21.10.10

Islam di Amerika: Sebuah Keajaiban Bernama 9/11

“Idza ja-a nashrullahi wal fathu, wara aytannas sayad khuluna fi dinillahi afwaja..” (An-Nashr: 1-2) “(Ketika datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu akan melihat manusia masuk ke dalam agama Allah dengan berbondong-bondong…”.

1.Perkembangan Islam di Amerika

Sejumlah data yang dikomposisikan oleh Demented Vision (2007), dari sebuah observasi di Amerika Serikat tentang perkembangan jumlah pemeluk agama-agama dunia menarik untuk dicermati. Dari data observasi itu, terdapat angka-angka yang menunjukkan perbandingan pertumbuhan penganut Islam dan Kristen di dunia. Lembaga itu mencatat, pada tahun 1900, jumlah pemeluk Kristen adalah 26,9% dari total penduduk dunia, sementara pemeluk Islam hanya 12,4%. 80 tahun kemudian (1980), angka itu berubah. Penganut Kristen bertambah 3,1% menjadi 30%, dan Muslim bertambah 4,1% menjadi 16,5% dari seluruh penduduk bumi. Pada pergantian milenium kedua, yaitu 20 tahun kemudian (2000), jumlah itu berubah lagi tapi terjadi perbedaan yang menarik. Kristen menurun 0,1% menjadi 29,9% dan Muslim naik lagi menjadi 19,2%. Pada tahun 2025, angka itu diproyeksikan akan berubah menjadi: penduduk Kristen 25% (turun 4,9%) dan Muslim akan menjadi 30% (naik pesat 10,8%) mengejar jumlah penganut Kristen. Bila diambil rata-rata, Islam bertambah pemeluknya 2,9% pertahun. Pertumbuhan ini lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan jumlah penduduk bumi sendiri yang hanya 2,3% pertahun. 17 tahun lagi dari sekarang, bila pertumbuhan Islam itu konstan, dari angka kelahiran dan yang masuk Islam di berbagai negara, berarti prediksi itu benar, Islam akan menjadi agama nomor satu terbanyak pemeluknya di dunia, menggeser Kristen menjadi kedua. World Almanac and Book of Fact, #1 New York Times Bestseller, mencatat jumlah total umat Islam sedunia tahun 2004 adalah 1,2 milyar lebih (1.226.403.000), tahun 2007 sudah mencapai 1,5 milyar lebih (1.522.813.123 jiwa). Ini berarti, dalam 3 tahun, kaum Muslim mengalami penambahan jumlah sekitar 300 juta orang (sama dengan jumlah umat Islam yang ada di kawasan Asia Tenggara).

2.Fenomena yang tidak masuk akal

Fenomena di Amerika sendiri sangat menarik. Sangat tidak masuk di akal pemerintah George Bush dan tokoh-tokoh Amerika, masyarakat Amerika berbondong-bondong masuk Islam justru setelah peristiwa pemboman World Trade Center pada 11 September 2001 yang dikenal dengan 9/11 yang sangat memburukkan citra Islam itu. Pasca 9/11 adalah era pertumbuhan Islam paling cepat yang tidak pernah ada presedennya dalam sejarah Amerika. 8 juta orang Muslim yang kini ada di Amerika dan 20.000 orang Amerika masuk Islam setiap tahun setelah pemboman itu. Pernyataan syahadat masuk Islam terus terjadi di kota-kota Amerika seperti New York, Los Angeles, California, Chicago, Dallas, Texas dan yang lainnya.

Atas fakta inilah, ditambah gelombang masuk Islam di luar Amerika, seperti di Eropa dan beberapa negara lain, beberapa tokoh Amerika menyatakan kesimpulannya. The Population Reference Bureau USA Today sendiri menyimpulkan: “Moslems are the world fastest growing group.” Hillary Rodham Cinton, istri mantan Presiden Clinton seperti dikutip oleh Los Angeles Times mengatakan, “Islam is the fastest growing religion in America.” Kemudian, Geraldine Baum mengungkapkan: “Islam is the fastest growing religion in the country” (Newsday Religion Writer, Newsday). “Islam is the fastest growing religion in the United States,” kata Ari L. Goldman seperti dikutip New York Times. Atas daya magnit Islam inilah, pada 19 April 2007, digelar sebuah konferensi di Middlebury College, Middlebury Vt. untuk mengantisipasi masa depan Islam di Amerika dengan tajuk “Is Islam a Trully American religion?” (Apakah Islam adalah Agama Amerika yang sebenarnya?) menampilkan Prof. Jane Smith yang banyak menulis buku-buku tentang Islam di Amerika. Konferensi itu sendiri merupakan seri kuliah tentang Immigrant and Religion in America. Dari konferensi itu, jelas tergambar bagaimana keterbukaan masyarakat Amerika menerima sebuah gelombang baru yang tak terelakkan yaitu Islam yang akan menjadi identitas dominan di negara super power itu.

Peristiwa 9/11 menyimpan misteri yang tidak terduga. Pemboman itu dikutuk dunia, terlebih Amerika, sebagai biadab dan barbar buah tangan para “teroris Islam.” Setelah peristiwa itu, kaum Muslimin di Amerika terutama imigran asal Timur Tengah merasakan getahnya mengalami kondisi psiokologis yang sangat berat: dicurigai, diteror, diserang, dilecehkan dan diasosiasikan dengan teroris. Hal yang sama dialami oleh kaum Muslim di Inggris, Perancis, Jerman dan negara-negara Eropa lainnya. Pemerintah George Walker Bush segera mengetatkan aturan imigrasi dan mengawasi kaum imigran Muslim secara berlebihan. Siaran televisi Fox News Channel, dalam acara mingguan “In Focus” menggelar diskusi dengan mengundang enam orang nara sumber, bertemakan ”Stop All Muslim Immigration to Protect America and Economy.” Acara ini menggambarkan kekhawatiran Amerika tidak hanya dalam masalah terorisme tetapi juga ekonomi dimana pengaruh para pengusaha Arab dan Timur Tengah mulai dominan dan mengendalikan ekonomi Amerika.

