Showing posts with label Muslim Lebih Kristen. Show all posts
Showing posts with label Muslim Lebih Kristen. Show all posts

12.9.15

MNCTV Siarkan Tayangan Pemurtadan dengan Host Berbusana Islami


Eramuslim.com – Sebuah acara lawak yang dibawakan oleh Group Senggol dengan tema “Takut Mati” di MNCTV yang ditayangkan saat libur lebaran kemarin ternyata membawa ‘misi’ khusus. Semua artis dalam acara tersebut berpakaian muslim dan juga berbusana muslimah. Tidak hanya itu saja, penonton soraknyapun berpakaian muslim berbaju koko dan berpeci khas muslim.

Ada tokoh Pak RT (berbaju koko putih) yang bertindak sebagai “pemberi wejangan” dengan didampingi beberapa host. Pemirsa di rumah pasti akan menyangka ini acara Islam. Tapi akan kaget dengan dialog dan ajakan “dakwah” nya ternyata mengajak ke Kristen dengan percaya pada Isa Al-Masih (Yesus) sebagai juru selamat.

[cuplikan dialog]
Pak RT (koko putih): Isa Al Masih berkata dan memberi jaminan: bahwa barang siapa yang percaya pada dia, dia pasti akan memberi kehidupan yang kekal. Karena Isa Al Masih berkata: karena begitu besar kasih “Allah” (di eja al-lah) akan dunia ini sehingga dia mengaruniakan seseorang (yaitu Isa Al Masih) datang ke dunia supaya manusia tidak binasa melainkan memperoleh kehidupan yang kekal.

Host 1 (berkerudung): Buat penonton yang sedang galau nanti masuk surga apa neraka, silahkan hubungi POSKO Curhat… 24 jam.

Host 2 (berkoko): Jadi kita harus yakin ya pak RT, kita harus yakin kita akan masuk surga kalau kita terima Isa Al Masih.

Pak RT: Yap!
***
Hebat sekali, sebuah acara di stasiun televisi swasta nasional yang bernuansa lebaran dan Islami pun bisa disusupi dengan khutbah agama Kristen. Misi ini sangat halus. Baju koko, kerudung, peci, dan tuhan “Yesus” disamarkan dengan “Isa Al-Masih” untuk menarik umat Islam.(rz/pkspiyungan)


MNCTV Tayangkan Ajaran Syiah Terselubung via Film

Islamedia – Stasiun televisi MNCTV menayangkan sebuah Film Televisi (FTV) berjudul “Dia tetap Ibuku” yang mengandung ajaran Syiah. Dalam tayangan tersebut menampilkan bahwa nikah mut’ah ada dalam Islam.

Dalam film tersebut memang menggambarkan betapa buruknya perbuatan kawin kontrak atau yang dikenal dengan istilah nikah mut’ah. Namun secara halus dalam film ini juga memperkenalkan kepada masyarakat umum bahwa nikah mut’ah itu ada dalam Islam.

Perkataan seorang ustadzah dalam film tersebut menyatakan bahwa: ”...kawin kontrak dipergunakan boleh tapi untuk saat-saat yang darurat“.

Cuplikan tayangan yang memperlihatkan dialog yang isinya membolehkan ajaran Syiah berupa kawin mut’ah atau kontrak telah diunggah ke youtube oleh tim Syiah Indonesia, ahad (21/6/2015).

9.9.15

Amerika yang Menanam Bom, Eropa yang Memanen Aliran Pengungsi dan Imigran

Eramuslim – Sebuah lembaga peneliti asal Kanada menyatakan bahwa derasnya arus pengungsi yang kini membanjiri negara-negara Eropa disebabkan oleh ambisi perang yang dilancarkan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Dalam laporan pengamata Global Research yang diterbitkan pada akhir pekan kemarin menyatakan, “Dahulu ditahun 2011 perang AS di Libya untuk menggulingkan Muammar Gaddafi telah mengakibatkan masuknya gelombang pengungsi asal Libya ke negara-negara Eropa. Dan kini hal itu terulang kembali di Suriah.”

Global Research melanjutkan, “Tidak hanya di Timur Tengah, dukungan AS terhadap operasi militer pemerintah Ukraina untuk memerangi kelompok teroris pro-Rusia juga menyebabkan perpindahan warga Ukraina ke Eropa.”

Menurut lembaga pemantau peta politik di dunia internasional menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak pernah belajar dari kegagalan 9700 serangan udara di Libya pada tahun 2011 lalu, yang kini menjadikan Libya sebagai negara gagal di kawasan utara Afrika. (Rassd/Ram)


Uni Eropa Menjadi Rumah Masa Depan Bagi Bangsa Arab dan Muslim?

