyebutkan dalam Gospel Lukas bahwa YESUS DISUNAT pada hari kedelapan.
  • Umat Islam disunat tapi mayoritas umat kristen tidak disunat.

Kami (umat Islam) mencintai Yesus Kristus, kami menghormatinya, kami mengikutinya tapi kami tidak menyembahnya, karena Yesus (Isa 'Alayhi Salam) adalah salah satu dari Rosul Tuhan dan BUKAN TUHAN.

Yesus tidak bersalah, Gerejalah yang berbuat kesalahan karena menganggap Yesus Tuhan. Padahal Yesus tidak pernah mengaku sebagai Tuhan dan tdak pernah menyuruh umatnya untuk menyembahnya.

Menurut kami (umat Islam), Yesus (Isa 'Alayhi Salam) adalah salah satu Rosul besar Tuhan. Pada masa Yesus Kristus, Yesus berkata (Gospel Yohanes 14: 6) "Akulah jalan dan kebenaran..." hal ini berarti dia adalah Rosul Tuhan, Nabi Muhammad shollallâhu' alayhi wasallam juga merupakan jalan dan kebenaran.

Karena Beliau shollallâhu' alayhi wasallam adalah nabi yang terakhir. bahkan Yesus Kristus membicarakan tentang Nabi Muhammad Shollallâhu' alayhi wasallam. Yesus berkata (Yohanes 16: 7) "Sebab jikalau aku tidak pergi, penghibur itu tidak akan datang kepadamu." (Yohanes 16:13) "Tetapi apabila ia datang, yaitu roh kebenaran, ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran."
Jadi hari ini sebagai orang kristen, jika Anda (orang kristen) benar-benar mencintai Yesus Kristus maka Anda (orang kristen) harus mengikuti ajaran Nabi Muhammad shollallâhu' alayhi wasallam!
Perlu diingat, yang di maksud penghibur/roh kebenaran bukanlah roh kudus, tapi Nabi Muhammad shollallâhu' alayhi wasallam. Gospel Yohanes 16: 7 menyebutkan "Adalah lebih berguna bagi kamu. Jika aku pergi. Sebab jikalau aku tidak pergi, penghibur itu tidak akan datang kepadamu."

Jadi syaratnya agar roh kebenaran ini datang adalah Yesus Kristus harus pergi. Sedangkan roh kudus sudah ada sebelum Yesus kristus datang, roh kudus juga ada selama Yesus ada.

Jadi bagaimana mungkin penghibur itu adalah roh kudus? Jadi ini merujuk kepada nabi Muhammad Shollallâhu' alayhi wasallam bukan roh kudus. Dan nubuat ini disebutkan juga dalam Perjanjian Lama dalam Injil Ulangan 18: 18, Ulangan 18: 19, Yesaya 29: 12, Kidung Agung 5: 16, di Perjanjian Baru Gospel Yohanes 14: 16, Yohanes 15: 26, Yohanes 16: 7, Yohanes 16: 12-14, semua ayat ini memembicarakan tentang nabi Muhammad Shollallâhu' alayhi wasallam.

Perlu Anda ketahui, bahasa asli kitab yang dipercayai oleh umat Kristen adalah bahasa Ibrani. Sedangkan bahasa asli kitab umat Islam adalah bahasa Arab.

Tahukah Anda jika nama Muhammad tertulis di dalam kitab umat kristen? Saya mengutipnya dalam bahasa Ibrani, Kidung Agung 5: 16 "hikvō mamətaqqîm vəkullvō mahămadîm zeh dwōdî vəzeh rē‘î bənwōt yərûšālāim. (Teramat manis tutur katanya, Dia adalah Muhammad. Begitulah kekasih dan sahabatku, hai putri-putri Yerusalem!” (Kidung Agung 5: 16) Namun, Al Kitab dalam bahasa Indonesia terlalu jauh mendistorsikan terjemahannya, seharusnya “Dia adalah Muhammad.” Menjadi “segala sesuatu padanya menarik.”.

Memang sekalipun secara harfiah bahwa Muhammad itu artinya “orang yang terpuji”, namun orang awam akan sulit mengidentifikasinya bahwa kata-kata tersebut menunjukkan nama suatu personal.

Lalu, bagaimana kalau ada yang bertanya itukan machamadim bukan Muhammad?

Ya , kita harus ingat bahwa setiap bahasa memiliki perbedaan dalam pengucapan nama tapi sebenarnya orang yang dimaksud sama. Seperti halnya Abraham = Ibrahim, Noah = Nuh, Moses = Musa, Maria = Maryam, dan lain-lain.