Tapi, rupanya Islam berkembang dengan caranya sendiri. Islam mematahkan “logika akal sehat” manusia modern. Bagaimana mungkin sekelompok orang nekat berbuat biadab membunuh banyak orang tidak berdosa dengan mengatasnamakan agama, tetapi tidak lama setelah peristiwa itu, justru ribuan orang berbondong-bondong menyatakan diri masuk agama tersebut dan menemukan kedamaian didalamnya? 9/11 telah berfungsi menjadi ikon yang memproduksi arus sejarah yang tidak logis dan mengherankan. Selain 20.000 orang Amerika masuk Islam setiap tahun setelah peristiwa itu, ribuan yang lain dari negara-negara non Amerika (Eropa, Cina, Korea, Jepang dst) juga mengambil keputusan yang sama masuk Islam. Bagaimana arus ini bisa dijelaskan? Sejauh saya ketahui, jawabannya “tidak ada” dalam teori-teori gerakan sosial karena fenomena ini sebuah anomali. Maka, gejala ini hanya bisa dijelaskan oleh “teori tangan Tuhan.”

Tangan Tuhan dalam bentuk blessing in disguise adalah nyata dibalik peristiwa 9/11 dan ini diakui oleh masyarakat Islam Amerika. Karena peristiwa 9/11 yang sangat mengerikan itu dituduhkan kepada Islam, berbagai lapisan masyarakat Amerika justru kemudian terundang kuriositasnya untuk mengetahui Islam lebih jauh. Sebagian karena murni semata-mata ingin mengetahui saja, sebagian lagi mempelajari dengan sebuah pertanyaan dibenaknya: “bagaimana mungkin dalam zaman modern dan beradab ini agama “mengajarkan” teror, kekerasan dan suicide bombing dengan ratusan korban tidak berdosa?” Tapi keduanya berbasis pada hal yang sama: ignorance of Islam (ketidaktahuan sama sekali tentang Islam). Sebelumnya, sumber pengetahuan masyarakat Barat (Amerika dan Eropa) tentang Islam hanya satu yaitu media yang menggambarkan Islam tidak lain kecuali stereotip-stereotip buruk seperti teroris, uncivilized, kejam terhadap perempuan dan sejenisnya. Seperti disaksikan Eric, seorang Muslim pemain cricket warga Texas, setelah peristiwa 9/11, masyarakat Amerika menjadi ingin tahu Islam, mereka kemudian ramai-ramai membeli dan membaca Al-Qur’an setiap hari, membaca biografi Muhammad dan buku-buku Islam untuk mengetahui isinya. Hasilnya, dari membaca sumbernya langsung, mereka menjadi tahu ajaran Islam yang sesungguhnya. Ketimbang bertambahnya kebencian, yang terjadi malah sebaliknya. Menemukan keagungan serta keindahan ajaran agama yang satu ini. Keagungan ajaran Islam ini bertemu pada saatnya yang tepat dengan kegersangan, kegelisahan dan kekeringan spritual masyarakat Amerika yang sekuler selama ini. Karena itu, Islam justru menjadi jawaban bagi proses pencarian spiritual mereka selama ini. Islam menjadi melting point atas kebekuan spiritual yang selama ini dialami masyarakat Amerika. Inilah pemicu terjadinya Islamisasi Amerika yang mengherankan para pengamat sosial dan politik. Inilah tangan Tuhan dibalik peristiwa /9/11.

3. Motivasi Menjadi Muslim

Dari banyak wawancara yang dilakukan televisi Amerika, Eropa maupun Timur Tengah terhadap mereka yang masuk Islam atau video-video blog yang banyak menjelaskan motivasi para new converters ini masuk Islam, menggambarkan konfigurasi latar belakang yang beragam.

Pertama, karena kehidupan mereka yang sebelumnya sekuler, tidak terarah, tidak punya tujuan, hidup hanya money, music and fun. Pola hidup itu menciptakan kegersangan dan kegelisahan jiwa. Mereka merasakan kekacauan hidup, tidak seperti pada orang-orang Muslim yang mereka kenal. Dalam hingar bingar dunia modern dan fasilitas materi yang melimpah banyak dari mereka yang merasakan kehampaan dan ketidakbahagiaan. Ketika menemukan Islam dari membaca Al-Qur’an, dari buku atau kehidupan teman Muslimnya yang sehari-harinya taat beragama, dengan mudah saja mereka masuk Islam.