BRUSSEL (voa-islam.com) - Tak pernah terpikirkan oleh siapapun, Uni Eropa yang begitu menggelegak phobia terhadap Islam, bahkan media-media sayap kanan, sangat rasis dan terus mengkapanyekan sikap phobia, tiba-tiba sekarang Uni Eropa, dan para pemiimpin dan rakyatnya bisa menerima ratusan ribu pengungsi dari Arab, terutama Suriah.

Tak kedengaran lagi suara-suara negatif dan menentang terhadap kehadiran para imigran dari pengunsi Arab, yang sekarang ini membanjiiri Uni Eropa. Semua mengucapkan 'welcome' dengan penuh rasa kemanusiaan. Begitu Uni Eropa. Tak kurang Perdana Menteri Jerman Angela Merkel yang menjadi pahlawan bagi para pengungsi, dan bersedia menampung ratusan ribu para pengungsi. Sungguh sangat luar biasa.

Presiden Komisi Eropa, Jean Claude Juncker, mengatakan Uni Eropa menghadapi tantangan berat dengan kedatangan para pengungsi.

Dalam pidato di depan para anggota Parlemen Eropa, hari Rabu (09/09), Juncker mendesak negara-negara anggota untuk menerima kenyataan bahwa Eropa dipandang sebaga tempat perlindungan yang aman sekaligus sebagai simbol harapan bagi para pengungsi.

Ia mengusulkan agar tambahan 160.000 pencari suaka ditempatkan di seluruh negara anggota Uni Eropa dengan sistem kuota mengikat.

Sebelumnya mengemuka usul pembagian penempatan pengungsi ke negara anggota yang kemudian ditentang sejumlah negara.

Proposal Juncker menurut rencana akan dibahas oleh para menteri Uni Eropa hari Senin (14/09).

Menanggapi seruan presiden Komisi Eropa, Kanselir Jerman, Angela Merkel, menegaskan negara-negara anggota Uni Eropa mestinya langsung menyepakati kuota mengikat tanpa membatasi jumlah pengungsi yang akan diambil.

Sikap AustraliaDengan kata lain Merkel mengatakan usul Juncker adalah permintaan minimum dan Uni Eropa harus menerima lebih banyak pengungsi.

Sementara itu Perdana Menteri Republik Ceko, Bohuslav Sobotka, mengatakan Uni Eropa tidak harus memfokuskan diri pada rencana-rencana baru, tapi menerapkan saja perjanjian di masa lalu soal pengungsi dan pencari suaka.

Dalam perkembangan terkait, pemerintah Australia mengatakan akan menampung tambahan 12.000 pengungsi dari Suriah dan Irak.

Perdana Menteri Tony Abbott mengatakan kelompok minoritas yang mengalami penindasan, yang saat ini mencari perlindungan di Lebanon, Yordania, dan Turki, akan mendapatkan prioritas.

Para pengungsi ini akan diterima dan menetap di Australia mulai akhir tahun


Robert Fisk: Serangan "Teror" di Barat Adalah Akibat Zalimnya Mereka di Dunia Arab

Eramuslim – Penulis sekaligus peneliti urusan Timur Tengah asal Inggris, Robert Fisk, menyatakan bahwa serangan teror yang terjadi di Eropa dalam kurun waktu 1 tahun ini adalah akibat dari kedzholiman Barat terhadap Timur Tengah.

Pernyataan ini dituliskan Fisk dalam artikel terbitannya di surat kabar The Independent Inggris pada hari Minggu (22/11) kemarin.

Apa yang terjadi di Eropa saat ini adalah akibat kebodohan Barat dan penolakan mereka untuk memahami ketidakadilan yang dilakukan di Timur Tengah,” tulis Robert Fisk dalam artikelnya.

Berhentilah wahai pemuda,” nukil Fisk dari nasehat mantan Presiden AS, Dwight D. Eisenhower, kepada mantan Perdana Menteri Inggris, Anthony Eden, ketika memutuskan mengakhiri perang Inggris di Mesir pada tahun 1956.

Fisk melanjutkan, “Dan saat ini sudah saatnya kita mengulangi perkataan mantan Presiden Dwight D. Eisenhower kepada setiap pemimpin, politisi, dan sejarawan bodoh yang menganggap mereka adalah pemimpin perang abadi.