Jadi firman Allah Surat Al Baqarah: 146, Ash Shaff: 6, dan Al A’raaf: 157, terbukti benar, dan benar-benar terdapat nama Muhammad dalam Al Kitab Perjajian Lama.

Meski pun para Ahli Kitab telah berusaha menyembunyikan nubuat tentang kedatangan Nabi Penutup yaitu Muhammad sollallahu alayhi wasallam tersebut hingga tinggal sedikit saja ayat-ayat yang luput dari pendistorsian tangan-tangan mereka, dan Allah benar-benar Maha Mengetahui. Mudah-mudahan artikel yang saya buat ini bermanfaat bagi Anda yang mau memahaminya.

Saya Bersaksi Tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. [adivammar/voa-islam.com]

26.7.15

Resensi Buku: Menguak Misteri Muhammad dalam Kitab Suci Injil

Berkat hidayah dan petunjuk dari Allah s.w.t., Abdul Ahad Dawud -Seorang pendeta Katolik Roma dari sekte Uniate Chale dengan nama lengkap Profesor Rev. David Benjamin Keldani, B.D.- berhasil mengungkap “Misteri Muhammad s.a.w. dalam Kitab Suci Injil” yang kebenaranya masih disembunyikan sejak 16 abad silam hingga kini.

Dengan gaya yang lugas dan tegas Abdul Ahad Dawud berani menggugat kebenaran Al-Kitab; meredam gejolak jiwa dan pikiran yang memberontak terhadap ketidakrasionalan ajaran-ajaran yang selama 40 tahun, menjadi pegangan suci bagi beliau.

Karya langka ini sungguh benar-benar argumentatif dan rasional sehingga tak ayal lagi, kitab fenomenal ini tidak terbantahkan oleh siapa pun.

Ingin memiliki? Segera pesan karena stok di kami terbatas!
Judul: Menguak Misteri Muhammad dalam Kitab Suci Injil
Penulis: Mantan Profesor Katolik Roma, Abdul Ahad Dawud
Harga: Rp65.000 (di luar ongkos kirim)
Untuk pemesanan hubungi/SMS atau email dengan menuliskan nama, alamat dan jumlah pemesanan ke: 085811922988 atau marketing@eramuslim.com

25.7.15

Sambut Rabbi Zionis-Israel, GIDI Tolikara Paksa Warga Cat Rumah dan Kios dengan Bendera Israel atau Didenda 500 Ribu

Eramuslim.com – Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) mengenakan sanksi denda Rp 500 ribu bagi warga Tolikara jika tidak mengecat kediamannya dengan bendera Israel.

“Kami didenda Rp 500 ribu jika tidak cat kios, itu kami punya kios,” kata seorang pedagang asal Bone, Agil Paweloi (34), saat ditemui Republika di tempat pengungsian di Tolikara, Papua, Jumat (24/7) dini hari.

Agil menuturkan pengecatan ruko, rumah, dan trotoar jalan diwajibkan dengan warna biru dan putih. Dalam kegiatan itu, lanjutnya, pihak GIDI menjelaskan kepada warga bahwa instruksi pengecatan tersebut dalam rangka menyambut kedatangan pendeta dari Israel.

Berdasarkan spanduk yang dipampang di halaman kantor Pusat GIDI di Jayapura, acara seminar KKR Internasional DIGI yang berlangsung pada 15 Juli-19 Juli di Kabupaten Tolikara dihadiri pendeta asal Israel, yakni Benjamin Berger.

Tidak hanya penduduk Muslim, seluruh masyarakat Tolikara ikut diwajibkan mengecat rumah mereka dengan warna bendera Israel. Pantauan Republika ruas jalan dan ruko-ruko pedagang dicat berwarna biru putih. “Saya ikut cat saja daripada harus bayar Rp 500 ribu,” ujarnya.(rz/republika)

8.7.15

Aktivis Anti Syiah Dilaporkan Kritis Dikeroyok Orang Tak Dikenal

Selasa, 7 Juli 2015 - 14:44 WIB

Hidayatullah.com — Aktifis anti Syiah Ustadz Ali Shofiyurrahman yang juga seorang mantan Syiah dari Iran dilaporkan diculik dan dikeroyok orang tak dikenal.

Kabar berantai yang beredar di jejaring sosial dan fasilitas komunikasi data mobile, Ali Shofiyurrahman dihadang oleh 4 orang dalam perjalanan ke Jakarta memenuhi undangan peneliti Syiah Ustadz Farid Okbah dan peneliti pakar lainnya, DR. Abdul Chair Ramadhan.