Kedua, merasakan ketenangan, kedamaian dan kebahagiaan yang tidak pernah dirasakannya dalam agama sebelumnya yaitu Kristen. Dalam Islam mereka merasakan hubungan dengan Tuhan itu langsung dan dekat. Beberapa orang Kristen taat bahkan mereka sebagai church priest mengaku seperti itu ketika diwawancarai televisi. Allison dari North Caroline dan Barbara Cartabuka, seorang diantara 6,5 juta orang Amerika yang masuk Islam pasca 9/11, seperti diberitakan oleh Veronica De La Cruz dalam CNN Headline News, Allison mengaku “Islam is much more about peace.” Sedangkan Barbara tidak pernah merasakan kedamaian selama menganut Katolik Roma seperti kini dirasakannya setelah menjadi Muslim. Demikian juga yang dirasakan oleh Mr. Idris Taufik, mantan pendeta Katolik di London, ketika diwawancara televisi Al-Jazira. Mantan pendeta ini melihat dan merasakan ketenangan batin dalam Islam yang tidak pernah dirasakan sebelumnya ketika ia menjadi mendeta di London. Ia masuk Islam setelah melancong ke Mesir. Ia kaget melihat orang-orang Islam tidak seperti yang diberitakan di televisi-televisi Barat. Ia mengaku, sebelumnya hanya mengetahui Islam dari media. Ia sering meneteskan air mata ketika menyaksikan kaum Muslim shalat dan kini ia merasakan kebahagiaan setelah menjadi Muslim di London.

Ketiga, menemukan kebenaran yang dicarinya. Beberapa konverter mengakui konsep-konsep ajaran Islam lebih rasional atau lebih masuk akal seperti tentang keesaan Tuhan, kemurnian kitab suci, kebangkitan (resurrection) dan penghapusan dosa (salvation) ketimbang dalam Kristen. Banyak dari masyarakat Amerika memandang Kristen sebagai agama yang konservatif dalam doktrin-doktrinnya. Eric seorang pemain Cricket di Texas, kota kelahiran George Bush, berkesimpulan seperti itu dan memilih Islam. Sebagai pemain cricket Muslim, ia sering shalat di pinggir lapang. Di Kristen, katanya, sembahyang harus selalu ke Gereja. Seorang konverter lain memberikan kesaksiannya yang bangga menjadi Muslim. Ia menjelaskan telah berpuluh tahun menganut Katolik Roma dan Kristen Evangelik. Dia mengaku menemukan kelemahan-kelemahan doktrin Kristen setelah menyaksikan debat terbuka tentang “Is Jesus God?” (Apakah Yesus itu Tuhan?) antara Ahmad Deedat, seorang tokoh Islam dari Afrika Selatan dan seorang teolog Kristen. Argumen-argumen Dedaat dalam diskusi menurutnya jauh lebih jelas, kuat dan memuaskan ketimbang teolog Kristen itu. Menariknya, misi awalnya ia menonton debat agama itu justru untuk mengetahui Islam karena ia bertekad akan menyebarkan gospel ke masyarakat-masyarakat Muslim. Yang terjadi sebaliknya, ia malah menemukan keunggulan doktrin Islam dalam berbagai aspeknya dibandingkan Kristen. Angela Collin, seorang artis California yang terkenal karena filmnya Leguna Beach dan kini menjadi Director of Islamic School, ketika diwawancarai oleh televisi NBC News megapa ia masuk Islam, ia mengungkapkan: “I was seeking the truth and I’ve found it in Islam. Now I have this belief and I love this belief,” katanya bangga.

Keempat, banyak kaum perempuan Amerika Muslim berkesimpulan ternyata Islam sangat melindungi dan menghargai perempuan. Dengan kata lain, perempuan dalam Islam dimuliakan dan posisinya sangat dihormati. Walaupun mereka tidak setuju dengan poligami, mereka melihat posisi perempuan sangat dihormati dalam Islam daripada dalam peradaban Barat modern. Seorang convert perempuan Amerika bernama Tania, merasa hidupnya kacau dan tidak terarah jutsru dalam kebebasannya di Amerika. Ia bisa melakukan apa saja yang dia mau untuk kesenangan, tapi ia rasakan malah merugikan dan merendahkan perempuan. Setelah mempelajari Islam, awalnya merasa minder. Setelah tahu bagaimana Islam memperlakukan perempuan, ia malah berkata “women in Islam is so honored. This is a nice religion not for people like me!” katanya. Dia masuk Islam setelah mempelajarinya beberapa bulan dari teman Muslimnya.

Perkembangan Islam di dunia Barat sesungguhnya lebih prospektif karena mereka terbiasa berfikir terbuka. Dalam keluarga Amerika, pemilihan agama dilakukan secara bebas dan independen. Banyak orang tua mendukung anaknya menjadi Muslim selama itu adalah pilihan bebasnya dan independen. Mereka mudah saja masuk Islam ketika menemukan kebenaran disitu. Angela Collin menjadi Muslim dengan dukungan kedua orang tua. Ketika diwawancarai televisi NBC, orang tuanya justru merasa bangga karena Angela adalah seorang “independent person.” Nancy seorang remaja 15 tahun, masuk Islam setelah bergaul dekat temannya keluarga Pakistan dan keluarganya tidak mempermasalahkan walaupun telah lama hidup dalam tradisi Kristen.

4. Dampak Hubungan Islam – Barat

Perkembangan ini tentu akan berpengaruh signifikan terhadap hubungan Islam-Barat (Kristen) yang sudah mengalami ketegangan historis berabad-abad. Dengan pesatnya perkembangan umat Muslim di Amerika, Eropa dan negara-negara maju lainnya, akan berpengaruh signifikan terhadap beberapa hal. Pertama, masyarakat Barat akan lebih dekat dan lebih kenal dengan Islam melalui umat Islam yang ada di Barat sendiri. Mereka akan menjembatani kesalahafahaman yang selalu terjadi terhadap Islam dan kaum Muslimin. Ketidaksukaan masyarakat Barat terhadap Islam lebih karena the ignorance of Islam dan ini akan semakin berkurang. Umat Islam di Barat akan menjadi komunikator yang efektif dan duta-duta yang handal untuk menjelaskan dan memperlihatkan wajah Islam yang sesungguhnya di sana. Melalui mereka, nasib umat Islam diluar Barat akan disuarakan dan penderitaan demi penderitaan negara-negara Muslim akibat dominasi Barat yang kebijakannya sering yang tidak adil akan berkurang. Kedua, akibat dari ajaran Islam yang semakin tersosialisasi di Barat dan suara politik kaum Muslimin semakin kuat, jembatan untuk terciptanya saling pemahaman dan pengertian akan semakin kondusif dan menguat. Islam dan Barat mudah-mudahan akan masuk ke dalam sebuah equilibrium sejarah baru yang lebih adil, lebih fair dan lebih demokratis: “Ketika datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu akan melihat manusia masuk ke dalam agama Allah dengan berbondong-bondong!”. Wallahu a’alam!!