5.8.15

13 Alasan Emmanuel Adebayor Masuk Islam

EMMANUEL Adebayor adalah pemain sepak bola profesional dari Togo yang bermain untuk klub Inggris Tottenham Hotspur dan memperkuat tim nasional Togo. Sebelumnya ia bergabung dengan klub Metz, Monaco, Arsenal, Real Madrid dan Manchester City.

Beberapa bulan yang lalu, Emmanuel Adebayor merilis informasi yang berkaitan dengan pribadi dan keluarganya secara online. Seiring berjalannya waktu, terkuak kabar bahwa ia memutuskan untuk masuk Islam. Ia memutuskan untuk meninggalkan keyakinan lamanya, Kristen dan memilih Islam sebagai jalan hidup. Proses masuk Islam Adebayor ini juga diunggah ke Youtube.

Adebayor masuk Islam bukan tanpa pemikiran yang matang. Ia benar-benar memunyai alasan yang kuat mengapa akhirnya ia memilih Islam dan meninggalkan keyakinan lamanya. Laki-laki kelahiran tahun 1984 ini menganggap bahwa umat Muslim adalah umat yang paling menganut nilai-nilai yang diajarkan oleh Yesus atau Isa Alaihissalam daripada orang Kristen sendiri.

Inilah 13 alasan valid menurut Emmanuel Adebayor:
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. mengajarkan tauhid yaitu hanya ada satu Tuhan yang layak untuk disembah. Hal ini tercantum dalam Kitab Ulangan 6: 4, Markus 12: 29. Umat Islam pun mempercayai hal ini sebagaimana tercantum dalam QS. An-Nisa: 171.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. tidak makan daging Babi sebagaimana tercantum dalam Kitab Imamat 11: 7 yang selaras dengan QS. Al-An’am: 145.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. memberi salam dengan “assalamu’alaikum” (Semoga kedamaian/keselamatan menyertaimu) dalam Johannes 20: 21. Umat Islam juga saling memberi salam dengan kalimat ini.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. selalu mengatakan ‘jika Tuhan menghendaki’ (insya Allah), Muslim mengatakan ini sebelum melakukan sesuatu sebagaimana dianjurkan dalam QS. Al-Kahf: 23-24.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. membasuh muka, tangan dan kakinya sebelum berdoa. Muslim pun melakukan hal yang sama.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. dan nabi-nabi yang terdapat dalam Kitab Injil berdoa dengan kepala menyentuh tanah (lihat Matius 26: 39). Umat Islam pun juga diperintahkan hal serupa di QS. Ali-Imran: 43.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. memelihara jenggot dan memakai jubah. Umat Islam pun disunahkan untuk melakukan yang serupa.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. patuh pada hukum dan percaya pada para nabi (lihat Matius 5: 17). Umat Muslim pun melakukan hal yang sama sebagaimana diajarkan dalam QS. Ali-Imran: 84 dan Al-Baqarah: 285.
  • Ibunda dari Yesus atau Nabi Isa a.s. yang bernama Maryam berpakaian dengan sederhana, menutup seluruh tubuhnya dan memakai penutup kepala (hijab). Hal ini bisa ditemukan dalam 1 Timotius 2: 9, Kitab Kejadian 24: 64-65, Korintus 11: 6. Perempuan Muslim juga berpakaian yang sama sebagaimana diperintahkan oleh QS. Al Ahzab: 59.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. dan nabi-nabi lain yang terdapat dalam Injil berpuasa hingga 40 hari (lihat Kitab Keluaran 34: 28, Daniel 10: 2-6, dan Matius 4: 1). Muslim juga berpuasa di bulan Ramadan. Muslim diwajibkan berpuasa sebulan penuh atau 30 hari di bulan suci Ramadan (lihat QS. Al-Baqarah: 183). Setelah Ramadan disunahkan untuk berpuasa selama 6 hari untuk melengkapi pahala puasa sebelumnya.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. mengajarkan umatnya untuk mengucapkan ‘Kedamaian bagi rumah ini’ ketika ia memasuki rumah (lihat Lukas 10: 5) dan memberi salam kepada pemilih rumah. Umat Muslim melakukan hal serupa sebagaimana yang dilakukan dan diajarkan oleh Yesus atau Nabi Isa a.s. Ketika masuk rumah, kita dianjurkan untuk mengucapkan ‘Bismillah’ dan ‘assalamu’alaikum’ yang memunyai makna sama dengan ajaran Yesus. Hal ini tercantum dalam QS. An-Nur: 61.
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. dikhitan atau sunat. Khitan adalah 1 dari 5 fitrah dalam Islam yang harus dilakukan oleh laki-laki Muslim. Menurut Injil pada Lukas 2: 21, Yesus berusia 8 hari ketika ia dikhitan. Dalam kitab Taurat, Allah menyatakan kepada Nabi Ibrahim a.s. bahwa khitan adalah perjanjian abadi (lihat Kejadian 17: 13). Qur’an surat An-Nahl: 123 juga memerintahkan Muslim untuk mengikuti agama Ibrahim. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Ibrahim mengkhitan dirinya sendiri ketika usianya 80 tahun." (Sahih Bukhari, Muslim, Ahmad).
  • Yesus atau Nabi Isa a.s. berbicara bahasa Aramaic dan menyebut Tuhan dengan ‘Elah’ yang diucapkan sama dengan Allah. Aramaic adalah bahasa Bible (Injil) yang kuno. Aramaic adalah salah satu dari bahasa Semit yang juga meliputi bahasa Hebrew (Yahudi), Arab, Ethiopia dan Assyiria kuno serta bahasa Babilonia dari Akadia. Bahasa Aramaic untuk ‘Elah’ dan Arab untuk ‘Allah’ adalah sama.
Dari sini terlihat jelas, siapa di antara umat Kristen dan Islam yang merupakan pengikut setia dari Yesus. Tentu saja, Umat Islam!