Aktifis Forum Nasional Seruan Al Haq itu didapati dalam keadaan babak belur dan muntah darah di Masjid At Tiin, Jakarta. Keadaannya tragis dan mengenaskan.

Ustadz Ali ditemukan di Masjid At-Thin dalam kondisi yang sangat lemah dan memprihatinkan,” kutip pesan tersebut atas nama Ketua Forum Nasional Seruan Al-Haq, Ustadz Abu Husein At-Thuwailibi yang didapatkan Hidayatullah.com, Selasa (07/07/2015).

Dilaporkan Ali didapati dalam keadaan luka parah di sekitar Masjid At Tiin Jakarta. Diduga korban dibuang setelah disiksa oleh gerombolan yang disebut dalam pesan tersebut sebagai kelompok Syiah.

Disebutkan korban adalah mantan penganut Syiah dan membongkar pemyimpangan ajaran Syiah yang dahulu dipelajarinya di Iran. Korban juga merupakan anggota Forum Nasional Seruan Al-Haq yang dirikan salah satu tujuannya untuk melawan radikalisasi gerakan Syiah yang meneror ummat Islam dan mengancam keutuhan bangsa Indonesia.

Sebelumnya, aksi kekerasan serupa terhadap aktivis Islam yang diduga dilakukan oleh kelompok tertentu ini juga pernah terjadi. Mulai dari dai NU bernama Ustad Fauzi di Jawa Timur, ulama NU Madura bernama Habib Muhdhor Al-Hamid yang hampir nyaris dibunuh, sampai yang teranyar jamaah pengajian Ustadz Muhammad Arifin Ilham diintimidasi di perumahan Adz-Dzikra sentul, Bogor, yang hingga kini masih diproses secara hukum.

Ini tidak bisa di biarkan. Umat Islam harus bertindak. Ini negara hukum,” tulis pesan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, media ini belum mendapatkan konfirmasi lebih lanjut soal kejadian tersebut.


Begini Kondisi Aktivis Dakwah Ali Shofiyurrahman yang Dilaporkan Diculik

Rabu, 8 Juli 2015 - 00:09 WIB


Tracks:




Pernyataan Sikap ANNAS (Aliansi Nasional Anti Syiah) atas Penculikan dan Penganiayaan Eks Dai Syiah Ustadz Ali Shofiyurrahman

PERNYATAAN SIKAP ALIANSI NASIONAL ANTI SYIAH (ANNAS) ATAS PENCULIKAN DAN PENGANIAYAAN GEROMBOLAN SYIAH KEPADA UST. ALI SHOFIYURRAHMAN MANTAN DA’I SYIAH

Bismillahirrahmanirrahiim

Penculikan dan penganiayaan Syiah kepada Ust. Ali Shofiyurrahman mantan da’i Syiah dalam perjalanan Purwokerto – Jakarta, pada Senin, 6 Juli 2015 sangat keterlaluan dan merupakan bentuk nyata pelecehan Syiah kepada komunitas Ahlus Sunnah. Syiah yang sering mengkafirkan Ahlus Sunnah kini menunjukkan diri akan kesesatan dan permusuhannya. Sikap kepura-puraan dan kebohongan sebagai madzhab taqribi (pendekatan) yang selama ini digembar-gemborkan kepada umat, terkuak kini bahwa Syiah adalah ajaran palsu, arogan, merusak, dan membahayakan.

ANNAS lahir atas keyakinan bahwa Syiah yang berkembang di Indonesia cepat atau lambat akan menampakkan diri sebagai kelompok pengacau yang dengan keyakinan palsunya tentang “darah Imam Husen” akan melakukan aksi-aksi konfrontatif. Sendi-sendi kerukunan dan kesatuan umat, bangsa dan negara terancam di masa depan. Hal ini terindikasi dari perjalanan pengembangan Syiah di Suriah, Irak, Lebanon, Yaman, dan negara-negara lainnya. Dari awalnya pengajian hingga akhirnya pembantaian.

Peristiwa Sampang dan konflik-konflik di mana-mana, penculikan dan penganiayaan Ust. Ali Shoiyurrahman mantan da’i Syiah adalah insiden pendahuluan. Umat Islam di Indonesia dan Pemerintah tidak bisa tinggal diam. Jika tak ingin api kecil menjadi kebakaran. Harus diantisipasi sedini mungkin dengan melarang Syiah berkembang di bumi Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Umat Islam dan Pemerintah harus berani bersikap untuk menjadikan pengembangan faham Syiah sebagai agenda serius dan prioritas.