Moeflich Hasbullah’Penulis, Alumni Southeast Asian Studies, ANU Canberra.

(Pikiran Rakyat, 6 Maret 2008)

Hidup Sehat ala Rasulullah SAW

Rasulullah SAW bersabda yang artinya "Mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah" (HR Muslim). Dengan tubuh yang sehat kita bisa melakukan berbagai aktivitas dan ibadah dengan baik dan sempurna. Rasululiah SAW adalah pribadi yang selalu menjaga kebersihan dan kesehatan. Menurut riwayat, Rasullulah SAW tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya karena Beliau pandai dalam menjaga makanannya.

Nah, bagaimana agar seluruh anggota keluarga kita senantiasa sehat seperti Rasulullah SAW? Ini dia resep sehat ala Rasulullah SAW:

1. BANGUN PAGI dan Mandi Sebelum Subuh
Rasulullah SAW selalu bangun sebelum subuh, mandi, shalat sunnah kemudkin shalat fardhu (subuh) berjamaah di masjid.

Mandi pagi sekurang-kurangnya sejam sebelum matahari terbit, sangat baik untuk kesehatan. Air sejuk yang meresap ke tubuh dapat mengurangi penimbunan lemak. Dalam shalat subuh disunahkan bertafakur (yaitu sujud sekurang-kurangnya semenit setelah membaca doa). Ini mencegah sakit kepala atau migrain. Para ahli belakangan menemukan bahwa dalam otak terdapat beberapa milimeter ruang udara dalam saluran darah yang tidak dipenuhi darah. Dengan bersujud, darah mengalir ke ruang tersebut. Selain itu, kesegaran udara subuh bagus baik kesehatan, misalnya untuk terapi penyakit TBC, memperkuat pikiran dan menyehatkan jiwa.

2. MENJAGA KEBERSIHAN
Rasulullah SAW senantiasa rapi dan bersih. Setiap Hari Kamis atau Jum'at beliau memotong dan mencuci rambut-rambut halusi, memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi. Mandi pada hari Jumat 'diwajibkan' bagi setiap orang dewasa (laki-laki). Demikian pula menggosok gigi (bersiwak) dan memakai wewangian. (HR Muslim).

3. MENJAGA POLA MAKAN
Rasulullah SAW bersabda yang artinya "Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dah bila kami makan tidak terlalu banyak" (Muttafaq Alaih). Dalam tubuh manusia terdapat tiga ruang untuk tiga hal: sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya adalah untuk makanan. Puasa sunnah adalah salah satu cara untuk menyeimbangkan dan menjaga kesehatan.

Soal pola makan, Nabi pernah mencegah makan ikan bersama susu karena cepat memicu penyakit. Konon ilmuwan menemukan bahwa dalam daging ayam mengandung ion(+) sedangkan ikan mengandung ion(-), dimana jika bertemu akan terjadi reaksi kimia yang mengganggu pencernaan dan kesehatan. Rasulullah SAW selalu minm segelas air sejuk (bukan es) setiap pagi. Nabi juga mengajarkan makan dengan tangan kanan dan setelah makan Rasulullah SAW suka menjilati jari tangannya yang Beliau pakai makan.

Para ahli menemukan bahwa banyak terdapat enzim yang muncul di celah-celah jari pada saat kita makan.

4. Gemar BERJALAN KAKI
Rasulullah SAW selalu berjalan kaki menuju masjid, pasar, medan jihad, berkunjung ke rumah sahabat dll. Dengan berjalan kaki, keringat akan keluar, pori-pori terbuka dan peredaran darah menjadi lancar. Ini sangat penting untuk kesehatan jantung.

5. TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah SAW: "Jangan marah..!" diulang sampai tiga kali. Ini menunjukkan hakikat kesehatah dan kekuatan seorang muslim bukan terletak pada jasadiyah saja, tetapi lebih jauh dari itu yaitu kebersihan dan kesehatan jiwa.

Ada terapi yang tepat untuk menahan marah (amarah): mengubah posisi tubuh saat marah, bila sedang berdiri maka duduklah, bila sedang duduk maka berbaringlah. Lalu bacalah ta'awwudz, karena marah itu datangnya dari syetan. Lebih dari itu segeralah berwudhu dan atau shalat 2 raka'at agar tenang.

6. Shalat Malam

Shalat tahajud dapat memperkuat sitem kekebalan tubuh yang dapat menagnkal berbagai penyakit, karena dengan ketenangan yang diperoleh menyebabkan terjadinya keseimbangan dan kesehatan tubuh. []

TV-1 (One) Dilarang Masuk..!

Klik di imej untuk memperbesar..!

Loon, Amir Junaid Muhaddith

Klik imej untuk memperbesar..!

