Showing posts with label Kristen. Show all posts
Showing posts with label Kristen. Show all posts

13.11.15

Setelah 28 Tahun Mengkaji Semua Agama, Petinggi Budha Ini Akhirnya Bersyahadat

Eramuslim.comAllahu Akbar! Setelah 28 tahun mengkaji semua agama di dunia ini dengan mantap hati dan tanpa paksaan telah mengambil keputusan memeluk Islam.

Seorang sami (petinggi Budha dari Taiwan) berusia 66 tahun bersama Tan Sri Abdul Rahim Tamby. Hadir juga sebagai saksi Presiden Persatuan Cina Islam Malaysia Cawangan Melaka (Macma), Lim Jooi Soon, Timbalan Pengerusi Majlis Agama Islam Melaka (Maim), Datuk Yaakub Md Amin dan Mufti negeri, Datuk Dr Mohadis Yasin serta jamaah Masjid Cina Krubong Malaka.

Beliau menerangkan dengan menggabungkan bagaimana logik, sains dan hujah dapat dikaitkan dengan pencipta alam ini menyebabkan dia memutuskan untuk memeluk Islam.

Kita doakan beliau di mudahkan oleh Allah Azza wa Jalla dalam sisa hidupnya. Aamin!

المر ۚ تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ ۗ وَالَّذِي أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ الْحَقُّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ

Alif laam miim raa. Ini adalah ayat-ayat Al Kitab (Al Quran). Dan Kitab yang diturunkan kepadamu daripada Tuhanmu itu adalah benar; akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman (kepadanya). (QS Ar Ra’d: 1)

الر ۚ كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ إِلَيْكَ لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِ رَبِّهِمْ إِلَىٰ صِرَاطِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ

Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. (QS Ibrahim: 1)

Mari mempelajari Islam dengan tulus, jujur dan benar, hubungi: www.mualaf.com/pembinamualaf

6.11.15

Sejarah Gelap Para Paus

Kejahatan penguasa agama Kristen ini akhirnya berdampak munculnya paham liberal

Oleh: Dr. Adian Husaini

“Sejarah Gelap Para Paus – Kejahatan, Pembunuhan, dan Korupsi di Vatikan”. Itulah judul sebuah buku yang belum lama ini diterbitkan oleh Kelompok Kompas-Gramedia (KKG). Edisi bahasa Inggris buku ini ditulis oleh Brenda Ralph Lewis dengan judul Dark History of the Popes – Vice Murder and Corruption in the Vatican.

“Benediktus IX, salah satu paus abad ke-11 yang paling hebat berskandal, yang dideskripsikan sebagai seorang yang keji, curang, buruk dan digambarkan sebagai ‘iblis dari neraka yang menyamar sebagai pendeta’. (hal.9)

Itulah sebagian gambaran tentang kejahatan Paus Benediktus IX dalam buku ini. Riwayat hidup dan kisah kejahatan Paus ini digambarkan cukup terperinci. Benediktus IX lahir sekitar tahun 1012. Dua orang pamannya juga sudah menjadi Paus, yaitu Paus Benediktus VIII dan Paus Yohanes XIX. Ayahnya, Alberic III, yang bergelar Count Tusculum, memiliki pengaruh kuat dan mampu mengamankan singgasana Santo Petrus bagi Benediktus, meskipun saat itu usianya masih sekitar 20 tahunan.

Paus muda ini digambarkan sebagai seorang yang banyak melakukan perzinahan busuk dan pembunuhan-pembunuhan. Penggantinya, Paus Viktor III, menuntutnya dengan tuduhan melakukan ‘pemerkosaan, pembunuhan, dan tindakan-tindakan lain yang sangat keji’. Kehidupan Benediktus, lanjut Viktor, ‘Begitu keji, curang dan buruk, sehingga memikirkannya saja saya gemetar.” Benediktus juga dituduh melakukan tindak homoseksual dan bestialitas.

Kejahatan Paus Benediktus IX memang sangat luar biasa. Bukan hanya soal kejahatan seksual, tetapi ia juga menjual tahta kepausannya dengan harga 680 kg emas kepada bapak baptisnya, John Gratian. Gara-gara itu, disebutkan, ia telah menguras kekayaan Vatikan.

Paus lain yang dicatat kejahatannya dalam buku ini adalah Paus Sergius III. Diduga, Paus Sergius telah memerintahkan pembunuhan terhadap Paus Leo V dan juga antipaus Kristofer yang dicekik dalam penjara tahun 904. Dengan cara itu, ia dapat menduduki tahta suci Vatikan. Tiga tahun kemudian, ia mendapatkan seorang pacar bernama Marozia yang baru berusia 15 tahun.

Sergius III sendiri lebih tua 30 tahun dibanding Marozia. Sergius dan Marozia kemudian memiliki anak yang kelak menjadi Paus Yohanes XI, sehingga Sergius merupakan satu-satunya Paus yang tercatat memiliki anak yang juga menjadi Paus.
Sebuah buku berjudul Antapodosis menggambarkan situasi kepausan dari tahun 886-950 Masehi:

“Mereka berburu dengan menunggang kuda yang berhiaskan emas, mengadakan pesta-pesta dengan berdansa bersama para gadis ketika perburuan usai dan beristirahat dengan para pelacur (mereka) di atas ranjang-ranjang berselubung kain sutera dan sulaman-sulaman emas di atasnya. Semua uskup Roma telah menikah dan istri-istri mereka membuat pakaian-pakaian sutera dari jubah-jubah suci.”

Banyak penulis sudah mengungkap sisi gelap kehidupan kepausan. Salah satunya Peter de Rosa, penulis buku Vicars of Christ: The Dark Side of the Papacy. Buku ini juga mengungkapkan bagaimana sisi-sisi gelap kehidupan dan kebijakan tahta Vatikan yang pernah melakukan berbagai tindakan kekejaman, terutama saat menerapkan Pengadilan Gereja (Inquisisi). Kekejaman Inquisisi sudah sangat masyhur dalam sejarah Eropa. Karen Armstrong, mantan biarawati dan penulis terkenal, menyebutkan, bahwa Inquisisi adalah salah satu dari institusi Kristen yang paling jahat (one of the most evil of all Christian institutions). (Karen Armstrong, Holy War: The Crusades and Their Impact on Today’s World, (London: McMillan London Limited, 1991).

Inquisisi diterapkan terhadap berbagai golongan masyarakat yang dipandang membahayakan kepercayaan dan kekuasaan Gereja. Buku Brenda Ralph Lewis mengungkapkan dengan cukup terperinci bagaimana Gereja menindas ilmuwan seperti Galileo Galilei dan kawan-kawan yang mengajarkan teori heliosentris. Galileo (lahir 1564 M) melanjutkan teori yang dikemukakan oleh ahli astronomi asal Polandia, Nikolaus Copernicus. Tahun 1543, tepat saat kematiannya, buku Copernicus yang berjudul De Revolutionibus Orbium Coelestium, diterbitkan.

Tahun 1616, buku De Revolutionibus dimasukkan ke dalam daftar buku terlarang. Ajaran heliosentris secara resmi dilarang Gereja. Tahun 1600, Giordano Bruno dibakar hidup-hidup sampai mati, karena mengajarkan bahwa bumi berputar mengelilingi matahari. Lokasi pembakaran Bruno di Campo de Fiori, Roma, saat ini didirikan patung dirinya.

Melihat situasi seperti itu, Galileo yang saat itu sudah berusia lebih dari 50 tahun, kemudian memilih sikap diam.

Pada 22 Juni 1633, setelah beberapa kali dihadirkan pada sidang Inquisisi, Galileo diputus bersalah. Pihak Inquisisi menyatakan bahwa Galileo bersalah atas tindak kejahatan yang sangat mengerikan. Galileo pun terpaksa mengaku, bahwa dia telah bersalah. Bukunya, Dialogo, telah dilarang dan tetap berada dalam indeks Buku-Buku Terlarang sampai hampei 200 tahun. Galileo sendiri dihukum penjara seumur hidup. Ia dijebloskan di penjara bawah tanah Tahta Suci Vatikan. Pada 8 Januari 1642, beberapa minggu sebelum ulang tahunnya ke-78, Galileo meninggal dunia. Tahun 1972, 330 tahun setelah kematian Galileo, Paus Yohanes Paulus II mengoreksi keputusan kepausan terdahulu dan membenarkan Galileo.

Kisah-kisah kehidupan gelap para Paus serta berbagai kebijakannya yang sangat keliru banyak terungkap dalam lembaran-lembaran sejarah Eropa. Peter de Rosa, misalnya, menceritakan, saat pasukan Napoleon menaklukkan Spanyol tahun 1808, seorang komandan pasukannya, Kolonel Lemanouski, melaporkan bahwa pastor-pastor Dominikan mengurung diri dalam biara mereka di Madrid.

Ketika pasukan Lemanouski memaksa masuk, para inquisitors itu tidak mengakui adanya ruang-ruang penyiksaan dalam biara mereka. Tetapi, setelah digeledah, pasukan Lemanouski menemukan tempat-tempat penyiksaan di ruang bawah tanah. Tempat-tempat itu penuh dengan tawanan, semuanya dalam keadaan telanjang, dan beberapa di antaranya gila.

Pasukan Prancis yang sudah terbiasa dengan kekejaman dan darah, sampai-sampai merasa muak dengan pemandangan seperti itu. Mereka lalu mengosongkan ruang-ruang penyiksaan itu, dan selanjutnya meledakaan biara tersebut.

Kejahatan penguasa-penguasa agama ini akhirnya berdampak pada munculnya gerakan liberalisasi dan sekularisasi di Eropa. Masyarakat menolak campur tangan agama (Tuhan) dalam kehidupan mereka.

Sebagian lagi bahkan menganggap agama sebagai candu, yang harus dibuang, karena selama ini agama digunakan alat penindas rakyat. Penguasa agama dan politik bersekutu menindas rakyat, sementara mereka hidup berfoya-foya di atas penderitaan rakyat. Salah satu contoh adalah Revolusi Perancis (1789), yang mengusung jargon “Liberty, Egality, Fraternity”.

Pada masa itu, para agamawan (clergy) di Perancis menempati kelas istimewa bersama para bangsawan. Mereka mendapatkan berbagai hak istimewa, termasuk pembebasan pajak. Padahal, jumlah mereka sangat kecil, yakni hanya sekitar 500.000 dari 26 juta rakyat Prancis.

Dendam masyarakat Barat terhadap keistimewaan para tokoh agama yang bersekutu dengan penguasa yang menindas rakyat semacam itu juga berpengaruh besar terhadap sikap Barat dalam memandang agama. Tidak heran, jika pada era berikutnya, muncul sikap anti pemuka agama, yang dikenal dengan istilah “anti-clericalism”. Trauma terhadap Inquisisi Gereja dan berbagai penyimpangan kekuasaan agama sangatlah mendalam, sehingga muncul fenomena “anti-clericalism” tersebut di Eropa pada abad ke-18. Sebuah ungkapan populer ketika itu, ialah: “Berhati-hatilah, jika anda berada di depan wanita, hatilah-hatilah anda jika berada di belakang keledai, dan berhati-hatilah jika berada di depan atau di belakang pendeta.” (Beware of a woman if you are in front of her, a mule if you are behind it and a priest whether you are in front or behind).” (Owen Chadwick, The Secularization of the European Mind in the Nineteenth Century, (New York: Cambridge University Press, 1975).