Atas dasar ini, khususnya berkenaan dengan penculikan dan penganiayaan gerombolan Syiah kepada Ust. Ali Shofiyurrahman, maka Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) dengan ini menyatakan sikap:
  1. Mengecam dan mengutuk tindakan gerombolan Syiah yang melakukan penculikan dan penganiayaan kepada Ust. Ali Shofiyurrahman, tindakan mana merupakan wujud dari pelecehan Syiah kepada ummat Islam.
  2. Mendesak pihak Kepolisian Indonesia untuk melakukan tindakan hukum yang semestinya kepada para pelaku penculikan dan penganiayaan aan tersebut serta mengusut tuntas siapa dalang yang ada di belakang (actor intelectual) penculikan dan penganiayaan tersebut. SK. MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR: AHU-0000090.AH.01.07.TAHUN 2015
  3. Meminta agar pihak Kepolisian tidak memberikan izin untuk acara-acara Syiah seperti majelis Kumail, peringatan 10 Muharam, Arbain, atau Iedul Ghadir yang dapat memancing reaksi dari ummat Islam karena cara-acara tersebut di samping ritus kultus berlebihan juga sarat dengan ungkapan penistaan kepada shahabat, istri Nabi, dan Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
  4. Meminta Pemerintah c.q. Kementrian Agama dan Kejaksaan Agug RI agar lebih serius dalam memantau perkembangan faham sesat Syiah di Indonesia dan segera mengambil langkah-langkah nyata sebagai antisipasi dini dari konflik Sunni Syiah di Indonesia yang mungkin terjadi masa yang akan datang.
  5. Mengajak umat Islam khususnya organisasi kemasyarakat Islam, lembagalembaga da’wah, dan kelompok-kelompok perjuangan Islam di Indonesia untuk mengkonsolidasikan diri bahu-membahu bersama-sama berjuang melawan ajaran sesat dan menyesatkan Syiah yang nampak kini semakin berani menampilkan jati dirinya sebagai ajaran yang membahayakan.
Demikian pernyataan sikap ini dibuat sebagai wujud tanggungjawab ANNAS kepada Allah SWT dalam rangka membela agama yang benar, serta demi kemashlahatan umat, bangsa, dan negara.

Bandung, 20 Ramadhan 1436 H/ 7 Juli 2015 M,

ALIANSI NASIONAL ANTI SYIAH (ANNAS) PUSAT,

KH. Athian Ali M. Da’i, Lc, MA (Ketua)
Tardjono Abu Muas (Sekretaris)

27.6.15

Fakta! Banyak Sedekah (Shadaqah) Makin Sehat dan Bonus Pahala

Dari sini dapat kita mengerti, mengapa sahabat Nabi begitu antusias dalam sedekah, yakni karena mereka ingin mendapat ampunan-Nya

SESUNGGUHNYA segala hal yang Allah Subhanahu Wata’ala syariatkan adalah baik bagi diri, orang lain dan tentu saja kehidupan semesta, tidak terkecuali perintah sedekah.

Dalam Al-Qur’an, Allah memerintahkan umat-Nya untuk bersedekah, baik dalam rangka jihad fi sabilillah, membantu sesama atau pun memuliakan anak-anak yatim. Akan tetapi, sebagaimana fitrah manusia itu sendiri, kecintaan terhadap harta dan kemewahan seringkali membuat sebagian orang tidak mampu melihat dan merasakan kedahsyatan dari amalan yang sangat dianjurkan ini.

Dan, di sini muncul pertanyaan, bagaimana sistem penjelas yang bisa dipahami ketika seorang Abu Bakar menyedekahkan seluruh yang dimilikinya, Umar separuh yang dimilikinya dan Utsman bin Affan serta Abdurrahman bin Auf yang tak pernah pikir panjang dalam hal sedekah.

Satu-satunya jawaban yang populer untuk menjelaskan perilaku sahabat Nabi yang sangat dermawan itu adalah karena iman. Belum ada sampai saat ini – setidaknya yang penulis temukan – sistem penjelas yang secara rasional mencerahkan.

Namun demikian, perjalanan waktu mengantarkan sains dan teknologi menemukan keajaiban-keajaiban dari syariat Allah yang diamalkan oleh manusia.