15.10.10

Beberapa Faidah Puasa

Penulis: Al Ustadz Abdurrahim

Semua perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala yang Dia syariatkan, pasti mengandung faedah dan manfaat dan semua yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala pasti karena berakibat mudharat dan bahaya bagi hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala, baik bahaya di dunia maupun di akhirat. Baik dipahami maupun maupun tidak, baik di sadari ataupun tidak pasti karena bahayanya.

Demikian halnya dengan syariat puasa Romadhon yang sedang yang kita jalani ini, pasti mengandung manfaat dan faedah. Walaupun, sepintas lalu kebanyakan orang yang kalah dengan nafsunya beranggapan bahwa puasa itu hanya sebagai beban yang memberatkan, atau hanya sekedar sebagai ujian keimanan dari Allah ,atau hanya sekedar sebagai amalan ibadah yang berhak dihargai dengan suatu balasan dan pahala seperti halnya orang jual beli dengan penentuan harga, atau hanya sekedar untuk latihan pengekangan nafsu dan atau hanya sekedar untuk mengangkat manusia dari derajat hewan.

Sebenarnya, semua pelaksanaan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala yang dilaksanakan sebagai amalan ibadah, yang dilaksanakan dengan penuh keikhlasan bagi orang beriman dan bertakwa perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala itu adalah qorrotul ‘uyun (penyejuk hati), kelezatan hati, sebagai dasar ketenangan dan ketentraman hidup, sebagai makanan hati yang utama dan sebagai sumber kekuatan manusia yang hakiki yang hanya dengan ini kebahagiaan dan keberuntungan seorang hamba bisa dicapai, baik kebahagiaan di dunia maupun di akhirat, yaitu hidup sibuk dengan upaya peningkatan iman dan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Seperti sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam :
وَجُعِلَتْ قُرَّةُ عَيْنِي فِي الصَّلَاةِ
“Dijadikan (oleh Allah) penyejuk hatiku dalam sholat.” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
يَاأَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ
“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Yunus : 57)

Menahan lapar di bulan puasa ataupun diluar bulan puasa ketika berpuasa maupun tidak, pasti mengandung faedah dan manfaat yang sangat besar untuk kesehatan badan dan kesehatan hati.

Hal ini sudah diterangkan oleh Rasulullah shollallohu alaihi wasallam dan telah dicontohkan oleh Beliau dan keluarga Beliau.

Sayyidatina Aisyah rodhiyallohu anha berkata :
مَا شَبِعَ آلُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ خُبْزِ شَعِيرٍ يَوْمَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ حَتَّى قُبِضَ
“Keluarga Muhammad tidak pernah kenyang walaupun dengan roti gandum dua hari berturut-turut sampai Beliau wafat.” (Muttafaqun alaihi)

Beliau bersabda :
أَكْثَرَهُمْ شِبَعًا فِي الدُّنْيَا أَطْوَلُهُمْ جُوعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Orang yang paling banyak kenyang di dunia adalah yang paling lama lapar di akhirat.” (HR. Al-Bazzar )

Al-Imam Ath-Thabrani juga meriwayatkan dengan sanad hasan dengan lafadz :
“Orang yang banyak kenyang di dunia mereka adalah orang yang banyak lapar di akhirat.”

Al-Imam Al-Baihaqi meriwayatkan :
الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ
‘Dunia adalah penjaranya orang mukmin dan surganya orang kafir.”

Al-Imam Muslim juga meriwayatkan hadits dari Rasulullah bahwa Beliau bersabda :
خَيْرٌ القُرُوْنِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ يَأْتِيْ قَوْمٌ يَشْهَدُوْنَ وَلاَيَسْتَشْهَدُوْنَ وَيَنْذُرُوْنَ وَلاَ يُوْقُوْنَ وَيَظْهَرُوْنَ فِيْهِمُ السِّمَنُ
“Sebaik-baik generasi adalah generasiku, kemudian generasi berikutnya kemudian berikutnya. Kemudian akan datang suatu kaum mereka memberikan persaksian padahal tidak diminta persaksiannya. Mereka banyak bernadzar tetapi tidak menunaikannya. Dan banyak di kalangan mereka orang-orang gemuk/ gendut.”

Al-Imam Thabrani dan Ibnu Abi Dunya meriwayatkan hadits :
“Akan terjadi pada ummatku seseorang memakan semua jenis makanan, meminum semua jenis minuman, memakai semua jenis pakaian dan banyak berbicara. Maka, mereka itulah paling jeleknya ummatku.”

Al-Imam At-Tirmidzi rahimahullah meriwayatkan hadits :
مَا مَلَأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ أُكُلَاتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ فَإِنْ كَانَ لَا مَحَالَةَ فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ وَثُلُثٌ لِشَرَابِهِ وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ
“ Tidaklah Bani Adam memenuhi kantong yang lebih jelek dari perutnya, hendaknya Bani Adam makan sekedar menegakkan punggungnya, jika tidak bisa tidak (terpaksa) maka makanlah sepertiga makanan sepertiga untuk minuman dan sepertiganya untuk nafasnya.” (HR. Imam Tirmidzi)

Setelah membawakan sebagian hadits-hadits di atas, Al-Imam Ash-shon’ani rahimahullah berkata :
“Hadits ini menunjukkan atas tercelanya banyak makan dan kenyang karena menimbulkan berbagai penyakit dan memberatkan seseorang untuk melaksanakan hukum syar’i/ ibadah.”

Manfaat lapar terhadap kesehatan badan adalah seperti yang dikatakan oleh Ibnu Masiwaih :
“Sekiranya manusia mau mengamalkan hadits ini (riwayat Tirmidzi) mereka akan selamat dari sakit dan berbagai penyakit, menutup rumah sakit dan mengistirahatkan toko obat/ apotik. Hal itu karena sumber segala penyakit adalah kenyang.”