Trauma pada dominasi dan hegemoni kekuasaan agama (Kristen) itulah yang memunculkan paham sekularisme dalam politik, yakni memisahkan antara agama dengan politik. Mereka selalu beralasan, bahwa jika agama dicampur dengan politik, maka akan terjadi “politisasi agama”; agama haruslah dipisahkan dari negara. Agama dianggap sebagai wilayah pribadi dan politik (negara) adalah wilayah publik; agama adalah hal yang suci sedangkan politik adalah hal yang kotor dan profan.
Trauma Barat terhadap sejarah keagamaan mereka berpengaruh besar terhadap cara pandang mereka terhadap agama. Jika disebut kata “religion” maka yang teringat dalam benar mereka adalah sejarah agama Kristen, lengkap dengan doktrin, ritual, dan sejarahnya yang kelam yang diwarnai dengan inquisisi dan sejarah persekusi para ilmuwan.

Berbagai penyelewengan penguasa agama, dan pemberontakan tokoh-tokoh Kristen kepada kekuasaan Gereja yang mengklaim sebagai wakil Kristus menunjukkan bahwa konsep “infallible” (tidak dapat salah) dari Gereja sudah tergoyangkan.

Kaum Muslim, perlu mengambil hikmah dari kasus kejahatan para pemimpin Gereja ini. Ketika para tokoh agama tidak mampu menyelaraskan antara ucapan dan perilakunya, maka masyarakat akan semakin tidak percaya, bahkan bias “alergi” dengan agama. Jika orang-orang yang sudah terlanjur diberi gelar — atau memberi gelar untuk dirinya sendiri – sebagai “ULAMA”, tidak dapat mempertanggungjawabkan amal perbuatannya, maka bukan tidak mungkin, umat akan hilang kepercayaannya kepada para ulama. Mereka akan semakin jauh dari ulama dan lebih memuja selebriti – baik selebriti seni maupun politik.

Kasus yang menimpa sejumlah tokoh agama Katolik itu dapat juga menimpa agama mana saja. Jika tokoh-tokoh partai politik Islam tidak dapat memegang amanah — sibuk mengeruk keuntungan pribadi dan kelompoknya, tak henti-hentinya mempertontonkan konflik dan pertikaian — maka bukan tidak mungkin, umat akan lari dari mereka dan partai mereka.

Jika para pimpinan pesantren tidak dapat memegang amanah, para ulama sibuk mengejar keuntungan duniawi, dan sebagainya, maka umat juga akan lari dari mereka. Jika orang-orang yang dianggap mengerti agama tidak mampu menjadi teladan bagi masyarakat, tentu saja sulit dibayangkan masyarakat umum akan sudi mengikuti mereka.

Semoga kita dapat mengambil hikmah dari semua kisah ini, untuk kebaikan umat Islam di masa yang akan datang.*/Depok, 20 Maret 2011

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini bekerjasama dengan Radio Dakta 107 FM

12.9.15

MNCTV Siarkan Tayangan Pemurtadan dengan Host Berbusana Islami


Eramuslim.com – Sebuah acara lawak yang dibawakan oleh Group Senggol dengan tema “Takut Mati” di MNCTV yang ditayangkan saat libur lebaran kemarin ternyata membawa ‘misi’ khusus. Semua artis dalam acara tersebut berpakaian muslim dan juga berbusana muslimah. Tidak hanya itu saja, penonton soraknyapun berpakaian muslim berbaju koko dan berpeci khas muslim.

Ada tokoh Pak RT (berbaju koko putih) yang bertindak sebagai “pemberi wejangan” dengan didampingi beberapa host. Pemirsa di rumah pasti akan menyangka ini acara Islam. Tapi akan kaget dengan dialog dan ajakan “dakwah” nya ternyata mengajak ke Kristen dengan percaya pada Isa Al-Masih (Yesus) sebagai juru selamat.

[cuplikan dialog]
Pak RT (koko putih): Isa Al Masih berkata dan memberi jaminan: bahwa barang siapa yang percaya pada dia, dia pasti akan memberi kehidupan yang kekal. Karena Isa Al Masih berkata: karena begitu besar kasih “Allah” (di eja al-lah) akan dunia ini sehingga dia mengaruniakan seseorang (yaitu Isa Al Masih) datang ke dunia supaya manusia tidak binasa melainkan memperoleh kehidupan yang kekal.

Host 1 (berkerudung): Buat penonton yang sedang galau nanti masuk surga apa neraka, silahkan hubungi POSKO Curhat… 24 jam.

Host 2 (berkoko): Jadi kita harus yakin ya pak RT, kita harus yakin kita akan masuk surga kalau kita terima Isa Al Masih.

Pak RT: Yap!
***
Hebat sekali, sebuah acara di stasiun televisi swasta nasional yang bernuansa lebaran dan Islami pun bisa disusupi dengan khutbah agama Kristen. Misi ini sangat halus. Baju koko, kerudung, peci, dan tuhan “Yesus” disamarkan dengan “Isa Al-Masih” untuk menarik umat Islam.(rz/pkspiyungan)


MNCTV Tayangkan Ajaran Syiah Terselubung via Film

Islamedia – Stasiun televisi MNCTV menayangkan sebuah Film Televisi (FTV) berjudul “Dia tetap Ibuku” yang mengandung ajaran Syiah. Dalam tayangan tersebut menampilkan bahwa nikah mut’ah ada dalam Islam.

Dalam film tersebut memang menggambarkan betapa buruknya perbuatan kawin kontrak atau yang dikenal dengan istilah nikah mut’ah. Namun secara halus dalam film ini juga memperkenalkan kepada masyarakat umum bahwa nikah mut’ah itu ada dalam Islam.

Perkataan seorang ustadzah dalam film tersebut menyatakan bahwa: ”...kawin kontrak dipergunakan boleh tapi untuk saat-saat yang darurat“.

Cuplikan tayangan yang memperlihatkan dialog yang isinya membolehkan ajaran Syiah berupa kawin mut’ah atau kontrak telah diunggah ke youtube oleh tim Syiah Indonesia, ahad (21/6/2015).

11.9.15

The Untold Story: Cerita Prabowo Subianto yang Tidak Terungkap

Dimulai dari periode orde lama Soekarno, ternyata Prabowo Subianto dan Soe Hok Gie bersahabat. Dalam buku "Catatan Seorang Demonstran" yang merupakan kumpulan tulisan aktivis mahasiswa Soe Hok Gie, nama Prabowo muncul pada 1969. Gie menyebut Prabowo dengan nama "Bowo".

Gie sering menyebut LSM yang dibuat Prabowo sebagai korpsnya Prabowo. Tulisan Gie pada Kamis 29 Mei 1969 memperlihatkan kedekatan keduanya. Mereka beberapa kali kerap keluyuran bareng. "Dari pagi keluyuran dengan Prabowo ke rumah Atika, ngobrol dengan Rachma, dan membuat persiapan-persiapan untuk pendakian Gunung Ciremai," ucap Gie dalam tulisannya.

Soe Hok Gie dalam tulisannya juga menggambarkan Prabowo muda cerdas dan cepat tanggap. "Ia cepat menangkap persoalan-persoalan dengan cerdas tapi naif. Kalau ia berdiam 2-3 tahun dalam dunia nyata, ia akan berubah," kata Gie, dalam catatan Soe Hoek Gie 25 Mei 1969. (Sumber: viva news)

Hingga kisah perjalanannya yang lebih jauh pada orde baru Soeharto sebagai berikut:

Tentang Prabowo Subianto sang "Senopati Wirang" Untold Story.
  1. Sedikit orang yang tahu bahwa perkawinan Prabowo Subianto dengan Titik H. Suharto pada thn1983 adalah berkat jasa L.B. Moerdani.
  2. Prabowo pada 1982-1985 berpangkat Mayor adalah staf khusus Menhankam/Pangab L.B. Moerdani. Moerdani sudah lama mengamati Prabowo.
  3. Sejak lulus Akmil berpangkat Letda, Moerdani serius mencermati/menilai perilaku, karakter dan kinerja Prabowo. Kesimpulannya: Luar Biasa!
  4. Disamping memiliki kejeniusan (IQ: 152), Prabowo sangat berani, patriotik, sangat cinta tanah air. Dalam cerita-cerita Jawa: Senopati Wirang.
  5. Menhankam /Pangab L.B. Moerdani tahu persis Prabowo sudah dijodohkan dengan putri seorang jenderal yang juga dokter. Moerdani diam-diam tidak setuju.
  6. Pada tahun 1982-1985 itu L.B. Moerdani adalah tokoh yang sangat dipercayai oleh Presiden Soeharto. Saran-sarannya didengar dan sering diterima.
  7. Besarnya Kepercayaan Soeharto kepada Moerdani karena dia selalu menunjukan loyalitasnya terhadap Soeharto. Jadi pengaman kekuasaan Soeharto/Orba.
  8. L.B. Moerdani kebetulan juga penganut Katolik, sama dengan Ibu Tien. Pak Harto Islam Abangan, lebih ke Kejawen (Bhirawa). Moerdani lobi Bu Tien.
  9. Moerdani melobi Ibu Tien agar setuju mengambil Mayor Prabowo menjadi calon menantu, menjodohkannya dengan Titiek Hediati Hariyadi Suharto.
  10. Bu Tien setuju dan Pak Harto pun setuju. Mereka tidak tahu Prabowo sudah bertunangan. Akhirnya tunangan dbatalkan, Prabowo nikahi Titiek.
  11. Semula LB Moerdani berharap Prabowo akan menjadi mata dan telinganya di Cendana. Menjadi tangan kanan Moerdani dlm menggapai cita-citanya
  12. L.B. Moerdani tidak menyangka Mayor Prabowo setelah jadi menantu Soeharto malah mengkhianati Moerdani, berpihak kepada Pak harto/Cendana.
  13. Moerdani salah menganalisa dan menilai Prabowo yang Islam abangan, berayahkan sosialis sekuler, ibu dan saudara-saudaranya kristen/non muslim.
  14. Moerdani merasa tidak berisiko ketika dia memaparkan rencananya selaku Menhankam/Panglima ABRI untuk menghancurkan Islam RI secara sistematis.
  15. Termasuk rencana Moerdani untuk merekayasa stigma negatip pada umat Islam Indonesia sebagai "ancaman terhadap Negara dan kekuasaan Soeharto".
  16. Contohnya ABRI membantai ratusan umat Islam pada peristiwa Tanjung Priok. Moerdani melakukan pengondisian agar Islam=musuh negara!
  17. Moerdani memaparkan bagaimana ABRI "menciptakan terorisme Islam", "pembangkangan Islam", "Islam phobia" dst. lalu menumpasnya secara keji.
  18. Moerdani menapak karier di ABRI dengan cara menciptakan Islam sebagai musuh negara dan kemudian ditumpas. Penghargaan dan pujian Suharto untuknya.
  19. Ketika Prabowo tahu rencana besar dan rekayasa-rekayasa yang pernah dilakukan Moerdani dalam rangka membenturkan Islam dengan Pak Harto, dia bocorkan.
  20. Prabowo melaporkan rencana keji Moerdani terhadap umat Islam Indonesia kepada Suharto, mertuanya. Pak Harto kaget, marah dan menyesalkan.
  21. Sebelumnya, Pak Harto sudah lama mendengar adanya rekayasa petinggi ABRI terhadap sejumlah peristiwa terkait "makar kelompok Islam", tapi...
  22. Tapi, Pak Harto abaikan, ia nilai itu hanyalah ekses rivalitas di internal ABRI. Kali ini informasi itu datang dari menantunya sendiri.
  23. Prabowo menilai Moerdani punya agenda lebih besar dengan merekayasa benturan antara Umat islam dengan Suharto. Moerdani ingin jadi Presiden!
  24. Cita-cita Moerdani menjadi Presiden setelah Pak Harto lengser sangat besar dan hanya bisa terwujud jika Islam dan Pak Harto bermusuhan.
  25. Karena jika hubungan Umat Islam dan Pak Harto baik/normal, maka akan sulit bagi Moerdani yang Katolik menjadi Wapres pada tahun 1988.
  26. Pak Harto pasti memperhatikan aspirasi umat Islam saat penetapan wapresnya pada 1988. Oleh sebab itu hubungan Suharto-Islam harus dirusak.
  27. Selanjutnya, Moerdani berharap, setelah menjabat wapres pada 1988, kemungkinan besar Pak Harto akan mundur pd 1993. Moerdani jadi RI -1
  28. Rencana KEJI Moerdani terhadap umat islam Indonesia ini dinilai Prabowo sangat membahayakan posisi Pak Harto. Islam mayoritas di RI.
  29. Lebih kecil risikonya bagi Soeharto membina hubungan baik dengan umat Islam daripada menjadikan Islam sebagai musuh negara. Prabowo membocorkannya.
  30. Setelah dapat laporan Prabowo mengenai rencana keji ABRI diotaki Menhankam/Pangab Moerdani, Soeharto tidak langsung bertindak. Diamati diam-diam.
  31. Pak Harto diam-diam mencegah rencana keji LB Moerdani dgn menempatkan /promosikan sejumlah perwira tinggi ABRI yang kuat keislamannya.
  32. Selain mempromosikan perwira-perwira Islam ABRI, Pak Harto juga promosikan perwira-perwira dari kesatuan lain yang tidak berhubungan dengan jaringan Moerdani.
  33. Akibatnya Menhankam/Pangab Moerdani tidak lagi bisa bergerak bebas karena dikelilingi oleh jenderal-jendral Islam (TNI Hijau). Dia terjepit!
  34. Puncak kekesalan Moerdani terjadi ketika Pak Harto mencopot Moerdani dari jabatan Pangab tahun 1988 dan menunjuk Try Soetrisno jadi Pangab.
  35. Try Soetrisno tidak berasal dari Akmil tapi dari Atekad (akademi teknik AD), bukan perwira intelijen, tidak ada sentuhan dari Moerdani
  36. Moerdani yang marah dan kecewa terhadap Soeharto kemudian merencanakan balas dendam besar-besaran dengan berencana menjatuhkan Soeharto.
  37. Sebelumnya pada tahun 1984, Moerdani berhasil mengompori umat Islam agar marah kepada Suharto dengan menerapkan kewajiban azas tunggal.
  38. Seluruh Ormas dan partai di Indonesia harus mencantumkan Pancasila sbg satu-satunya azas. Tidak boleh Islam atau azas lain. HARUS PANCASILA!
  39. Reaksi keras umat Islam terhadap penerapan azas tunggal Pancasila memang diharapkan Moerdani. Bahkan Moerdani kondisikan agar Islam berontak.
  40. Reaksi keras umat Islam terhadap penerapan azas tunggal Pancasila memang diharapkan Moerdani. Bahkan Moerdani kondisikan agar Islam berontak.
  41. Jaringan intelejen Moerdani disusupkan ke ormas-ormas Islam dan ditugaskan untuk memanas-manasi tokoh-tokoh ormas Islam memberontak terhadap Suharto.
  42. Tujuannya agar Suharto marah sama Islam dan Islam dinilai sebagai ancaman terhadap negara/Suharto, lalu ABRI diperintahkan membantai "musuh tersebut".
  43. Rencana Benny Moerdani kandas, gagal total, karena ormas-ormas Islam juga didekati orang-orang Suharto dan diberi pengertian kondisi asas Pancasila yang sebenarnya.
  44. Moerdani kemudian tahu bahwa penyebab kegagalan rencana besarnya menstigmasasi Islam sebagai musuh negara dikarenakan laporan Prabowo.
  45. Prabowo sempat "dibuang" oleh Moerdani dengan memutasikannya menjadi Kasdim (kepala staf kodim), namun oleh Kasad Rudini, Prabowo dipulihkan.
  46. Sejak itu, dalam otak Moerdani ada 2 musuh besar yang harus dihancurkan yakni Prabowo dan Suharto. Moerdani susun rencana strategis.
  47. Puluhan tahun menjadi "DEWA" di ABRI dan Intelijen, antek-antek Moerdani masih banyak. Dua yang menonjol: Luhut Panjaitan dan Hendropriyono.
  48. Meski LB Moerdani sudah tidak jadi panglima ABRI dan Menhankam, dia masih bisa memerintahkan Hendropriyono untuk back up PDI Megawati.
  49. Saat itu Megawati adalah simbol perlawanan terhadap Presiden Suharto khususnya melalui PDI. Kongres PDI terpecah menghasilkan PDI Kembar.
  50. Keberadaan PDI kembar: satu diketuai Soerjadi dan satu lagi dipimpin Megawati (yang saat ini kita tahu sebagai PDI Perjuangan), bisa terjadi karena ada dukungan jenderal pro Moerdani.
  51. Keberhasilan Prabowo meyakinkan Pak Harto dan Ibu Tien terhadap bahaya besar yang sedang direncanakan Moerdani, menyebabkan...
  52. Menyebabkan Pak Harto dapat menerima & mempercayai Prabowo sepenuhnya, termasuk saran Prabowo agar Pak Harto membina hubungan mesra dengan Islam.
  53. Penerapan azas tunggal Pancasila yang menimbulkan reaksi keras umat Islam, tidak meletus menjadi bencana dengan perubahan sikap Pak Harto.
  54. Pak Harto mulai mendekati Islam. Ibu Tien menjadi mualaf, disusul Pak Harto dan kemudian Pak Harto sekeluarga menunaikan Ibadah Haji.
  55. Pak Harto berhasil membangun hubungan harmonis dengan umat Islam. Suatu hubungan baik yang belum pernah terjalin selama 24 thn Suharto berkuasa.
  56. Tahun 1990 merupakan tahun kemerdekaan umat Islam Indonesia setelah "dijajah dan ditindas" selama 24 tahun Orde baru/Suharto.
  57. Puncaknya 7 Des 1990 ICMI didirikan di UniBraw Malang. Tahun 1993 menteri-menteri Kabinet dan petinggi-petinggi ABRI mulai dijabat tokoh/perwira Muslim.
  58. Benny Moerdani dan kelompoknya terus mencari jalan bagaimana menghancurkan Soeharto dan Prabowo. Akhirnya ditemukan cara: Penculikan!
  59. Penculikan/pembunuhan sejumlah warga pada tahun 1997 menjelang Pemilu (Pemilihan Umum) dan kemudian diikuti dengan penculikan/pembunuhan setelah SU MPR 1998.
  60. Saat terjadi Penculikan/pembunuhan menjelang pemilu 1997 sama sekali belum ada tuduhan kepada Kopassus sebagai terduga pelakunya.
  61. Namun ketika Tim Mawar melakukan penculikan aktivis pada 2-4 Februari 1998 dan 12-13 Maret 1998 dalam rangka terjadi kebocoran operasi.
  62. Kebocoran informasi mengenai operasi Tim Mawar dlm rangka pengaman SU MPR terjadi karena ada 1 target, yakni andi arief belum diringkus.
  63. Andi Arief sempat kabur, dicari kemana-mana, akhirnya ditemukan di persembunyiannya di Lampung. Dibawa ke Jakarta jalur darat via Bakauheni.
  64. Saat Tim Mawar menaiki Kapal Ferry di Bakauheni, petugas polisi menghentikan Tim Mawar yang membawa Andi Arief dgn mata tertutup kain.
  65. Meski Tim Mawar kemudian diizinkan masuk Ferry setelah menunjukan kartu pengenal, kejadian ini dilaporkan polisi ke DenPom Lampung.
  66. Dan DenPom Lampung meneruskan info ini ke DanPuspom TNI di Jakarta. Saat itulah info bocor, lalu ditunggangi oknum-oknum TNI binaan Moerdani.
  67. Peristiwa penangkapan andi arief di Lampung dan dibawa ke Jakarta pada tgl 28 Maret 1998, ditunggangi dengan terjadinya penculikan lain.
  68. Penculikan lain/susulan pada tanggal 30 Maret 1998 dengan korban Petrus Bima Anugrah, dilakukan oleh Tim Lain bukan Tim Mawar.
  69. Sebelumnya Tim Lain juga sudah menunggangi penculikan Herman Hendarwan pada tgl 12 Maret 1998. Para korban ini hilang/mati dibunuh.
  70. Korban penculikan Tim Lain semua dibunuh, mayoritas non muslim agar menimbulkan kesan pembunuhan dilakukan oleh Kopassus pimpinan Prabowo.
  71. FITNAH terhadap Prabowo, Kopassus melalui penculikan/ pembunuhan warga/aktivis adalah untuk tujuan akhirnya untuk melemahkan Suharto. Kenapa?
  72. Karena untuk menghancurkan Suharto harus terlebih dahulu menghancurkan penopang utama kekuasaan Suharto yakni TNI!
  73. Kekuatan inti TNI ada pada Kopassus sebagai kesatuan elit yang paling dibanggakan TNI. Moerdani cs hancurkan Suharto dengan menghancurkan TNI.
  74. Pemilihan target korban yang umumnya non muslim/katolik dimaksudkan "menghilangkan jejak pelaku" sekaligus memancing perhatian Dunia.
  75. Seolah-olah di Indonesia sedang berkuasa rezim Suharto yang anti katolik/kristen. Media-media yang dimiliki katolik/kristen pun bersuara sangat keras.
  76. Akibatnya, Prabowo-Kopassus-TNI-Suharto babak belur dihajar dan difitnah Moerdani cs melalui penunggangan operasi Tim Mawar ini.
  77. Namun Pak Harto tetap bertahan. Sampai akhirnya terjadi peristiwa kerusuhan Mei 1998, yang diawali dengan penembakan terhadap Mahasiswa Trisakti, memicu kemarahan masa.
  78. Peristiwa Trisakti jelas ditunggangi kelompok Benny Moerdani dengan memfitnah Polres JakBar, Brimob dan Kopassus sebagai pelakunya. Memprovokasi dan menyulut kemarahan dimana-mana.
  79. Krisis Moneter yg diperburuk oleh perampokan fasilitas BLBI oleh bankir cina melalui rekayasa kredit & tagihan pihak ketiga yang macet dll.
  80. Sampai hari ini Negara kita masih terbebani utang BLBI sebesar lebih Rp 600 triliun, baru lunas dibayar via APBN hingga 2032.
  81. Krisis Moneter, rekayasa opini, fitnah, kerusuhan Mei 1998 menjadi penyebab utama kejatuhan Soeharto 20 Mei 1998.
  82. Pada saat kerusuhan Mei 1998 kembali TNI, Kopassus dan Prabowo dijadikan KAMBING HITAM oleh kelompok Moerdani cs yg berkolaborasi dengan KG.
  83. Situasi kacau dan tak terkendali dimanfaatkan para perusuh diduga kesatuan loyalis Moerdani cs untuk membakar kota dan mengeruhkan situasi.
  84. Kehadiran sekelompok orang tidak dikenal membuat rusuh, terkordinir dan ini yang dibaca Prabowo sebagai faktor dominan yang membahayakan negara.
  85. Paska kerusuhan dikembangkan opini sampai ke seluruh dunia seolah-olah telah terjadi pemerkosaan terhadap wanita-wanita cina, tuduhan itu tidak terbukti.
  86. Tuduhan itu tidak terbukti sama sekali. Secara teori pun mustahil ada orang yang sempat dan berhasrat lakukan pemerkosaan di tengah-tengah kerusuhan.
  87. Tuduhan itu hanya untuk menjatuhkan TNI, menghancurkan Suharto. Fitnah itu sukses besar. Suharto pun termakan fitnah tsb.
  88. Laporan sejumlah jenderal langsung ke Suharto menghasilkan pengusiran Prabowo oleh keluarga cendana karena dianggap pengkhianat Suharto.
  89. Prabowo tidak diberi kesempatan menjelaskan fakta sebenarnya kepada Suharto. Operasi Inteljen, penyesatan fakta & informasi Moerdani cs SUKSES!
  90. Operasi itu sangat rapi, cermat dan dibantu media-media kolaborator moerdani seperti Harian Kompas Grup Prabowo dicap pengkhianat Suharto.
  91. Peran KG (konspirasi global) sangat dominan. Sejak Suharto mualaf dan mesra dengan umat Islam, Suharto tidak lagi jadi "Hadiah Terbesar" untuk AS. Sejak awal mula Soeharto menggantikan (mengkudeta) Soekarno menjabat Presiden, AS menyetir Indonesia melalui Soeharto, contohnya bisa dilihat dari pemberian Freeport yang sebelumnya tidak disetujui oleh Soekarno dan Soekarno dianggap musuh Amerika karena keberpihakan Soekarno kepada paham Komunis (PKI).
  92. Kebangkitan Islam Indonesia era 1990an dinilai jadi ancaman oleh AS, Barat, Australia & Singapore. Sejalan dengan teori pasca perang dingin.
  93. Teori/pendapat Samuel P. Hutington dlm tulisannya "The Clash of Civilization" (benturan peradaban) terus menerus dikembangkan di Barat.
  94. Islam dikembangkan sebagai musuh baru dunia Barat paska kejatuhan Komunis Uni Soviet & Eropa Timur. Islam di RI juga dinilai sebagai ancaman.
  95. Upaya penjatuhan Suharto yang sedang mendorong kebangkitan Islam di Indonesia setelah 24 tahun dijajah bangsa sendiri, dijadikan agenda utama KG.
  96. Penjatuhan Suharto itu sekaligus untuk melakukan imperialisme baru atas Indonesia melalui LOI IMF - RI yang menghancurkan kedaulatan RI.
  97. Pasca lengsernya Suharto yang disebut sebagai orde REFORMASI, pemerintah menerapkan demokrasi liberal yang tidak sesuai dengan demokrasi Pancasila, yang menyebabkan para kapitalis dengan mudah menjadi penguasa-penguasa.
  98. Era 1998-2004 Indonesia gonjang ganjing tanpa henti, gangguan keamanan, kerusuhan dimana-mana, ekonomi morat-marit, pers tak terkendali.
  99. PERS menjadi penguasa baru yang dominan, membentuk opini, mengarahkan dan membentuk persepsi rakyat sesuka hati dan sesuai agenda masing-masing.
  100. Pers jadi "the first state", opini mengendalikan kebijakan eksekutif, legislatif dan yudikatif. Trial by the press menjadi tontonan sehari-hari.
  101. Pencopotan Prabowo selaku Pangkostras juga disebabkan penyesatan informasi. Bermula dari laporan ke Panglima TNI tentang adanya pasukan liar.
  102. Pangkostrad Prabowo mengantisipasi gerakan pasukan liar tersebut dengan mengerahkan pasukan kostrad dalam rangka pengamanan, malah jadi sasaran.
  103. Apalagi ketika hasil penyisiran gedung-gedung di sekitar Istana/Ring 1 ditemukan sejumlah besar senjata dan amunisi di Gedung Humpus (Gambir).
  104. Kontan Prabowo dituduh sebagai penimbun senjata dan amunisi dlm jumlah besar yang ditemukan di lantai 3 Gedung Humpus tsb, Prabowo difitnah.
  105. Usaha Prabowo menjelaskan bahwa dirinya mustahil melakukan kudeta atau menggulingkan presiden Habibie tidak diterima Presiden Habibie.
  106. Opini yang begitu kuat menyudutkan Prabowo adalah hasil misinformation (penyesatan) & deception (pengelabuan) oleh kelompok Moerdani cs. Dan menjadikan Prabowo kambing hitam atas segala kerusuhan yang terjadi 1998 termasuk penculikan dan usaha kudeta.
  107. Begitu kuatnya rekayasa opini dan fitnah dilancarkan kepada Prabowo sehingga Habibie, petinggi-petinggi TNI dan publik LUPA pada SATU HAL:
  108. Mereka LUPA pada SATU HAL yang menjadi sifat dan karakter dasar Prabowo yang sudah sejak muda menjadi ciri khas/trade marknya yakni:
  109. Yakni Prabowo memiliki patriotisme yang luar biasa, kecintaannya terhadap bangsa dan negara yang luar biasa. Mustahil dia melakukan itu.
  110. Kami pernah ditegur keras Mayjen Hariyadi Darmawan,, mantan ketua Alumni UI: Saya jamin dengan jiwa raga saya tentang Patriotisme Prabowo.
  111. "Orang seperti Prabowo tidak mungkin melakukan tindakan sekecil apapun yang dapat membahayakan negara!" Itu pesan Hariadi pada kami.