Penelitian Membuktikan

Secara fisik berbagi dan bermurah hati terlihat merugikan. Namun fakta lain justru sebaliknya. Sebelum ini, peneliti sudah menemukan istilah “warm-glow-effect’, sebuah fenomena ekonomi yang pernah dijelaskan oleh James Andreoni tahun 1989, dimana menunjukkan orang yang beramal, berbagi dan bermurah hati justru berdampak positif atas kemurahan hati mereka atau disebut “warm-glow effect” (efek-cahaya pemberi). Perasaan positif ini didapatkan atas tindakannya memberi atau membantu orang lain.

Studi tahun 2006 oleh Jorge Moll dari National Institutes of Health menemukan bahwa ketika seseorang melakukan donasi kepada suatu yayasan, beberapa area di otak yang terkait dengan kenyamanan, koneksi sosial, dan rasa percaya turut aktif dan menciptakan efek “warm glow”. Para peneliti juga percaya bahwa ketika melakukan tindakan altruistik, otak akan melepaskan endorfin, memproduksi perasaan positif yang disebut “helper’s high.”

Fenomena tersebut dapat terjadi karena ketika menolong orang, otak memproduksi hormon dopamine (yang memberi perasaan bahagia dan keyakinan bahwa yang kita lakukan adalah hal yang benar) serta hormon oxytocin yang dikenal dapat mengurangi stress, meningkatkan fungsi imunitas, dan mengembangkan rasa percaya dalam interaksi antar manusia.

Banyak penelitian menunjukkan sikap dermawan ternyata berkorelasi dengan kesehatan. Salah satunya adalah penelitian Stephanie Post yang dimuat dalam bukunya, Why Good Things Happen To Good People, yang menyatakan bahwa berbagi dengan sesama dapat meningkatkan kesehatan penderita penyakit kronis seperti HIV. [Baca: Hindari Pelit dan Banyak Berbagi, Bikin Hidup Lebih Sehat!]

Bisa dibayangkan, bagaimana kalau alat misalnya digunakan untuk meneliti anak-anak Muslim Indonesia yang dalam membantu orang lain disertai niat dan dorongan ingin mendapat ridha Allah, mungkin akan lebih wow lagi. Karena dalam Islam sedekah bukan semata memberikan kebahagiaan dunia tetapi juga kebahagiaan akhirat.
إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ ۖ وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Jika kamu menampakkan sedekah (mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q2.271)
Dengan kata lain, terlepas dari bagaimana dilakukan (sembunyi atau terang-terangan) sedekah itu memastikan kebahagiaan dunia dan akhirat sekaligus, bahkan mengundang rahmat Allah berupa ampunan atas kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan. Dari sini dapat kita mengerti, mengapa sahabat Nabi begitu antusias dalam sedekah, yakni karena mereka ingin mendapat ampunan-Nya.

Dan, yang paling memotivasi adalah hadits Nabi yang menjelaskan bahwa pahala sedekah (jariyah) itu tidak terputus meski yang mengamalkannya telah tiada. “Apabila anak Adam itu telah mati, maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga hal, sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang sholeh/sholehah yang mendoakan kedua orangtuanya.” (HR Muslim)

Terakhir, adalah termasuk orang yang mendustakan agama, yang dalam hidupnya tidak terbesit apalagi sampai tidak mau membantu mereka yang membutuhkan dan secara gamblang Allah sebutkan.
أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ
فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ
وَلَا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ

Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.” (Q107.1-3)
Ibn Katsir menjelaskan bahwa orang yang termasuk mendustakan agama adalah orang yang tidak mau memberi makan serta tidak juga berbuat baik kepada anak yatim.

Dengan demikian, tidak heran jika Allah sering mengulang-ulang ayat tentang sedekah ini dalam beragam bentuknya. Dan, tidak sedikit sejarah Nabi dan sahabat yang meneladankan betapa hebatnya etos mereka dalam bersedekah. Wallahu a’lam.*

18.6.15

Perang ASimetris, Hancurkan Bangsa, Ada di Era Jokowi?

JAKARTA (voa-islam.com)- Perang Asimetris merupakan metode peperangan gaya baru secara non militer, tetapi memiliki daya hancur tidak kalah hebat bahkan dampaknya lebih dahsyat dari perang militer. Sasaran Perang Asimetris ini ada tiga:
  1. Membelokkan sistem sebuah negara sesuai arah kepentingan kolonialisme/kapitalisme.
  2. Melemahkan ideologi serta mengubah pola pikir rakyat.
  3. Menghancurkan food security (ketahanan pangan) dan energy security (jaminan pasokan dan ketahanan energi) sebuah bangsa, selanjutnya menciptakan ketergantungan negara target terhadap negara lain dalam hal "food and energy security”.
Bentuk "Perang Asimetris" diantaranya melalui "mengubah kebijakan negara sasaran" dengan ciri non kekerasan. Pertanyaannya kini, “Bagaimana modus Perang Asimetris yang sering dilakukan oleh Cina?