Al-Harits seorang dokter Arab mengatakan :
“Yang banyak membunuh manusia adalah karena manusia suka memasukkan makanan pada perut sebelum makanan dalam perut dicerna.”

Yang lain mengatakan : “Kalau kamu bertanya pada ahli kubur, apa penyebab kematianmu? Kebanyakan mereka menjawab,”kenyang”.

Adapun manfaat lapar untuk kesehatan hati, para ulama telah menerangkannya :
Luqman al Hakim berwasiat pada putranya :
“Wahai putraku jika kamu penuhi lambungmu maka akan tidur pikiranmu, membisukan hikmah, mendudukkan anggota badan dari beribadah dan pada perut kosong itu banyak faedahnya yaitu menjernihkan hati , mencerdaskan manusia dan menajamkan bashiroh. Kenyang itu menyebabkan kedunguan, membutakan hati dan memperbanyak uap dan cairan dalam lambung.

Berkata Dzunnun ‘ailaihissalam :
“Saya tidak pernah kenyang kecuali saya berbuat maksiat atau berkeinginan untuk bermaksiat”.

Berkata ‘Aisyah radiyallahu ‘anha:
“Bid’ah pertama yang terjadi setelah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam adalah kenyang sesungguhnya suatu kaum ketika kenyang perutnya keras nafsunya untuk mendapatkan dunia”

Berkata al Imam ash Shan’ani rahimahullah :
“Sesungguhnya lapar itu adalah penjaga dari penjagaan Allah dan pertama yang terhindar dengan lapar adalah dorongan syahwat jima’ dan syahwat berbicara karena bagi orang yang lapar tidak ada keinginan untuk berbicara kecuali sangat penting sehingga dia terhindar dari berbagai penyakit lisan, pada orang yang lapar juga tidak bangkit padanya syahwat jima’nya sehingga terhindar dari penyaluran syahwat yang diharomkan, orang lapar juga sedikit tidur karena orang yang banyak makan dan minum akan banyak tidur yang dapat membawa kepada kerugian di dunia dan akhiratnya, terluput dari berbagai kemamfataan duniawi dan ukhrowi”.

Berkata Al-Imam Ibnu Rajab rahimahullah :
“Lapar itu menyebabkan lembutnya hati, kuatnya pemahaman, lembutnya jiwa, lemahnya nafsu dan kemarahan. Sedangkan kenyang menyebabkan lawannya.”

Berkata Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah :
“Wahai Bani Adam, makanlah sepertiga perutmu, minumlah sepertiga perutmu dan biarkan sepertiga untuk bernafas dan berfikir.”

Ibnu Abi Dunya meriwayatkan bahwa Ibnu Umar berkata :
مَا شَبَعْتُ مُنْذُ أَسْلَمْتُ
“Aku tidak pernah kenyang sejak aku masuk Islam.”

Diriwayatkan dari Amir bin Qois , bahwa dia berkata :
“Jauhilah oleh kalian kenyang, karena kenyang itu mengeraskan hati.”

Telah berkata Malik bin Dinar rahimahullah :
“Tidak semestinya, seorang mukmin menjadikan perutnya paling besar cita-citanya dan menjadikan syahwatnya menguasai dirinya.”

Berkata Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah :
“Adalah bapak kita Adam diuji dengan makan, dan terus kalian akan diuji dengan makan sampai hari kiamat.”
Beliau juga berkata :
“Barangsiapa mampu menguasai perutnya maka dia akan mampu menguasai amal sholehnya.”
Beliau juga berkata :
“Tidaklah hikmah itu berada di perut yang penuh.”

Diriwayatkan dari Abdul Aziz bin Abi Dawud bahwa telah dikatakan padanya :
“Lapar itu banyak menolong seseorang bersegera melakukan kebaikan.”

Berkata Abu Imran Al-Juwaini :
“Sesungguhnya nafsu, jika lapar dan haus maka bersih hati dan lembut dan jika perut kenyang dan lega maka hatinya buta.”
Beliau berkata :
“Kunci dunia adalah kenyang dan kunci akhirat adalah lapar, dan pangkal segala kebaikan dunia dan akhirat adalah takut kepada Allah. Sesungguhnya Allah memberikan dunia ini kepada orang yang dicintai dan yang tidak, dan sesungguhnya lapar itu di sisi Allah ada simpanan yang ditunda dan tidak diberikan kecuali kepada orang yang dicintai-Nya.”

Berkata Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullah :
“Saya tidak pernah kenyang selama 16 tahun, karena kenyang itu memberatkan badan, menghilangkan kecerdasan, membuat banyak tidur dan melemahkan seseorang untuk melakukan ibadah.”

Demikian kehidupan Rasulullah dan para shahabat. Beliau dan para shahabatnya lebih memilih banyak lapar dari pada kenyang karena kefahamannya terhadap faedah lapar dan bahaya kenyang, lebih memilih mengekang syahwatnya daripada menurut syahwat, dan bukannya pada mereka tidak ada makanan tetapi beliau-beliau lebih memilih keadaan yang lebih baik dan lebih sempurna daripada lawannya. Mereka makan dan minum sekedar dapat melaksanakan ibadah, karena hanya untuk itu (untuk beribadah) diciptakannya jin dan manusia.