Sumber: apasih.com

9.9.15

Amerika yang Menanam Bom, Eropa yang Memanen Aliran Pengungsi dan Imigran

Eramuslim – Sebuah lembaga peneliti asal Kanada menyatakan bahwa derasnya arus pengungsi yang kini membanjiri negara-negara Eropa disebabkan oleh ambisi perang yang dilancarkan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Dalam laporan pengamata Global Research yang diterbitkan pada akhir pekan kemarin menyatakan, “Dahulu ditahun 2011 perang AS di Libya untuk menggulingkan Muammar Gaddafi telah mengakibatkan masuknya gelombang pengungsi asal Libya ke negara-negara Eropa. Dan kini hal itu terulang kembali di Suriah.”

Global Research melanjutkan, “Tidak hanya di Timur Tengah, dukungan AS terhadap operasi militer pemerintah Ukraina untuk memerangi kelompok teroris pro-Rusia juga menyebabkan perpindahan warga Ukraina ke Eropa.”

Menurut lembaga pemantau peta politik di dunia internasional menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak pernah belajar dari kegagalan 9700 serangan udara di Libya pada tahun 2011 lalu, yang kini menjadikan Libya sebagai negara gagal di kawasan utara Afrika. (Rassd/Ram)


Uni Eropa Menjadi Rumah Masa Depan Bagi Bangsa Arab dan Muslim?

BRUSSEL (voa-islam.com) - Tak pernah terpikirkan oleh siapapun, Uni Eropa yang begitu menggelegak phobia terhadap Islam, bahkan media-media sayap kanan, sangat rasis dan terus mengkapanyekan sikap phobia, tiba-tiba sekarang Uni Eropa, dan para pemiimpin dan rakyatnya bisa menerima ratusan ribu pengungsi dari Arab, terutama Suriah.

Tak kedengaran lagi suara-suara negatif dan menentang terhadap kehadiran para imigran dari pengunsi Arab, yang sekarang ini membanjiiri Uni Eropa. Semua mengucapkan 'welcome' dengan penuh rasa kemanusiaan. Begitu Uni Eropa. Tak kurang Perdana Menteri Jerman Angela Merkel yang menjadi pahlawan bagi para pengungsi, dan bersedia menampung ratusan ribu para pengungsi. Sungguh sangat luar biasa.

Presiden Komisi Eropa, Jean Claude Juncker, mengatakan Uni Eropa menghadapi tantangan berat dengan kedatangan para pengungsi.

Dalam pidato di depan para anggota Parlemen Eropa, hari Rabu (09/09), Juncker mendesak negara-negara anggota untuk menerima kenyataan bahwa Eropa dipandang sebaga tempat perlindungan yang aman sekaligus sebagai simbol harapan bagi para pengungsi.

Ia mengusulkan agar tambahan 160.000 pencari suaka ditempatkan di seluruh negara anggota Uni Eropa dengan sistem kuota mengikat.

Sebelumnya mengemuka usul pembagian penempatan pengungsi ke negara anggota yang kemudian ditentang sejumlah negara.

Proposal Juncker menurut rencana akan dibahas oleh para menteri Uni Eropa hari Senin (14/09).

Menanggapi seruan presiden Komisi Eropa, Kanselir Jerman, Angela Merkel, menegaskan negara-negara anggota Uni Eropa mestinya langsung menyepakati kuota mengikat tanpa membatasi jumlah pengungsi yang akan diambil.

Sikap AustraliaDengan kata lain Merkel mengatakan usul Juncker adalah permintaan minimum dan Uni Eropa harus menerima lebih banyak pengungsi.

Sementara itu Perdana Menteri Republik Ceko, Bohuslav Sobotka, mengatakan Uni Eropa tidak harus memfokuskan diri pada rencana-rencana baru, tapi menerapkan saja perjanjian di masa lalu soal pengungsi dan pencari suaka.

Dalam perkembangan terkait, pemerintah Australia mengatakan akan menampung tambahan 12.000 pengungsi dari Suriah dan Irak.

Perdana Menteri Tony Abbott mengatakan kelompok minoritas yang mengalami penindasan, yang saat ini mencari perlindungan di Lebanon, Yordania, dan Turki, akan mendapatkan prioritas.

Para pengungsi ini akan diterima dan menetap di Australia mulai akhir tahun


Robert Fisk: Serangan "Teror" di Barat Adalah Akibat Zalimnya Mereka di Dunia Arab

Eramuslim – Penulis sekaligus peneliti urusan Timur Tengah asal Inggris, Robert Fisk, menyatakan bahwa serangan teror yang terjadi di Eropa dalam kurun waktu 1 tahun ini adalah akibat dari kedzholiman Barat terhadap Timur Tengah.

Pernyataan ini dituliskan Fisk dalam artikel terbitannya di surat kabar The Independent Inggris pada hari Minggu (22/11) kemarin.

Apa yang terjadi di Eropa saat ini adalah akibat kebodohan Barat dan penolakan mereka untuk memahami ketidakadilan yang dilakukan di Timur Tengah,” tulis Robert Fisk dalam artikelnya.

Berhentilah wahai pemuda,” nukil Fisk dari nasehat mantan Presiden AS, Dwight D. Eisenhower, kepada mantan Perdana Menteri Inggris, Anthony Eden, ketika memutuskan mengakhiri perang Inggris di Mesir pada tahun 1956.

Fisk melanjutkan, “Dan saat ini sudah saatnya kita mengulangi perkataan mantan Presiden Dwight D. Eisenhower kepada setiap pemimpin, politisi, dan sejarawan bodoh yang menganggap mereka adalah pemimpin perang abadi.

23.8.15

Rezim Jokowi: Diskotik dan Klub Malam Bebas Pajak, Penerbitan Buku Kena Pajak Tinggi

Eramuslim.com – Pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor: 158/PMK.010/2015 yang ditandatangani Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro pada tanggal 12 Agustus 2015, telah menetapkan sejumlah jenis jasa kesenian dan hiburan dalam kelompok yang tidak dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Ada delapan jenis jasa kesenian dan hiburan yang tidak dikenai PPN. Peraturan ini akan diberlakukan pada 12 September 2015. Sebab, berdasarkan bunyi pasal 3 dalam PMK tersebut, peraturan mulai berlaku setelah 30 hari terhitung sejak tanggal diundangkan. Peraturan ini diundangkan pada 13 Agustus 2015.
Berikut jenis jasa kesenian dan hiburan yang tidak dikenai PPN:
  1. Tontonan film
  2. Tontonan pagelaran kesenian, tontonan pagelaran musik, pagelaran tari, pagelaran busana
  3. Tontonan kontes kecantikan, kontes binaraga, kontes sejenisnya
  4. Tontonan berupa pameran
  5. Diskotik, karaoke, klab malam dan sejenisnya
  6. Tontonan pertunjukan sirkus, pertunjukan akrobat, sulap
  7. Tontonan pertandingan pacuan kuda, pertandingan kendaraan bermotor, permainan ketangkasan
  8. Tontonan pertandingan olahraga
Namun anehnya, penerbitan buku termasuk penjualan, royalti penulis, kertas, dan seluruh lini produksinya dikenakan pajak yang cukup tinggi. Padahal klub malam dan diskotik sama sekai tidak bisa membuat bangsa ini pintar. Seharusnya penerbitan buku dibebaskan pajak, namun diskotik dan klub malam dikenakan panjak setinggi-tingginya. Tapi faktanya terbalik. Inilah potret rezim Jokowi. Bangsa akan diperbodoh terus agar terus mendukung rezim penguasa yang kualitas KW-3 seperti sekarang.(rz)


AYO KERJA???
AYO NONTON! AYO GOYANG!
  (Duuh!)  