Sejak reformasinya, Cina mengalami masa transformasi dan konvergensi ke arah kapitalisme yang melahirkan One Country and Two System, yakni sistem negara dengan elaborasi ideologi sosialis/kamunis dan kapitalis.

Dengan kata lain, model perekonomian boleh saja bebas sebagaimana kapitalisme berpola mengurai pasar, namun secara politis tetap dalam kontrol negara cq Partai Komunis Cina.

Artinya, para pengusaha boleh di depan membuka ladang-ladang usaha di luar negeri, tetapi ada back up militer (negara) di belakangnya. Itulah titik poin konsepsi One Country and Two System yang kini tengah dijalankan oleh Cina di berbagai belahan dunia.

Ciri lain Cina dalam menerapkan reformasi politiknya, jika ke dalam gunakan 'pendekatan naga’ terhadap rakyatnya, sangat keras, tegas, bahkan tanpa kompromi demi stabilitas di internal negeri. Sebaliknya ketika Cina melangkahkan kaki keluar, tata cara diubah menerapkan ‘pendekatan panda’ (simpatik), dalam bentuk.

Menebar investasi atau “bantuan dan hibah” dalam ujud pembangunan gedung-gedung, infrastruktur dan lainnya, sudah barang tentu dengan persyaratan “tersirat” nya yang mengikat. 'Pendekatan panda' merupakan ruh atau jiwa pada model "perang asimetris" yang sering dikerjakan oleh Cina.

Turnkey Project Management, adalah sebuah model "investasi asing" yang ditawarkan dan disyaratkan oleh Cina kepada negara peminta dengan “sistem satu paket,” artinya: Mulai dari top management, pendanaan, materiil dan mesin, tenaga ahli, bahkan metode dan tenaga (kuli) kasarnya di dropping dari Cina.

Modus Turnkey Project ini relatif sukses dijalankan di Afrika sehingga warganya migrasi besar-besaran bahkan tak sedikit yang menikah dengan penduduk lokal. Mereka menganggap Afrika kini sebagai tanah airnya yang kedua.

Beberapa investasi Cina di Indonesia, sebenarnya telah menerapkan modus ini. Memang bukan barang baru, karena sejak dulu sudah berjalan antara lain:
  • Sinar Mas (Indah Kiat) ketika membangun pabrik pulp dan paper.
  • Pembangunan pembangkit tenaga listrik di Purwakarta, hampir semua tenaga kerja mulai dari direksi hingga kuli bangunan didatangkan dari negeri Cina.
  • Pembangunan Lippo Karawaci dekade 1990-an dikerjakan oleh para pekerja Cina, termasuk di Muara Jawa, Kutai Kertanegara, dan lainnya.
Demikian juga yang akan terjadi di Medan, Cina membawa sekitar 50.000 orang tenaga kerjanya dari Cina.

Bila investasinya di Medan saja mendatangkan sekitar 50.000-an orang, lalu berapa warga lagi bakal migrasi melalui investasi Cina pada 24 pelabuhan laut, 14 pelabuhan udara dan sekitar 8000-an km jalur Kereta Api di Indonesia, selain rencana mempererat hubungan bilateral Cina - Indonesia menargetkan pertukaran sepuluh juta warganya dalam berbagai bidang pada dekade 2020-an nanti?

Rencana tersebut tentu berpeluang menimbulkan persaingan budaya antara warga Cina dengan pribumi. Bisa terjadi pertarungan untuk mempertahankan siapa lebih dominan, mengingat jumlah 10 juta jiwa itu bukan sedikit.

Nasib Jakarta (Ibu Kota), Tangerang, Bek...?
Betawi hanya ada di Sinetron TV-TV Cina?
Bila dikaitkan dengan pemahaman "Perang Asimetris" dan kebijakan "One County and Two System" nya, maka "Turnkey Projek Manajement", pada hakekatnya merupakan "Perang Asimetris" sebagai strategi Cina untuk menguasai Indonesia secara non militer.
Secara perlahan memasukkan warganya ke Indonesia, kemudian mendesak keluar warga pribumi Indonesia pada peran di sektor-sektor strategis di Indonesia diganti warga Cina, hingga akhirnya, pemilik Indonesia bukanlah orang-orang keturunan nusantara, tetapi orang-orang Cina.
Pertanyaan sederhana: "Apakah Jokowi dan Pemerintah tidak mengetahui skenario ini sebagai ancaman negara atau justru merupakan bagian dari skenario ini?"