Seringnya Rasulullah makan tiga hari sekali sampai wafat bukan makan sehari tiga kali seperti budaya kita.
Allah berfirman :
فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا
“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.” (QS. Maryam : 59)

Ketika sholat sudah dilalaikan padahal sholat adalah tiang agama dan amalan yang diperintah untuk dijaga agar dikerjakan pada waktu-waktu terbaiknya maka amalan selain sholat sudah pasti akan lebih dilalaikan lagi.

Sholat adalah ukuran kedisiplinan seseorang, dan tidak ada yang lebih dapat melalaikan sholat dan ibadah lainnya selain karena memperturutkan hawa nafsu, lebih mempertaruhkan hawa nafsu dan lebih memperturutkan kemauan hawa nafsunya daripada menjalankan hak-hak Allah.

Semoga puasa kita pada bulan dan tahun ini diterima di sisi Allah sebagai ibadah yang diridhoi Allah, bermanfaat pada diri kita, baik dalam kehidupan di dunia, lebih-lebih sebagai bekal pada hari yang tidak bermanfaat harta dan anak-anak kecuali yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat.

Wallahu a‘lam bishshowab.

Maraji’ :
1. Tafsir Taisirul karimur Rohman, Al-Imam As-Sa’di.
2. Bahjatun Nadzirin syarah Riyadhussholihin, karya Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaly.Al-Imam Ibnul Qoyyim.
3. Jami’ul Ulum wal Hikam karya Al-Imam ibnu Rajab rahimahullah.
4. Subulussalam Syarah Bulughul Maram, karya Al-Imam As-Shon’ani rahimahullah.

(Dikutip dari artikel Diantara Faidah Puasa, ditulis oleh ustadz Abdurrahim, Malang. Dikirim via Email oleh Akhi Khudori, Malang dan edit oleh redaksi)

5.9.10

Pemda Narsis, Rakyat Meringis...

Dari MU Ed.43 -16 Sep 2010
Klik di gambar untuk memperbesar!

“Mundur atau Perang!”

Jerry Duane Gray, Mantan Teknisi Pesawat Angkatan Udara Amerika
“Mundur atau Perang!”

Rencana pembakaran Al Quran 11 September 2010 mendatang tidak lepas dari upaya mencegah kebangkitan Islam yang kini tumbuh subur di dunia Barat. Siapa sebenarnya di balik rencana jahat tersebut? Wartawan MU Joko Prasetyo mewawancarai Jerry Duane Gray, mantan teknisi pesawat AU Amerika yang masuk Islam dan kini tinggal di Indonesia. Berikut petikannya…

Pendapat Anda tentang rencana salah satu Gereja di Florida untuk membakar Alquran pada peringatan 11 September nanti?

Ketika mendengar berita itu, otomatis kepala saya langsung panas. Bagi saya tidak ada dialog dengan penghina Alquran, mundur atau perang! Karena kita harus jaga Alquran. Bila ada orang yang mau membakarnya di depan saya, akan saya bunuh dia! Atau dia yang duluan membunuh saya. Saya tidak bisa diam melihat itu. Jadi pilihannya memang mundur atau perang, ini termasuk jihad!

Ingat ketika di Guantanamo mereka injak-injak Alquran, semua Muslim di berbagai penjuru dunia marah. Nah, bila pembakaran ini terjadi, kaum Muslim pasti lebih marah lagi. Jadi ini cobaan untuk iman kita. Kita akan diam atau membelanya.

Jadi bila orang Kristen mau jaga mukanya, haruslah lebih kencang lagi di banding orang Islam menentang hal itu. Karena para pelaku aksi ini sebenarnya bukan orang Kristen. Mereka musuh Kristen juga. Di dalam agama Kristen tidak boleh begitu, karena dalam Kristen ada tema harus love your neighboor, cintai tetanggamu.

Bukan orang Kristen? Maksud Anda Pastor Terry Jones dari Gereja World Dove Outreact Center, Florida itu bukan orang Kristen?

Freemason dia, bukan Kristen. Jadi begini, kalau ada Muslim di Indonesia kemudian masuk Freemason jelas sudah bukan Muslim lagi meskipun di KTP ditulis Islam. Lebih jauh lagi pimpinan-pimpinan agama Kristen sekarang, seperti Katholik, Protestan, Luthern, Baptis, adalah Freemason semua. Freemason ini musuh Islam dan juga Kristen. Bahkan Paus Benedictus XVI dia comfirm Freemason (menegaskan dirinya Freemason).

Paus Beneditctus bukan Kristen?

Ya. Mengapa Benedict diam saja ketika banyak pastor yang homoseks? Sekarang lesbian juga boleh masuk posisi high (tinggi) di dalam gereja. Padahal kalau mengacu ajaran gereja itu forbidden (tidak boleh).

Sejak zaman Nabi Luth as, cerita Kristen dan Islam kurang lebih sama, homoseksual tidak boleh. Tetapi Benedict seolah mengatakan boleh karena pelakunya tidak dihukum. Ini sudah sakit jiwa. Jadi sebenarnya, yang jadi musuh orang-orang Kristen adalah pimpinan orang Kristen sendiri yang telah menjadi Freemason.

Berapa banyak orang Freemason itu?

Musuh kita sebenarnya sedikit. Tetapi masalahnya mereka, Zionis, Illuminati dan Freemason ini memegang sekitar 96 persen media massa di seluruh dunia. Mereka tidak suka bila Islam yang memimpin dunia.

Diperkirakan, bila laju pertambahan migran Muslim di Barat seperti sekarang, maka pada tahun 2020 atau 2030, Prancis, Italia, Inggris, penduduk mayoritasnya adalah Islam. Bahkan di Amerika statistik menunjukkan setiap hari sekurang-kurangnya satu orang Amerika masuk Islam.