22.8.15

Kisah Tertangkapnya Oknum Polisi Kristen yang Pakai Baju FPI dan Jadi Provokator Parade Tauhid di Jakarta

Eramuslim.com – Dalam acara Parade Tauhid di Jakarta pada Ahad (16/8/2015) lalu, tertangkap oknum aparat yang menyamar sebagai provokator untuk mengganggu jalannya acara besar umat Islam itu. Hal tersebut diungkapkan oleh anggota tim khusus pengamanan Parade Tauhid, Aziz Yanuar, SH, Kamis (20/8/2015) seperti dikutip Suara-Islam.com.

“Saat iring-iringan menuju arah bundaran HI, ada seseorang pakai atribut FPI sedang memaki-maki polisi dengan bahasa kasar bahkan mengancam dan berbuat kekerasan, orang tersebut menyekek leher aparat, tapi anehnya ketika dilerai oleh pasukan pengamanan parade, malah polisi itu mengatakan; “biar aja mas biar, gak apa-apa”, cerita Aziz.

Setelah itu, lanjut Aziz, tim pengamanan Parade Tauhid berinisiatif menangkap oknum tersebut. “Orang itu mengaku dari FPI Makasar Jakarta Timur, tapi ketika ditanya Kartu Tanda Anggota (KTA) FPI, dia tidak punya, ditanya siapa ketua FPI di daerahnya dia juga tidak tahu. Tapi kemudian tim menemukan KTA kepolisian di kaos kaki di bawah kakinya,” ungkapnya.

Menurut Aziz, dari tanda pengenalnya provokator tersebut bernama Paruliant. “Agamanya Protestan, pangkatnya Brigadir dari Polres Jakarta Pusat,” katanya.

Ia melanjutkan, saat provokator tersebut ditahan tim keamanan, kemudian datanglah komandan oknum tersebut berpakaian preman dari kepolisian, singkat cerita akhirnya orang tersebut dilepas oleh tim pengamanan.

Aziz yang juga menjadi anggota Pusat HAM Islam (PUSHAMI) ini mengatakan, tertangkapnya provokator ini menjadi pelajaran bahwa aparat tidak hanya bertugas mengamankan acara, mereka juga punya tujuan menggagalkan kegiatan khususnya acara umat Islam.

“Cara-cara licik tetap digunakan oleh aparat untuk memancing kekerasan dan kerusuhan, dan info semacam ini mesti disebarkan biar masyarakat terutama mereka yang anti kelompok yang selalu diidentikan dengan kekerasan itu tahu ada upaya seperti ini,” ujar Aziz.

“Dan tidak menutup kemungkinan juga kan, yang kemarin kerusuhan DPRD DKI waktu kasus demo Ahok itu ada orang-orang macam aktor polisi seperti ini,” tambahnya. Ia juga berpesan, kedepannya setiap acara umat Islam harus lebih baik tim pengamanannya.(td)

5.8.15

13 Alasan Emmanuel Adebayor Masuk Islam

EMMANUEL Adebayor adalah pemain sepak bola profesional dari Togo yang bermain untuk klub Inggris Tottenham Hotspur dan memperkuat tim nasional Togo. Sebelumnya ia bergabung dengan klub Metz, Monaco, Arsenal, Real Madrid dan Manchester City.

Beberapa bulan yang lalu, Emmanuel Adebayor merilis informasi yang berkaitan dengan pribadi dan keluarganya secara online. Seiring berjalannya waktu, terkuak kabar bahwa ia memutuskan untuk masuk Islam. Ia memutuskan untuk meninggalkan keyakinan lamanya, Kristen dan memilih Islam sebagai jalan hidup. Proses masuk Islam Adebayor ini juga diunggah ke Youtube.

Adebayor masuk Islam bukan tanpa pemikiran yang matang. Ia benar-benar memunyai alasan yang kuat mengapa akhirnya ia memilih Islam dan meninggalkan keyakinan lamanya. Laki-laki kelahiran tahun 1984 ini menganggap bahwa umat Muslim adalah umat yang paling menganut nilai-nilai yang diajarkan oleh Yesus atau Isa Alaihissalam daripada orang Kristen sendiri.

Inilah 13 alasan valid menurut Emmanuel Adebayor:
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. mengajarkan tauhid yaitu hanya ada satu Tuhan yang layak untuk disembah. Hal ini tercantum dalam Kitab Ulangan 6: 4, Markus 12: 29. Umat Islam pun mempercayai hal ini sebagaimana tercantum dalam QS. An-Nisa: 171.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. tidak makan daging Babi sebagaimana tercantum dalam Kitab Imamat 11: 7 yang selaras dengan QS. Al-An’am: 145.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. memberi salam dengan “assalamu’alaikum” (Semoga kedamaian/keselamatan menyertaimu) dalam Johannes 20: 21. Umat Islam juga saling memberi salam dengan kalimat ini.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. selalu mengatakan ‘jika Tuhan menghendaki’ (insya Allah), Muslim mengatakan ini sebelum melakukan sesuatu sebagaimana dianjurkan dalam QS. Al-Kahf: 23-24.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. membasuh muka, tangan dan kakinya sebelum berdoa. Muslim pun melakukan hal yang sama.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. dan nabi-nabi yang terdapat dalam Kitab Injil berdoa dengan kepala menyentuh tanah (lihat Matius 26: 39). Umat Islam pun juga diperintahkan hal serupa di QS. Ali-Imran: 43.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. memelihara jenggot dan memakai jubah. Umat Islam pun disunahkan untuk melakukan yang serupa.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. patuh pada hukum dan percaya pada para nabi (lihat Matius 5: 17). Umat Muslim pun melakukan hal yang sama sebagaimana diajarkan dalam QS. Ali-Imran: 84 dan Al-Baqarah: 285.
  • Ibunda dari Yesus atau Nabi Isa a.s. yang bernama Maryam berpakaian dengan sederhana, menutup seluruh tubuhnya dan memakai penutup kepala (hijab). Hal ini bisa ditemukan dalam 1 Timotius 2: 9, Kitab Kejadian 24: 64-65, Korintus 11: 6. Perempuan Muslim juga berpakaian yang sama sebagaimana diperintahkan oleh QS. Al Ahzab: 59.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. dan nabi-nabi lain yang terdapat dalam Injil berpuasa hingga 40 hari (lihat Kitab Keluaran 34: 28, Daniel 10: 2-6, dan Matius 4: 1). Muslim juga berpuasa di bulan Ramadan. Muslim diwajibkan berpuasa sebulan penuh atau 30 hari di bulan suci Ramadan (lihat QS. Al-Baqarah: 183). Setelah Ramadan disunahkan untuk berpuasa selama 6 hari untuk melengkapi pahala puasa sebelumnya.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. mengajarkan umatnya untuk mengucapkan ‘Kedamaian bagi rumah ini’ ketika ia memasuki rumah (lihat Lukas 10: 5) dan memberi salam kepada pemilih rumah. Umat Muslim melakukan hal serupa sebagaimana yang dilakukan dan diajarkan oleh Yesus atau Nabi Isa a.s. Ketika masuk rumah, kita dianjurkan untuk mengucapkan ‘Bismillah’ dan ‘assalamu’alaikum’ yang memunyai makna sama dengan ajaran Yesus. Hal ini tercantum dalam QS. An-Nur: 61.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. dikhitan atau sunat. Khitan adalah 1 dari 5 fitrah dalam Islam yang harus dilakukan oleh laki-laki Muslim. Menurut Injil pada Lukas 2: 21, Yesus berusia 8 hari ketika ia dikhitan. Dalam kitab Taurat, Allah menyatakan kepada Nabi Ibrahim a.s. bahwa khitan adalah perjanjian abadi (lihat Kejadian 17: 13). Qur’an surat An-Nahl: 123 juga memerintahkan Muslim untuk mengikuti agama Ibrahim. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Ibrahim mengkhitan dirinya sendiri ketika usianya 80 tahun." (Sahih Bukhari, Muslim, Ahmad).
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. berbicara bahasa Aramaic dan menyebut Tuhan dengan ‘Elah’ yang diucapkan sama dengan Allah. Aramaic adalah bahasa Bible (Injil) yang kuno. Aramaic adalah salah satu dari bahasa Semit yang juga meliputi bahasa Hebrew (Yahudi), Arab, Ethiopia dan Assyiria kuno serta bahasa Babilonia dari Akadia. Bahasa Aramaic untuk ‘Elah’ dan Arab untuk ‘Allah’ adalah sama.
Dari sini terlihat jelas, siapa di antara umat Kristen dan Islam yang merupakan pengikut setia dari Yesus. Tentu saja, Umat Islam!

Karena itulah, atas alasan tersebut saya memutuskan menjadi pengikut setia Yesus dengan menjadi Muslim,” pungkas Emmanuel Adebayor. (riafariana/dbs/voa-islam.com)

True! Umat Islam Lebih Kristen daripada Umat Kristen

Penulis: Langgeng Saputra

Artikel ini telah diverifikasi oleh Mantan Father (Pendeta) dan Pendiri Mualaf Center Indonesia (mualaf.com), Koh Steven Indra

Umat Islam Lebih Kristen daripada Umat Kristen

Jika Kristen berarti mengikuti ajaran Yesus Kristus (Nabi Isa 'Alayhi Salam), maka umat Islam lebih Kristen daripada Kristen. Karena Yesus menyuruh untuk mentauhidkan Allah (hanya menyembah Allah).

Ketika ada seseorang yang bertanya kepada Yesus tentang hukum yang terutama, Yesus menjawab (dalam Markus 12: 29): "Hukum yang terutama adalah dengarlah hai orang Israil, Tuhan Allah kita, TUHAN ITU ESA."
  • Umat Muslim hanya menyembah Allah, sedangkan umat Kristen tidak metauhidkan Allah. Yesus Kristus berkata bahwa tidak boleh meniadakan satu hukum pun di dalam Perjanjian Lama.
Yesus Kristus berkata dalam Gospel Matius 5: 17-20: "Janganlah kamu menyangka, bahwa aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para Nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini. Satu iota atau satu titikpun tidak akan di tiadakan dari hukum taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum taurat sekalipun yang paling kecil dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah dalam kerajaan sorga. Tetapi siapa yang melakukan dan mengajar kan. Segala perintah-perintah hukum taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam kerajaan sorga. Jika hidup keagamaan mu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam kerajaan sorga."

Jadi Yesus melarang meniadakan satu hukum pun di dalam Perjanjian Lama.

Disebutkan dalam Perjanjian Lama, Injil Imamat 11: 7-8: "JANGAN MAKAN BABI!", juga dalam Bilangan 14:8 dan Yesaya 65: 2-5: "JANGAN MAKAN BABI!".
  • Orang Kristen makan babi sementara Islam melarang umatnya untuk makan babi.
Disebutkan dalam Efesus 5: 18 dan Amsal 20: 1 bahwa "KAU TIDAK BOLEH MABUK DENGAN ANGGUR!".
  • Islam melarang umatnya untuk minum alkohol tapi Kristen minum alkohol yang memabukkan.
Yesus Kristus menyebutkan dalam Gospel Lukas bahwa YESUS DISUNAT pada hari kedelapan.
  • Umat Islam disunat tapi mayoritas umat kristen tidak disunat.

Kami (umat Islam) mencintai Yesus Kristus, kami menghormatinya, kami mengikutinya tapi kami tidak menyembahnya, karena Yesus (Isa 'Alayhi Salam) adalah salah satu dari Rosul Tuhan dan BUKAN TUHAN.