Karena itulah, atas alasan tersebut saya memutuskan menjadi pengikut setia Yesus dengan menjadi Muslim,” pungkas Emmanuel Adebayor. (riafariana/dbs/voa-islam.com)

True! Umat Islam Lebih Kristen daripada Umat Kristen

Penulis: Langgeng Saputra

Artikel ini telah diverifikasi oleh Mantan Father (Pendeta) dan Pendiri Mualaf Center Indonesia (mualaf.com), Koh Steven Indra

Umat Islam Lebih Kristen daripada Umat Kristen

Jika Kristen berarti mengikuti ajaran Yesus Kristus (Nabi Isa 'Alayhi Salam), maka umat Islam lebih Kristen daripada Kristen. Karena Yesus menyuruh untuk mentauhidkan Allah (hanya menyembah Allah).

Ketika ada seseorang yang bertanya kepada Yesus tentang hukum yang terutama, Yesus menjawab (dalam Markus 12: 29): "Hukum yang terutama adalah dengarlah hai orang Israil, Tuhan Allah kita, TUHAN ITU ESA."
  • Umat Muslim hanya menyembah Allah, sedangkan umat Kristen tidak metauhidkan Allah. Yesus Kristus berkata bahwa tidak boleh meniadakan satu hukum pun di dalam Perjanjian Lama.
Yesus Kristus berkata dalam Gospel Matius 5: 17-20: "Janganlah kamu menyangka, bahwa aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para Nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini. Satu iota atau satu titikpun tidak akan di tiadakan dari hukum taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum taurat sekalipun yang paling kecil dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah dalam kerajaan sorga. Tetapi siapa yang melakukan dan mengajar kan. Segala perintah-perintah hukum taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam kerajaan sorga. Jika hidup keagamaan mu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam kerajaan sorga."

Jadi Yesus melarang meniadakan satu hukum pun di dalam Perjanjian Lama.

Disebutkan dalam Perjanjian Lama, Injil Imamat 11: 7-8: "JANGAN MAKAN BABI!", juga dalam Bilangan 14:8 dan Yesaya 65: 2-5: "JANGAN MAKAN BABI!".
  • Orang Kristen makan babi sementara Islam melarang umatnya untuk makan babi.
Disebutkan dalam Efesus 5: 18 dan Amsal 20: 1 bahwa "KAU TIDAK BOLEH MABUK DENGAN ANGGUR!".
  • Islam melarang umatnya untuk minum alkohol tapi Kristen minum alkohol yang memabukkan.
Yesus Kristus menyebutkan dalam Gospel Lukas bahwa YESUS DISUNAT pada hari kedelapan.
  • Umat Islam disunat tapi mayoritas umat kristen tidak disunat.

Kami (umat Islam) mencintai Yesus Kristus, kami menghormatinya, kami mengikutinya tapi kami tidak menyembahnya, karena Yesus (Isa 'Alayhi Salam) adalah salah satu dari Rosul Tuhan dan BUKAN TUHAN.

Yesus tidak bersalah, Gerejalah yang berbuat kesalahan karena menganggap Yesus Tuhan. Padahal Yesus tidak pernah mengaku sebagai Tuhan dan tdak pernah menyuruh umatnya untuk menyembahnya.