Jawabannya adalah:

Let them think, let them decide (biarlah rakyat berfikir dan biarkan rakyat memutuskan) dalam menilainya sebagai "pemilik kedaulatan" dan "pemberi "mandat". (Arthanto/sharia/voa-islam.com)

15.6.15

Minyak ZAITUN

Minyak zaitun atau olive oil merupakan lemak yang diperoleh dari buah zaitun, yang berasal Mediterania. Minyak dihasilkan dengan cara menggiling seluruh butiran zaitun, kemudian diekstraksi dengan dengan mesin atau bahan kimia.

Ada berbagai macam jenis minyak zaitun, seperti extra virgin olive oil, refined olive oil, dan olive-pomace oil. Kualitas terbaik minyak zaitun adalah extra virgin olive oil. Minyak jenis ini dipercaya bisa meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan risiko beberapa jenis kanker.

Menurut Nicholas Coleman, spesialis olive oil di New York City, minyak zaitun harus segar untuk mempertahankan manfaat kesehatannya. Walaupun dihasilkan dari produsen terbaik dunia, jika minyaknya sudah lama, Anda tidak akan memperoleh manfaat kesehatan apa pun, ujar Coleman.

Coleman mengatakan, memilih minyak zaitun sama dengan memilih wine. Untuk mendapat kualitas yang baik, Anda harus memperhatikan kapan minyak zaitun diproduksi, jenis minyak zaitun yang akan dibeli, dan dari mana minyak zaitun berasal.

Ketika Anda mencicipi minyak zaitun berkualitas baik, Anda akan merasakan sensasi pedas di bagian pangkal tenggorokan setelah mencicipinya, ujar Coleman. Menurutnya, rasa pedas ini menunjukkan kandungan antioksidan dalam minyak zaitun.

Semakin Anda merasa terbakar di tenggorokan, kandungan antioksidan dalam minyak zaitun tersebut semakin tinggi. Hal ini baik untuk kesehatan tubuh, tutur Coleman.

Daerah Tuscany, Puglia dan Sicily di Italia memiliki extra virgin olive oil dengan kandungan antioksidan paling banyak. Menurut Coleman, faktor harga juga penting untuk diperhatikan.

Minyak zaitun berkualitas baik harganya mahal, karena produsen harus mengambil buah zaitun dari seluruh dunia dan mengirimnya ke tempat-tempat tujuan, ujar Coleman.

Coleman mengatakan, warna minyak zaitun tidak berhubungan dengan manfaat kesehatannya, tetapi warna botol minyak zaitun bisa mempengaruhinya. Ia menyarankan untuk memilih botol kaca atau kaleng yang gelap, sehingga minyak tidak mengalami degradasi dan oksidasi akibat cahaya.

Ketika Anda memasak dengan minyak zaitun, pastikan memakai api kecil sehingga minyak hangat secara perlahan untuk mempertahankan kandungan antioksidan di dalamnya, ujar Coleman.(odi/flo)

Minyak Zaitun yang Bagus Harus Asli

Pohon Zaitun
Minyak zaitun atau olive oil, adalah minyak yang didapat dari buah zaitun, pohon tradisional dari basin Mediterania. Manfaat minyak zaitun yang asli adalah yang terbaik; karena dapat digunakan untuk memasak, bahan kosmetik, obat herbal, sabun, dan juga sebagai bahan bakar lampu minyak. Minyak zaitun yang bagus juga dapat diminum langsung untuk kesehatan tubuh dan pengobatan penyakit. Menurut hasil penelitian, kandungan minyak zaitun berupa asam lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan.