Yesus tidak bersalah, Gerejalah yang berbuat kesalahan karena menganggap Yesus Tuhan. Padahal Yesus tidak pernah mengaku sebagai Tuhan dan tdak pernah menyuruh umatnya untuk menyembahnya.

Menurut kami (umat Islam), Yesus (Isa 'Alayhi Salam) adalah salah satu Rosul besar Tuhan. Pada masa Yesus Kristus, Yesus berkata (Gospel Yohanes 14: 6) "Akulah jalan dan kebenaran..." hal ini berarti dia adalah Rosul Tuhan, Nabi Muhammad shollallâhu' alayhi wasallam juga merupakan jalan dan kebenaran.

Karena Beliau shollallâhu' alayhi wasallam adalah nabi yang terakhir. bahkan Yesus Kristus membicarakan tentang Nabi Muhammad Shollallâhu' alayhi wasallam. Yesus berkata (Yohanes 16: 7) "Sebab jikalau aku tidak pergi, penghibur itu tidak akan datang kepadamu." (Yohanes 16:13) "Tetapi apabila ia datang, yaitu roh kebenaran, ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran."
Jadi hari ini sebagai orang kristen, jika Anda (orang kristen) benar-benar mencintai Yesus Kristus maka Anda (orang kristen) harus mengikuti ajaran Nabi Muhammad shollallâhu' alayhi wasallam!
Perlu diingat, yang di maksud penghibur/roh kebenaran bukanlah roh kudus, tapi Nabi Muhammad shollallâhu' alayhi wasallam. Gospel Yohanes 16: 7 menyebutkan "Adalah lebih berguna bagi kamu. Jika aku pergi. Sebab jikalau aku tidak pergi, penghibur itu tidak akan datang kepadamu."

Jadi syaratnya agar roh kebenaran ini datang adalah Yesus Kristus harus pergi. Sedangkan roh kudus sudah ada sebelum Yesus kristus datang, roh kudus juga ada selama Yesus ada.

Jadi bagaimana mungkin penghibur itu adalah roh kudus? Jadi ini merujuk kepada nabi Muhammad Shollallâhu' alayhi wasallam bukan roh kudus. Dan nubuat ini disebutkan juga dalam Perjanjian Lama dalam Injil Ulangan 18: 18, Ulangan 18: 19, Yesaya 29: 12, Kidung Agung 5: 16, di Perjanjian Baru Gospel Yohanes 14: 16, Yohanes 15: 26, Yohanes 16: 7, Yohanes 16: 12-14, semua ayat ini memembicarakan tentang nabi Muhammad Shollallâhu' alayhi wasallam.

Perlu Anda ketahui, bahasa asli kitab yang dipercayai oleh umat Kristen adalah bahasa Ibrani. Sedangkan bahasa asli kitab umat Islam adalah bahasa Arab.

Tahukah Anda jika nama Muhammad tertulis di dalam kitab umat kristen? Saya mengutipnya dalam bahasa Ibrani, Kidung Agung 5: 16 "hikvō mamətaqqîm vəkullvō mahămadîm zeh dwōdî vəzeh rē‘î bənwōt yərûšālāim. (Teramat manis tutur katanya, Dia adalah Muhammad. Begitulah kekasih dan sahabatku, hai putri-putri Yerusalem!” (Kidung Agung 5: 16) Namun, Al Kitab dalam bahasa Indonesia terlalu jauh mendistorsikan terjemahannya, seharusnya “Dia adalah Muhammad.” Menjadi “segala sesuatu padanya menarik.”.

Memang sekalipun secara harfiah bahwa Muhammad itu artinya “orang yang terpuji”, namun orang awam akan sulit mengidentifikasinya bahwa kata-kata tersebut menunjukkan nama suatu personal.

Lalu, bagaimana kalau ada yang bertanya itukan machamadim bukan Muhammad?

Ya , kita harus ingat bahwa setiap bahasa memiliki perbedaan dalam pengucapan nama tapi sebenarnya orang yang dimaksud sama. Seperti halnya Abraham = Ibrahim, Noah = Nuh, Moses = Musa, Maria = Maryam, dan lain-lain.

Jadi firman Allah Surat Al Baqarah: 146, Ash Shaff: 6, dan Al A’raaf: 157, terbukti benar, dan benar-benar terdapat nama Muhammad dalam Al Kitab Perjajian Lama.

Meski pun para Ahli Kitab telah berusaha menyembunyikan nubuat tentang kedatangan Nabi Penutup yaitu Muhammad sollallahu alayhi wasallam tersebut hingga tinggal sedikit saja ayat-ayat yang luput dari pendistorsian tangan-tangan mereka, dan Allah benar-benar Maha Mengetahui. Mudah-mudahan artikel yang saya buat ini bermanfaat bagi Anda yang mau memahaminya.

Saya Bersaksi Tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. [adivammar/voa-islam.com]

26.7.15

Resensi Buku: Menguak Misteri Muhammad dalam Kitab Suci Injil

Berkat hidayah dan petunjuk dari Allah s.w.t., Abdul Ahad Dawud -Seorang pendeta Katolik Roma dari sekte Uniate Chale dengan nama lengkap Profesor Rev. David Benjamin Keldani, B.D.- berhasil mengungkap “Misteri Muhammad s.a.w. dalam Kitab Suci Injil” yang kebenaranya masih disembunyikan sejak 16 abad silam hingga kini.

Dengan gaya yang lugas dan tegas Abdul Ahad Dawud berani menggugat kebenaran Al-Kitab; meredam gejolak jiwa dan pikiran yang memberontak terhadap ketidakrasionalan ajaran-ajaran yang selama 40 tahun, menjadi pegangan suci bagi beliau.

Karya langka ini sungguh benar-benar argumentatif dan rasional sehingga tak ayal lagi, kitab fenomenal ini tidak terbantahkan oleh siapa pun.

Ingin memiliki? Segera pesan karena stok di kami terbatas!
Judul: Menguak Misteri Muhammad dalam Kitab Suci Injil
Penulis: Mantan Profesor Katolik Roma, Abdul Ahad Dawud
Harga: Rp65.000 (di luar ongkos kirim)
Untuk pemesanan hubungi/SMS atau email dengan menuliskan nama, alamat dan jumlah pemesanan ke: 085811922988 atau marketing@eramuslim.com

25.7.15

Larangan Perayaan Idul Fitri & Pemakaian Jilbab serta Pembakaran Masjid oleh Massa Gereja Injili di Wamena Papua

Eramuslim.com – Suasana Iedul Fitri 1436H yang khusyu’ di Kabupaten Tolikara Papua berubah jadi bencana. Saat umat Islam sedang melaksanakan shalat Idul Fitri pagi (17/7) sekitar pukul 07.00 WIT, massa dari GIDI (Gereja Injili Di Indonesia) wilayah Toli tiba-tiba menyerbu jamaah dan membakar masjid.

Laporan dari sumber di Papua, ada 10 orang yang terluka serta belasan kios dan rumah warga Muslim terbakar habis.

Penyerbuan oleh massa GIDI disinyalir karena ada larangan bagi umat Islam di Kabupaten Tolikara untuk merayakan/shalat Iedul Fitri. GIDI beralasan karena tanggal tersebut bertepatan dengan adanya kegiatan GIDI tingkat internasional. GIDI sudah membuat surat pemberitahuan larangan Iedul Fitri dan juga larangan memakai jilbab bagi muslimat.

Berikut kutipan SURAT LARANGAN GIDI yang redaksi dapatkan dari viral social media.



Kronologi Pembakaran Masjid di Wamena oleh Teroris Kristen Tolikara

Di "media" ini adalah praktek KEKERASAN!
Berikut kronologi kejadian provokasi, teror dan aksi pembakaran serta perusakan Masjid di Tolikara Wamena, Papua oleh sekelompok teroris Kristen Gereja Injili:
  • Tanggal 11 Juli 2015, surat selebaran yang mengatasnamakan jemaat GIDI yang berisi “GIDI wilayah Toli, selalu melarang agama lain dan Gereja Denominasi lain untuk mendirikan tempat-tempat ibadah di Kabupaten Tolikara” dan melarang berlangsungnya kegiatan ibadah shalat Ied umat Islam di kabupaten Tolikara yang ditandatangani oleh Pendeta Mathen Jingga S.Th.Ma & Pendeta Nayus Wenda S.Th.
  • Pukul 07.00 WIT, saat jamaah muslim akan memulai kegiatan shalat Ied di lapangan Makoramil 1702-11/Karubaga, Pdt. Marthen Jingga dan Harianto Wanimbo (KoorLap) yang menggunakan megaphone berorasi dan menghimbau kepada jamaah shalat Ied untuk tidak melaksanakan ibadah shalat Ied di Tolikara.
  • Pukul 07.05 WIT, saat shalat Ied memasuki takbir ke-7, massa yang dikoordinir oleh Pendeta Marthen Jingga dan Harianto Wanimbo (KoorLap) mulai berdatangan dan melakukan aksi pelemparan batu dari bandara Karubaga dan luar lapangan Makoramil 1702-11/Karubaga yang meminta secara paksa untuk membubarkan kegiatan Shalat Ied dan mengakibatkan kepanikan jamaah shalat Ied yang sedang melaksanakan shalat.
  • Pukul 07.10 WIT, massa pimpinan Pdt. Marthen Jingga dan Harianto Wanimbo (KoorLap) mulai melakukakan aksi pelemparan batu dan perusakan kios-kios yang berada dekat dengan masjid Baitul Muttaqin.
  • Pukul 07.20 WIT, aparat keamanan berusaha membubarkan massa dengan mengeluarkan tembakan namun massa semakin bertambah dan melakukan pelemparan batu kepadan aparat keamanan.
  • Pukul 07.052 WIT, massa yang merasa terancam dengan tembakan peringatan dari aparat keamanan melakukan aksi pembakaran kios yang berada didekat masjid milik bapak Sarno yang bertujuan agar api bisa merembet ke masjid Baitul Muttaqin.
  • Pukul 08.30 WIT, api yang sudah membesar merambat kebagian kios yang lain dan menjalar ke bagian masjid.
  • Pukul 08.53 WIT, bangunan kios-kios dan masjid habis terbakar.
  • Pukul 09.10 WIT, massa dari Pdt. Marthen Jingga dan Harianto Wanimbo (KoorLap) berkumpul di ujung bandara karubaga untuk bersiaga.
Allhumma sallimna wa sallimhum...


Andai Saja Muslim Pelakunya!

Di "media" yang dibakar adalah MUSHALA!
"Andai saja" kasus Tolikara adalah kasus pembakaran Gereja yang dilakukan oleh oknum Muslim, maka tentu akan lain "suasana" dan pemberitaanya.
  • Penggiat HAM akan bersuara lantang.
  • "Media-media" terutama TV akan terus memberitakan kejadian tersebut dengan running-text -nya yang tiada henti menampilkan kalimat-kalimat... “TERORIS bakar Gereja” "TERORIS masih bercokol di NKRI" atau menayangkan Acara Khusus dengan tema-tema seperti “Gerejaku Menangis” "Papua Berduka" dst...
  • Kepolisian akan langsung menerjunkan pasukan Densus88 untuk memburu sang TERORIS plus "media" yang setia mendampinginya.
  • BNPT dengan Arsjad Mbay-nya akan sibuk tampil di TV seraya mengatakan jika TERORIS wajib diberangus.
  • Presiden dan wakil presiden akan turun langsung melihat puing-puing Gereja yang terbakar dan menjenguk para pengungsi Kristen yang ketakutan di pengungsian.
  • Para pemimpin dunia akan melayangkan surat simpati.
  • Dan sebagainya dan sebagainya...
(Simbol) Israel sangat populer di Tolikara? -Foto: Hidayatullah.com

Siapa yang "bermain" dalam tragedi ini?
  • ...
  • ...
  • Persis tragedi Ambon?
  • Q2.120!