Menurut kami (umat Islam), Yesus (Isa 'Alayhi Salam) adalah salah satu Rosul besar Tuhan. Pada masa Yesus Kristus, Yesus berkata (Gospel Yohanes 14: 6) "Akulah jalan dan kebenaran..." hal ini berarti dia adalah Rosul Tuhan, Nabi Muhammad shollallâhu' alayhi wasallam juga merupakan jalan dan kebenaran.

Karena Beliau shollallâhu' alayhi wasallam adalah nabi yang terakhir. bahkan Yesus Kristus membicarakan tentang Nabi Muhammad Shollallâhu' alayhi wasallam. Yesus berkata (Yohanes 16: 7) "Sebab jikalau aku tidak pergi, penghibur itu tidak akan datang kepadamu." (Yohanes 16:13) "Tetapi apabila ia datang, yaitu roh kebenaran, ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran."
Jadi hari ini sebagai orang kristen, jika Anda (orang kristen) benar-benar mencintai Yesus Kristus maka Anda (orang kristen) harus mengikuti ajaran Nabi Muhammad shollallâhu' alayhi wasallam!
Perlu diingat, yang di maksud penghibur/roh kebenaran bukanlah roh kudus, tapi Nabi Muhammad shollallâhu' alayhi wasallam. Gospel Yohanes 16: 7 menyebutkan "Adalah lebih berguna bagi kamu. Jika aku pergi. Sebab jikalau aku tidak pergi, penghibur itu tidak akan datang kepadamu."

Jadi syaratnya agar roh kebenaran ini datang adalah Yesus Kristus harus pergi. Sedangkan roh kudus sudah ada sebelum Yesus kristus datang, roh kudus juga ada selama Yesus ada.

Jadi bagaimana mungkin penghibur itu adalah roh kudus? Jadi ini merujuk kepada nabi Muhammad Shollallâhu' alayhi wasallam bukan roh kudus. Dan nubuat ini disebutkan juga dalam Perjanjian Lama dalam Injil Ulangan 18: 18, Ulangan 18: 19, Yesaya 29: 12, Kidung Agung 5: 16, di Perjanjian Baru Gospel Yohanes 14: 16, Yohanes 15: 26, Yohanes 16: 7, Yohanes 16: 12-14, semua ayat ini memembicarakan tentang nabi Muhammad Shollallâhu' alayhi wasallam.

Perlu Anda ketahui, bahasa asli kitab yang dipercayai oleh umat Kristen adalah bahasa Ibrani. Sedangkan bahasa asli kitab umat Islam adalah bahasa Arab.

Tahukah Anda jika nama Muhammad tertulis di dalam kitab umat kristen? Saya mengutipnya dalam bahasa Ibrani, Kidung Agung 5: 16 "hikvō mamətaqqîm vəkullvō mahămadîm zeh dwōdî vəzeh rē‘î bənwōt yərûšālāim. (Teramat manis tutur katanya, Dia adalah Muhammad. Begitulah kekasih dan sahabatku, hai putri-putri Yerusalem!” (Kidung Agung 5: 16) Namun, Al Kitab dalam bahasa Indonesia terlalu jauh mendistorsikan terjemahannya, seharusnya “Dia adalah Muhammad.” Menjadi “segala sesuatu padanya menarik.”.

Memang sekalipun secara harfiah bahwa Muhammad itu artinya “orang yang terpuji”, namun orang awam akan sulit mengidentifikasinya bahwa kata-kata tersebut menunjukkan nama suatu personal.

Lalu, bagaimana kalau ada yang bertanya itukan machamadim bukan Muhammad?

Ya , kita harus ingat bahwa setiap bahasa memiliki perbedaan dalam pengucapan nama tapi sebenarnya orang yang dimaksud sama. Seperti halnya Abraham = Ibrahim, Noah = Nuh, Moses = Musa, Maria = Maryam, dan lain-lain.

Jadi firman Allah Surat Al Baqarah: 146, Ash Shaff: 6, dan Al A’raaf: 157, terbukti benar, dan benar-benar terdapat nama Muhammad dalam Al Kitab Perjajian Lama.

Meski pun para Ahli Kitab telah berusaha menyembunyikan nubuat tentang kedatangan Nabi Penutup yaitu Muhammad sollallahu alayhi wasallam tersebut hingga tinggal sedikit saja ayat-ayat yang luput dari pendistorsian tangan-tangan mereka, dan Allah benar-benar Maha Mengetahui. Mudah-mudahan artikel yang saya buat ini bermanfaat bagi Anda yang mau memahaminya.

Saya Bersaksi Tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. [adivammar/voa-islam.com]