Banyak merek minyak zaitun palsu beredar di pasaran. Namun Anda harus mengetahui cara membedakan minyak zaitun asli dengan yang palsu. Ada beberapa ciri minyak zaitun asli. Setidaknya, Anda harus mengetahui merek minyak zaitun asli. Inilah, perihal yang harus diketahui sebelum membeli dan memakainya, agar terhindar dari merek minyak zaitun palsu:
  1. Istilah extra virgin mengacu pada minyak zaitun yang berkualitas sangat tinggi. Perasan pertama (unrefined, first cold pressed) pada buah zaitun disebut extra virgin (kandungan asamnya kurang dari 0.8%), inilah minyak zaitun yang paling bagus dan berkhasiat. Sedangkan perasan kedua disebut virgin (kandungan asamnya sekitar 2%). Jika minyak zaitun mengalami proses press ke tiga kali disebut refined olive oil, light, atau extra light. Kalau proses pengolahannya lebih panjang lagi disebut olive oil atau pure olive oil.
  2. Extrak virgin olive oil yang paling bagus, dapat diminum langsung. Untuk kesehatan, waktu yang tepat minum minyak zaitun biasanya 2 kali sehari 2 sendok makan penuh, diminum pagi dan malam sebelum tidur. Untuk pengobatan dan khasiat minyak zaitun, silahkan mencari artikel lain, yup! Sementara, virgin olive oil baik untuk dikonsumsi dan memasak dengan nyala api yang relatif rendah. Refined olive oil yang light atau extra light baik untuk memasak dengan api relatif tinggi. Sedangkan pure olive oil sebaiknya digunakan untuk kesehatan dan perawatan, seperti pijat, bagus untuk wajah, cocok untuk rambut, dan baik untuk kulit, contohnya Mustika Ratu olive oil.
  3. Ketika meminum extra virgin dari merk minyak zaitun yang asli dan ber-kualitas tinggi, seringkali akan terasa sedikit terbakar di bagian belakang tenggorokan. Atau dengan kata lain, merk minyak zaitun asli rasanya segar, sedikit rasa pahit, dan pedas di kerongkongan setelah menelannya. Rasa tersebut merupakan indikasi kandungan fenol, polifenol, tokoferol, dan ester yang sehat dalam minyak. Buah lain yang mengandung polifenol yaitu: anggur, apel, jeruk, teh, serta teh bunga rosella.
  4. Minyak zaitun ber-kualitas bagus biasanya berwarna keemasan hingga kuning tua hampir kehijauan. Ini tergantung pada jenis buah zaitun yang diekstrak atau disaring. Pilihan paling baik memilih merek atau membeli minyak zaitun, yaitu: pilih minyak zaitun berwarna hijau gelap dengan tempat botol kaca berwarna gelap dan/ kaleng. Kemasan botol berwarna gelap berguna mencegah minyak dari reaksi foto-oksidasi yang dapat merusak kualitas. Hindari membeli minyak zaitun yang disimpan dalam botol plastik. Botol ini mudah ditembus cahaya, udara, dan suhu panas, sehingga merusak rasa dan susunan molekul minyak zaitun.
  5. Perbedaan kualitas minyak zaitun yang bagus dengan yang murah adalah dari sisi rasa. Minyak zaitun berkualitas jelek biasanya bahkan tidak melewati tes standar minyak zaitun. Biasanya, minyak zaitun berkualitas rendah adalah mencampur minyak zaitun baru dangan yang lama, atau bahkan menggunakan bahan kimia untuk menghilangkan bau, rasa, dan pigmen dari minyak. Meski tak berbahaya, namun ini justru mengurangi rasa khas minyak zaitun. Kandungan nutrisi pada minyak zaitun berkualitas buruk cenderung lebih sedikit, bahkan nyaris tidak ada sehingga gunakan untuk pijat saja. Perlu diketahui bahwa jangka waktu menggunakan minyak zaitun yang baik adalah 18 bulan setelah diperas atau diekstrak.
  6. Label pada merk minyak zaitun palsu dan atau kualitas rendah terkadang tak menulis kebenaran. Coba perhatikan dari mana negara pembuat minyak tersebut berasal. The world best of olive oil seringkali berasal dari Spain, Italy, Chile, Portugal, Greece, dan Slovenia. Lainnya berasal dari Siria, Palestina, Israel, Turki, Mesir, California, Australia, dan Amerika Selatan. Selain itu, cek masa berlaku, dan tingkat keasamannya jika perlu, (tingkat keasaman extra virgin kurang dari 0,8%).
  7. Produk impor dari merk minyak zaitun yang bagus, antara lain: Bertolli berisi minyak zaitun Italia, Borges dari perkebunan zaitun Spanyol. Merek minyak zaitun yang asli lainnya: Olitalia, Oleaurum coupage, Olivoila, Filipo Berio, Minerva Kalamata, Sasso Extra Virgin Olive Oil, dll. The world best of brand of olive oil, yaitu Venta del Baron, Rincon de la Subbetica-Alamoda, Oro Bailen Reserva Familiar-Picual, semuanya produksi Andalusia, Spanyol

Dari Berbagai Sumber!