Kami (Muslim) dan Mereka

Kami (Muslim) tidaklah BUTA dan TULI dalam memahami semua ini.
Juga kami tidaklah BISU tapi kami memang tidak mempunyai "media" untuk membela diri dan membela saudara-saudara kami yang tertindas dan teraniaya di negeri ini juga di negeri-negeri sana... Palestina, Irak, Afghanistan, Pakistan, Mesir, Suriah, Yaman, Libya, Sudan, China (Xinjiang), Myanmar (Rohingya) dst...
Kami tidaklah tertipu tapi mereka-lah yang telah TERTIPU oleh kehidupan dunia ini. 

Dunia memang SURGA bagi mereka dan PENJARA bagi kami.
Kami bukan tidak ingin "memiliki" dunia tapi kami tidak ingin tertipu olehnya.
Konon! Mereka telah terbebas dari dosa dan mendapat jaminan syurga yang AGUNG, tapi mengapa mereka masih tetap saja "menginginkan" dunia yang HINA ini (Aneh???) sehingga tak sedikit dari hak kami di dunia ini mereka ambil, rampas dan rampok. 

Biarlah Allah azza wajalla saja yang menjadi penolong dan pelindung kami. Dan kami tidak pernah kecewa dengan pertolongan dan perlindungan-Nya.

►Q61.8. "Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya."

►►Q3.186. “Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar (melihat) dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu berSHABAR dan berTAQWA, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.

Sambut Rabbi Zionis-Israel, GIDI Tolikara Paksa Warga Cat Rumah dan Kios dengan Bendera Israel atau Didenda 500 Ribu

Eramuslim.com – Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) mengenakan sanksi denda Rp 500 ribu bagi warga Tolikara jika tidak mengecat kediamannya dengan bendera Israel.

“Kami didenda Rp 500 ribu jika tidak cat kios, itu kami punya kios,” kata seorang pedagang asal Bone, Agil Paweloi (34), saat ditemui Republika di tempat pengungsian di Tolikara, Papua, Jumat (24/7) dini hari.

Agil menuturkan pengecatan ruko, rumah, dan trotoar jalan diwajibkan dengan warna biru dan putih. Dalam kegiatan itu, lanjutnya, pihak GIDI menjelaskan kepada warga bahwa instruksi pengecatan tersebut dalam rangka menyambut kedatangan pendeta dari Israel.

Berdasarkan spanduk yang dipampang di halaman kantor Pusat GIDI di Jayapura, acara seminar KKR Internasional DIGI yang berlangsung pada 15 Juli-19 Juli di Kabupaten Tolikara dihadiri pendeta asal Israel, yakni Benjamin Berger.

Tidak hanya penduduk Muslim, seluruh masyarakat Tolikara ikut diwajibkan mengecat rumah mereka dengan warna bendera Israel. Pantauan Republika ruas jalan dan ruko-ruko pedagang dicat berwarna biru putih. “Saya ikut cat saja daripada harus bayar Rp 500 ribu,” ujarnya.(rz/republika)

MUI Sulut Benarkan Ada Teror Kepala Babi di Lahan Pembangunan Masjid

Eramuslim.com – Wakil Ketua MUI Sulawesi Utara, Taufik Pasiak membenarkan adanya peristiwa penanaman kepala babi di lokasi pembangunan masjid di kota Bitung, Sulawesi Utara.

“Peristiwa terjadi beberapa waktu yang lalu berkaitan dengan pendirian masjid. Ada pihak yang kita tidak tahu siapa dan dari pihak mana yang kemudian melakukan teror atau intimidasi dengan cara itu,” kata Taufik Pasiak kepada ROL, Senin (20/7).

Taufik mengungkap, penemuan kepala babi di lokasi pembangunan masjid terjadi sekitar seminggu yang lalu, Sabtu (11/7). Kejadian bermula saat ada rencana pendirian masjid di satu tempat.

Menurut informasi yang didapatnya, pendirian masjid itu sudah memenuhi unsur-unsur yang disyaratkan, kecuali adanya satu dua pihak yang merasa tidak sepakat dengan pendirian masjid,

Taufik mengakui sempat ada penolakan-penolakan dari pihak tertentu. Kemudian, diberikanlah intimidasi dengan penanaman kepala babi di lokasi pembangunan sehingga masjid tidak bisa dibangun. Masyarakat akhirnya melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian.

Menurut Taufik, akibat peristiwa itu sempat muncul ketegangan. Karena itu, kata Taufik, diadakan pertemuan dengan kelompok Muslim di Bitung, serta Kapolda dan Gubernur Sulut di Manado.

“Ketegangan ini sudah cukup lama berlangsung di daerah Bitung. Mungkin karena situasi negara yang sedang mengalami hal seperti ini di Papua, jadi tensinya agak sedikit naik. Tapi, sejak kemarin sampai hari ini situasi sudah kondusif. Sudah ada upaya dari pihak pemerintah dan masyarakat untuk meredam,” tegas Taufik.(rz/ROL)

12.7.15

PBB Cemaskan Nasib Muslim Uighur yang Dikembalikan ke Cina

Eramuslim.com – PBB mengkhawatirkan nasib lebih 100 Muslim Uighur yang dideportasi Thailand ke Tiongkok, dan menyeru Beijing untuk memastikan keselamatan mereka.

Rupert Colville, dari Komisi Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (UNHRC), dalam konferensi pers di Jenewa mengatakan prihatin atas masa depan 109 — termasuk 20 Muslimah Uighur — yang dipaksa kembali ke Tiongkok oleh pemerintah Thailand.

Kami menyeru pemerintah Tiongkok memastikan mereka diperlakukan layaknya manusia,” ujar Colville.

Sebanyak 109 Muslim Uighur itu adalah bagian dari 350 yang ditahan di berbagai fasilitas penahanan imigrasi Thailand sejak 2014.

Mereka ditangkap ketika mencoba melakukan perjalanan ke Turki. Ankara membuka pintu untuk mereka, tapi hanya 172 yang diijinkan mencapai Turki pada akhir Juni 2015.

Kuat dugaan Beijing akan membantai, atau setidaknya mengintimidasi, mereka habis-habisan karena mencoba lari dari penindasan di Tiongkok.

Saat ini sekitar 60 orang masih berada di tahanan imigrasi di Thailand, dengan nasib belum jelas. Beijing menghendaki mereka juga dipulangkan. Turki berusaha mendapatkan mereka.

Kami juga mendesak Thailand memantau kepulangan mereka ke Tiongkok, untuk memastikan semua diperlakukan sesuai standar hak asasi manusia internasional,” kata Colville.

Populasi Muslim Uighur di Turkestan Timur mencapai 45 persen. Beijing berusaha mendepopulasi mereka, dengan mengerahkan pemukim dari Suku Han.

Beijing juga menindas mereka secara budaya dan agama, dengan melarang Muslim Uighur berpuasa saat ramadan, mengenakan janggut, dan berpakaian seperti Muslim.(rz)

22.6.15

Albertus dan Kisah Bersyahadatnya Seorang Aktifis Gereja Bertato Salib

YOGYAKARTA (voa-islam.com) - Tim Mualaf Center Yogyakarta melaporkan bahwa ada kabar suka cita tentang mantan aktifis gereja bernama Albertus yang masuk Islam.


Menurut Albertus, menjadi seorang aktifis salah satu gereja ternama di kota Jogja suatu kebanggaan baginya. Albertus berkisah, kecintaannya terhadap yesus hingga terukir dalam jiwanya dan digoreskan dengan tinta tato salib besar pada punggungnya, namun akhirnya tetesan air mata itu membasahi raut mukanya setelah mengetahui apa yang dilakukan selama ini salah, cara mencintai yesus itupun salah.

Kini Albertus menyadari sejatinya menjadi muslim yang mencintai yesus, Albertus menjelaskan, "Muslimin menjalankan hukum taurat yang ada dalam Al Quran dimana muslimin tidak memakan babi sebagaimana yesus berseru akan hal itu, yesus melakukan rukuk dan sujud dan muslimlah yang juga menjalankan itu setidaknya lima kali dalam satu hari, yesus mengatakan kepada umatnya hukum yang terutama adalah dengarkanlah hai orang israil tuhan Allah kita tuhan itu Esa (mentauhidkan) dan itu yang hingga detik ini muslimin tegakkan." kepada tim Mualaf Center Yogyakarta.

Beliau mencoba mengkaji Alkitabnya dan semakin dalam mengkaji Alkitabnya semakin hatinya terbuka untuk Diinul Islam, hari itu tanggal 22 Juni 2015 Albertus memutuskan untuk meninggalkan keyakinan lamanya untuk mengimani Diinul Islam.

Alangkah Indahnya, Senin sore hari menjelang berbuka puasa Albertus mengikrarkan syahadat di hadapan ratusan jemaah Masjid Gede Kraton Jogja dan dihadapan team Mualaf Center Jogja.

Mari doakan Albertus Semoga beliau kelak menjadi muslim yang Kaafah!

Albertus kemudian mengganti namanya menjadi Muhammad Omar, keinginannya setelah mualaf beliau ingin seperti Khalifah Umar Bin Khattab RA, sahabat Rasululloh Muhammad Shallalahu Alaihi Wa Sallam dan menjadi pejuang untuk Diinul Islam, Masya Allah. 
Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). (Q2.269)

Team Moslem
[adivammar/amrullya/Komunitas Mualaf Jogja|Mualaf Center Jogja]

22.5.15

Begini Cara Inggris Memecah-Belah Dunia Arab


PERKEMBANGAN negara-negara modern di Semenanjung Arab adalah sebuah proses yang menakjubkan sekaligus mengenaskan. Seratus tahun yang lalu, sebagian besar wilayah Arab ada di bawah kendali Kekaisaran Ottoman, sebuah pemerintahan multi-etnis berbasis di Istanbul. Kini, sebuah peta politik dunia Arab tampak seperti sebuah puzzle yang rumit.

Serangkaian kejadian yang kompleks dan ruwet pada tahun 1910-an mengakhiri kekuasaan Ottoman (Ustmaniyyah) dan bangkitnya negara-negara baru dengan perbatasan tegas di seluruh Timur Tengah, membatasi antar umat Muslim.

Meski ada banyak faktor lainnya yang menyebabkan hal ini, peran Inggris adalah yang dominan dibanding lainnya. Tiga perjanjian dibuat dengan hasil yang membingungkan dan menyebabkan Inggris tetap berada di posisinya. Hasilnya adalah konflik politik yang membagi sebagian besar wilayah Muslim tersebut.

Pecahnya Perang Dunia I

Pada musim panas 1914, sebuah perang pecah di Eropa. Sebuah sistem aliansi yang rumit, sebuah perlombaan senjata militer, ambisi-ambisi kolonial, dan salah penanganan secara luas pada level pemerintahan tertinggi menyebabkan perang yang merusak ini, yang menelan korban 12 juta orang dari 1914 hingga 1918. Pada sisi “Sekutu” tergabung kerajaan-kerajaan Inggris, Prancis, dan Rusia. Sementara kekuatan “Sentral” terdiri atas Jerman dan Austria-Hungaria.

Pada awalnya, Kekaisaran Ottoman (Kekhilafahan Ustmaniyyah) memilih untuk tetap netral. Mereka tidak sekuat negara-negara lainnya yang terlibat perang, dan pada akhirnya babak belur terkena tekanan secara internal dan eksternal. Sultan Ottoman pada titik ini hanya menjadi semacam simbol, dengan Sultan yang benar-benar berkuasa terakhir, Abdulhamid II, dilengserkan pada 1908 dan digantikan oleh pemerintahan militer dipimpin oleh “Tiga Pasha”.

Mereka berasal dari kelompok sekuler yang terpengaruh Barat, para Young Turks (Pemuda Turki). Secara finansial, Ottoman sebenarnya sedang terjepit, memiliki hutang besar terhadap poros-poros Eropa yang tidak dapat mereka bayar. Setelah mencoba bergabung dengan Sekutu dan ditolak, Ottoman akhirnya memihak Kekuatan Sentral pada bulan Oktober 1914.