Mereka memang memegang opini dunia dengan mengatakan Islam sebagai teroris seperti itu. Jadi ini bikin publik bingung, di media dikatakan begitu tetapi lihat kenyataan Islam tidak seperti itu. Jadi banyak sekali orang Amerika yang masuk Islam, masuk Islam.

Termasuk Anda..?

Iya. Ketika saya dinas untuk memperbaiki pesawat terbang pribadi Raja Arab Saudi, saya melihat orang-orang Islam tidak seperti yang dicitrakan media massa Amerika. Saya pun tersadarkan dan masuk Islam.

Jadi inilah musuh kita yang ingin menyiapkan dunia ini untuk dajjal. Mereka tidak mau ada banyak Muslim. Meraka tidak mau Muslim punya pimpinan, Muslim bersatu. Mereka maunya membikin jalur yang lancar untuk datangnya dajjal.

Pembakaran ini dilakukan pada peringatan 911, seolah hendak mengatakan bahwa Muslimlah pelaku penghancuran Gedung WTC dan Pentagon. Benar begitu?

Iya, pemerintah Amerika mengopinikan bahwa pelakunya adalah orang Islam. Padahal sudah jelas-jelas pelakunya adalah pemerintah Amerika sendiri, bukan dari Islam, bukan dari 18 mujahidin Al-Qaida yang disebut sebagai teroris pembajak pesawat.

Jadi bohong bahwa ke-18 mujahidin itu membawa empat pesawat itu, yang katanya dua ke WTC, satu ke Pentagon dan satu lagi jatuh. Penghancuran WTC dan perusakan Pentagon memang terjadi, tetapi bukan oleh para mujahidin. Karena faktanya 17 dari 18 orang tersebut masih hidup.

Dan pesawat terbang kedua yang ditabrakkan ke WTC itu bukan maskapai United Airline, seperti yang dituduhkan pemerintah Amerika. Karena ciri-cirinya sangat berbeda dengan pesawat komersial itu. Pesawat yang ditabrakkan ini berwarna abu-abu, di samping pesawat tidak ada kaca. Bagian bawahnya terlihat hamil (cembung) dan ada radar. Itu jelas bukan ciri-ciri pesawat komersial! Tetapi pesawat angkatan udara Amerika Serikat sendiri. Saya sudah identifikasi pesawat itu, namanya E 10.

Meskipun kebohongannya sudah terungkap tetapi Amerika masih saja terus berusaha mendiskreditkan Islam, dengan terus mengkampanyekan war on terorrism (WOT). Ini memang kerjaannya Presiden Amerika saat itu George W. Bush yang bekerja sama dengan badan intelijen dan media massa. Dengan WOT Amerika bisa menjajah Afghanistan.

Mengapa begitu?

Karena Amerika tidak mau bendera putih hitam pasukan Islam maju dari sana sampai ke Israel. Insya Allah pasukan Islam tersebut sebentar lagi mau jadi. Nah, Amerika mengira dengan cara begitu bisa memblokir pasukan yang disabdakan Rasulullah SAW akan muncul kelak di Khurasan (Afghanistan).

Amerika sebut Afganistan sarang Al-Qaida. Tidak ada Al-Qaida.Tidak ada Al-Qaida, itu orang sedang menjaga rumah mereka sendiri. Pasukan Amerika datang ke rumah mereka, mengacak-acaknya, menembaki mereka. Lalu Amerika bilang itu Al-Qaida. Lha, mereka berhak dan wajib menjaga rumahnya! Amerikalah yang Al-Qaida yang datang membantai seenaknya. Amerika memang mau bikin nama Islam kotor.

Jangan-jangan presiden Amerika juga Freemason?

Memang. Geoerge Washington, presiden Amerika pertama, adalah Freemason. George W. Bush Freemason, ayahnya juga Freemason. Kakeknya juga Freemason. Mereka mencita-citakan the new world order, satu dunia satu pimpinan dengan agama baru. Di atasnya itu adalah group Illuminati. Nah Freemason itu yang menyiapkan sistem dajjal.

Obama Freemason juga?

Di atas John F. Kenedy sampai Obama Freemason semua. Semua Presiden Amerika harus punya identitas The Councilor Foreign Relations (CFR, dewan hubungan luar negeri). Semua anggota CFR berideologi sama yakni the new word order. Sekarang mereka menguasai 98 persen kebijakan dunia termasuk dalam PBB, IMF, WHO, dan World Bank.

Obama mengapa bisa jadi presiden Amerika? Karena Obama mau ikut ideologi ini. Sebelum jadi presiden tepatnya 4 Juni 2008 ia bikin janji kepada Israel. Silakan lihat di Youtube dengan kata kunci Obama AIPAC. Di depan sekitar 1.200 turunan Israel, Obama berjanji sejak hari pertama menginjakkan kaki di Gedung Putih akan menambah bantuan untuk Israel untuk sepuluh tahun ke depan sebanyak Rp.30 milyar dolar pertahun.

Padahal pada saat yang bersamaan ribuan rakyat Amerika tidur di pinggir jalan, tidak punya rumah dan makanan akibat krisis ekonomi Amerika. Obama pun mengatakan musuh Israel dari Gaza sampai Teheran adalah musuh Amerika juga. Semua anggota Parlemen Inggris juga adalah Freemason.

Jadi apa yang harus dilakukan kaum Muslim?

Kita, harus cepat bersatu dan cepat memiliki pemimpin yang satu yang membela Islam. Kondisi sekarang memang sudah kritis, kita harus segera memiliki seorang pimpinan yang akan melawan Freemason penyembah iblis Lucifer itu.[]