Kerajaan Inggris langsung bergerak untuk menyusun rencana membubarkan Kekaisaran Ottoman dan mengembangkan kerajaan Timur Tengah mereka. Mereka telah memiliki kontrol atas Mesir sejak 1888 dan India sejak 1857. Kekaisaran Ottoman di Timur Tengah terletak tepat ditengah-tengah kedua koloni penting ini, dan Inggris bertekad untuk mengambil-alihnya sebagai bagian dari perang dunia.

Revolusi Arab

Salah satu strategi Inggris adalah untuk menimbulkan pemberontakan dari subyek-subyek Arab milik Kekaisaran Ottoman. Mereka menemukan seseorang yang bersedia dan siap membantu di Hejaz, di wilayah Barat Semenanjung Arab. Sharif Hussein bin Ali, amir (setingkat gubernur) Mekah bersedia membuat perjanjian dengan pemerintahan Inggris untuk memberontak atas Ottoman. Alasannya untuk memihak Inggris melawan Muslim lainnya tidak diketahui. Alasan-alasan yang mungkin adalah: penolakan terhadap penunjukan Tiga Pasha oleh nasionalis Turki, konflik personal dengan pemerintahan Ottoman, atau hanya ambisi pribadinya belaka.

Apapun alasannya, Sharif Hussein memutuskan untuk membelot atas pemerintahan Ottoman dan beraliansi dengan Inggris. Sebagai balasannya, Inggris menjajinkan untuk menyediakan dana dan senjata kepada para pemberontak untuk membantu mereka bertempur melawan tentara Ottoman yang lebih teroganisir. Inggris juga menjanjikan bahwa setelah perang, dia akan mendapatkan kerajaan Arabnya sendiri yang akan terdiri atas seluruh Semenanjung Arab, termasuk Suriah dan Iraq.

Surat-surat yang menunjukkan negosiasi ini disebut Korespondensi McMahon-Hussein, karena Sharif Hussein berbalas pesan dengan Komisaris Tinggi Inggris di Mesir, Sir Henry McMahon.

Pada Juni 1916, Sharif Hussein memimpin kelompok bersenjata Bedouin dari Hejaz dalam sebuah kampanye bersenjata melawan Ottoman. Dalam beberapa bulan, gerakan ini berhasil mencaplok beberapa kota di Hijaz, termasuk Jeddah dan Mekah dengan bantuan angkatan darat dan laut Inggris. Mereka memberikan bantuan dalam bentuk prajurit, senjata, uang, penasehat (termasuk Lawrence of Arabia yang legendaris), dan sebuah bendera.

Orang Inggris di Mesir menggambar sebuah bendera untuk digunakan dalam pertempuran, yang nantinya akan disebut sebagai “Bendera Revolusi Arab”. Bendera ini akan menjadi model untuk bendera-bendera di negara Arab seperti Yordania, Palestina, Sudan, Suriah, dan Kuwait.

Sementara Perang Dunia I terus berlangsung dari 1917 dan 1918, para pembelot Arab ini berhasil mengambil alih beberapa kota besar dari Ottoman. Sementara Inggris bergerak menuju Palestina dan Iraq, mengambil alih kota-kota seperti Yerusalem dan Baghdad, tentara Arab membantu mereka dengan mencaplok Amman dan Aqaba.

Perlu dicatat bahwa tentara Arab ini tidak memiliki dukungan dari sebagian besar populasi Arab. Tentara tersebut hanya sebuah gerakan minoritas yang terdiri atas beberapa ribu orang yang dipimpin oleh beberapa ketua yang mencoba untuk menaikkan kekuatan mereka sendiri. Sebagian besar orang Arab memilih untuk tidak terlibat konflik dan tidak mendukung gerakan melawan pemerintahan Ottoman.

Rencana Sharif Hussein untuk menciptakan kerajaan Arabnya sendiri mungkin akan sukses jika saja Inggris tidak membuat rencana lainnya.

Perjanjian Sykes-Picot

Sebelum Gerakan Arab bermula dan sebelum Sharif Hussein dapat menciptakan kerajaan Arabnya sendiri, Inggris dan Prancis memiliki rencana sendiri. Pada musim dingin 1915-1916, dua orang diplomat, Sir Mark Sykes dari Inggris dan Francois Georges-Picot dari Prancis bertemu secara rahasia untuk memutuskan nasib dunia Arab setelah Dinasti Usmaniyah runtuh.

Menurut apa yang kelak akan disebut Perjanjian Sykes-Picot, Inggris dan Prancis setuju untuk membagi dunia Arab untuk mereka sendiri. Inggris akan menguasai apa yang sekarang menjadi Iraq, Kuwait, dan Yordania.

SEMENTARA Prancis mendapatkan wilayah Suriah, Libanon, dan selatan Turki modern. Status Palestina diputuskan nanti, dengan ambisi kelompok Zionis untuk mengambil-alih daerah tersebut. Daerah-daerah tersebut memberikan ruang bagi beberapa area untuk dikontrol sendiri oleh bangsa Arab, meski ada control dari Eropa atas kerajaan Arab. Di daerah lainnya, Inggris dan Prancis menjanjikan control total.

Meskipun awalnya perjanjian tersebut dirahasiakan, namun pada akhirnya perjanjian itu diketahui oleh banyak orang pada 1917 saat pemerintahan Bolshevik di Rusia mengungkapkannya. Perjanjian Sykes-Picot bertolak belakang dengan apa yang dijanjikan Inggris kepada Sherif Hussein dan menyebabkan ketegangan antara Inggris dan Arab. Tetapi ini bukan perjanjian bermasalah terakhir yang dibuat Inggris.

Perjanjian Balfour
Deklarasi Balfour

Kelompok lainnya yang ingin berada dalam peta politik daerah Timur Tengah adalah Zionis. Zionisme merupakan sebuah gerakan politik yang menginginkan berdirinya sebuah negara Yahudi di Tanah Suci Palestina. Dimulai pada 1800-an sebagai gerakan untuk mencari rumah jauh dari Eropa bagi para penganut Yahudi (yang sebagian besar tinggal di Jerman, Polandia, dan Rusia).

Pada akhirnya Zionis memutuskan untuk menekan pemerintahan Inggris selama Perang Dunia II, menyebabkan mereka dapat tinggal di Palestina setelah perang usai. Di dalam pemerintahan Inggris sendiri, banyak yang merasa simpatik kepada gerakan ini. Salah satunya adalah Arthur Balfour, Sekretaris Luar Negeri untuk Inggris. Pada 2 November 1917, dia mengirim surat kepada Baron Rothschild, pemimpin komunitas Zionis. Surat tersebut mendeklarasikan dukungan resmi Pemerintahan Inggris terhadap tujuan gerakan Zionis untuk mendirikan negara Yahudi di Palestina:

Pemerintahan Yang Mulia Raja mendukung berdirinya sebuah rumah nasional bagi kaum Yahudi di Palestina, dan akan mengerahkan usaha terbaiknya untuk memfasilitasi pencapaian tersebut, dan dengan jelas mengerti bahwa tidak ada yang akan dilakukan untuk mendiskriminasi hak-hak asasi dan beragama komunitas non-Yahudi yang telah ada di Palestina, atau hak-hak dan status politik yang disandang oleh para Yahudi di negara manapun.”

Tiga Perjanjian Bertolak Belakang

Pada 1917, Inggris telah membuat tiga perjanjian berbeda dengan tiga kelompok yang berbeda pula, serta menjanjikan tiga sckenario politik masa depan yang berbeda atas Dunia Arab. Gerakan Arab bersikeras untuk mendapatkan Kerajaan Arab yang dijanjikan lewat Sharif Hussein. Prancis (dan Inggris sendiri) mengharapkan untuk dapat membagi tanah tersebut untuk mereka sendiri. Dan Zionis berharap mendapatkan Palestina seperti yang dijanjikan oleh Balfour.

Perang berakhir pada 1918 dengan kemenangan untuk Sekutu dan luluh lantaknya Kekaisaran Ottoman. Meskipun nama Ottoman masih ada hingga 1922 (dan khalifah masih ada sampai 1924), semua bekas daerah kekuasaan Ottoman kini dipegang Eropa. Perang telah usai, namun masa depan Timur Tengah masih diperebutkan oleh tiga pihak yang berbeda.

Kekaisaran Utsmaniyyah
Pihak manakah yang menang? Tidak ada yang mendapatkan apa yang benar-benar mereka inginkan. Pasca Perang Dunia I, Liga Bangsa-Bangsa (pendahulu PBB) didirikan. Salah satu tugasnya adalah membagi daerah bekas pendudukan Ottoman. Mereka membuat mandat untuk dunia Arab. Masing-masing mandat harusnya dijalankan oleh Inggris atau Prancis “sampai mereka bisa mandiri.” Liga tersebut-lah yang menggambar perbatasan-perbatasan yang kini kita lihat di peta Modern Timur Tengah. Perbatasan tersebut ditarik tanpa mempertimbangkan keinginan orang-orang yang tinggal di sana, ataupun pertimbangan etnis, geografis, atau perbedaan agama. Perbatasan tersebut benar-benar sewenang-wenang. Perlu diperhatikan bahwa bahkan hari ini, perbatasan politik di Timur Tengah tidak mengindikasikan perbedaan kelompok. Perbedaan antara orang Iraq, Suriah, Yordania, dsb. Sepenuhnya diciptakan oleh penjajah Eropa sebagai usaha untuk membagi Arab antara satu dan yang lainnya.

Melalui sistem mandat tersebut, Inggris dan Prancis dapat mengontrol apa yang mereka mau di Timur Tengah. Untuk Sharif Hussein, anak-anaknya diperbolehkan untuk memerintah daerah-daerah tersebut di bawah “perlindungan” Inggris. Pangeran Faisal menjadi Raja Iraq dan Suriah dan Pangeran Abdullah daingkat sebagai Raja Yordania. Tetapi secara prakteknya, Inggris dan Prancis memiliki otoritas di daerah-daerah tersebut.

Sementara itu, para Zionis diperbolehkan oleh pemerintah Inggris untuk mendiami Palestina, dengan sejumlah batas-batas. Inggris tidak ingin membuat marah orang-orang Arab yang telah tinggal di Palestina, jadi mereka mencoba untuk membatasi jumlah Yahudi yang pindah ke Palestina. Namun tindakan Inggris tersebut justru membuat marah para Ziois, yang mencoba menempuh cara ilegal untuk berimigrasi sepanjang 1920-an hingga 1940-an. Orang Arab-pun marah karena memandang imigrasi tersebut sebagai pelecehan terhadap tanah yang telah mereka miliki sejak diberikan oleh Salah al-Din pada 1187.

Akibat dari kekacauan politik yang diciptakan oleh Inggris setelah Perang Dunia I masih ada sampai sekarang. Perjanjian yang saling bertolak belakang dan negara-negara yang terbentuk untuk memecah-belah antar sesama Muslim mengiring kepada ketimpangan politik di Timur Tengah.

Bangkitnya Zionis diiringi dengan terbaginya Muslim di wilayah tersebut berakibat pada pemerintahan yang korup serta penurunan ekonomi di Timur Tengah secara keseluruhan. Batas-batas yang diciptakan oleh Inggris masih ada sampai sekarang, meski terjadinya telah 100 tahun yang lalu.*/Tika Af’ida, sumber: ostislamichistory.com 



Sekarang "kami" berbangga dengan NASIONALISME dan BENDERA kami masing-masing...
  • Malaysia dan Indonesia saling bermusuhan karena alasan saling klaim masakan, lagu daerah atau baju daerah. Padahal dulu kami bersatu, satu BANGSA & BAHASA, adat-istiadat serta AQIDAH!